Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 29 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Renungan Katolik Harian: Jangan Menyerah, Tetap Setia Mengasihi
Hiburan

Renungan Katolik Harian: Jangan Menyerah, Tetap Setia Mengasihi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Renungan Harian Katolik: Tantangan Tak Harus Menyerah untuk Setia Mengasihi

Renungan harian Katolik hari ini mengajak kita untuk merenungkan tentang arti kasih sejati dan bagaimana tantangan bisa menjadi peluang untuk tetap setia dalam mengasihi. Dalam renungan ini, kita diingatkan bahwa kejahatan sering kali membuat seseorang jauh dari ketulusan dalam melayani dengan ikhlas. Namun, kasih yang tulus selalu mendorong orang baik untuk melakukan hal terbaik bagi sesamanya.

Pada peristiwa Yesus mengunjungi Betania, Ia memilih untuk menjenguk Maria, Marta, dan Lazarus yang telah dibangkitkan-Nya setelah empat hari berada di makam. Meskipun rencana pembunuhan atas Diri-Nya telah ditetapkan oleh para musuh-Nya, termasuk para elit Yahudi, Yesus tampak tidak peduli dengan ancaman maut yang ada di depan mata.

Kasih yang Abadi

Kasih itu abadi karena berasal dari Allah yang tak pernah berubah. Desakan untuk berbuat baik tidak mengenal batas ruang dan waktu, bahkan ancaman kematian pun tidak bisa menghentikannya. Maria, saudari Lazarus, memiliki rasa iman yang dalam dan tajam dalam mengasihi Yesus yang telah menyayangi mereka tanpa batas.

Demi kasih yang besar bagi manusia, Yesus rela menderita dan wafat untuk menyucikan dosa umat-Nya. Lazarus menjadi saksi kekal bahwa kasih Allah adalah kasih yang abadi. Maria menunjukkan kasih yang tulus dengan memberikan minyak narwastu yang mahal kepada Yesus, dengan meminyaki kaki-Nya. Ini adalah ungkapan kasih yang tulus dari Maria sebelum maut memisahkan mereka dengan Tuhan.

Peran Yudas Iskariot

Namun, tidak semua orang memiliki niat yang baik. Yudas Iskariot, yang telah dibayar untuk menyerahkan Yesus, tidak dapat melihat nilai kasih yang tulus. Protes kerasnya terhadap tindakan Maria tidak mampu menghentikan kasih yang tulus tersebut. Kejahatan dalam dirinya membuatnya buta terhadap kebenaran dan akhirnya ia memilih bunuh diri sebagai pilihan akhir hidupnya.

Selain Yudas, para Farisi, ahli Taurat, dan pemuka Yahudi lainnya juga ingin melihat kematian Lazarus. Ketika Yesus membangkitkannya, banyak orang Yahudi percaya kepada Yesus dan meninggalkan mereka.

Nubuat Yesaya dan Pemazmur

Yesaya telah bernubuat tentang hamba Tuhan yang akan datang untuk membuka mata orang buta, mengeluarkan orang-orang yang dipenjara, dan memberikan cahaya bagi mereka yang berada dalam gelap (Yes. 42:7). Hamba Tuhan ini rela menderita dan wafat demi keselamatan manusia. Tuhan setia dalam kasih-Nya untuk melindungi setiap orang yang percaya dan bertobat.

Pemazmur juga menanggapi dengan lagu puji-pujian: “Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapa aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapa aku harus gentar?” (Mzm. 27:1).

Kesimpulan

Kejajatan sering kali membuat manusia lupa akan kasih mesra Tuhan bagi dirinya. Oleh karena itu, manusia jahat sering kali menjauh dari kesetiaan, ketulusan, dan kerendahan hati dalam melayani sesama dan Tuhan dengan penuh keikhlasan. Yesus hadir di dunia ini untuk melaksanakan rencana ilahi Allah, yaitu menyelamatkan manusia.

Kita percaya dan mengimani dengan sungguh bahwa melalui penderitaan dan kesengsaraan Kristus, kita mendapat pengampunan dan penebusan. Dengan bimbingan Roh Kudus, kita diharapkan dapat bertobat dan mengubah hidup kita menjadi lebih baik.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?