Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 1 April 2026
Trending
  • Iran mengklaim hancurkan pesawat mata-mata AS E-3 Sentry
  • Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026
  • Pestapora 2026 Umumkan Line Up Fase 1, Tulus hingga Mahalini Hadir
  • Polda Tuntaskan Kasus Penahanan Sertifikat Bank Sumut Setelah Empat Kali Dibolak-balik
  • Daftar Saham Batubara BEI untuk Investasi Jangka Panjang
  • Harga Samsung Galaxy A06 5G, HP Gaming Rp 2 Jutaan Terlaris
  • Ramalan Hoki 12 Shio Senin 30 Maret 2026: Tikus Perlu Hemat Energi
  • Coba 5 Desain Kamar 3×3 Aesthetic yang Nyaman
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pulau Sunyi di Belitung Jadi Jalur Narkoba, 46 Kg Sabu Ditemukan dalam Sebulan
Nasional

Pulau Sunyi di Belitung Jadi Jalur Narkoba, 46 Kg Sabu Ditemukan dalam Sebulan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penemuan Narkotika di Perairan Belitung

Perairan Belitung kembali menjadi perhatian setelah ditemukan narkotika dalam jumlah besar. Dalam waktu kurang dari satu bulan, lebih dari 46 kilogram sabu ditemukan di berbagai titik yang berbeda. Temuan ini menunjukkan adanya aktivitas penyelundupan narkoba melalui jalur laut yang semakin mengkhawatirkan.

Temuan Awal oleh Seorang Nelayan

Salah satu temuan terbesar bermula dari seorang nelayan bernama Abdul Manaf, asal Desa Dukong. Ia menemukan satu karung berisi sabu seberat sekitar 21,5 kilogram di kawasan Pulau Ulat Bulu, Kecamatan Tanjungpandan, pada Kamis (26/3). Menurut Manaf, barang tersebut sudah berada di pantai dan terbungkus dalam karung putih yang rapi dengan tali rafia merah.

“Barang itu sudah di pantai. Terbungkus karung putih, rapi paketnya dijahit tali rafia merah,” ujar Manaf, Sabtu (28/3).

Awalnya, ia hanya melihat karung mencurigakan saat sedang beristirahat di pulau tersebut. Namun, ia tidak langsung memperhatikan karena sedang memasang pukat di laut. Rasa penasaran baru muncul ketika ia kembali ke pulau pada siang hari untuk berteduh dari terik matahari. Ia kemudian membuka karung tersebut secara sederhana dan awalnya mengira isi karung itu adalah gula batu.

“Waktu saya buka, saya kira gula batu, karena bentuknya mirip kan. Setelah itu saya ikat lagi paketnya,” ungkapnya.

Tanpa menyadari bahaya yang dibawa, Manaf membawa paket itu pulang. Setibanya di rumah, ia meminta anaknya memeriksa isi karung. Reaksi sang anak justru mengejutkan.

“Anak saya kaget, dia bilang kenapa diambil. Karena barangnya masih di atas motor, belum saya turunkan, jadi anak saya lapor ke ponakan yang kerja di polres,” ujarnya.

Tak lama kemudian, anggota Satresnarkoba Polres Belitung datang dan memastikan bahwa isi paket tersebut adalah narkotika jenis sabu. Atas kejujurannya melapor, Manaf mendapat penghargaan dari Kapolda Bangka Belitung.

Penemuan Tambahan di Lokasi yang Sama

Namun, temuan ini bukan kasus tunggal. Aparat kepolisian yang menindaklanjuti laporan tersebut menemukan tambahan barang bukti di lokasi yang sama pada Sabtu (28/3). Kasatres Narkoba Polres Belitung, AKP Martuani Manik, menjelaskan bahwa tim gabungan bersama Bea Cukai melakukan patroli laut menyusuri sejumlah pulau, termasuk Pulau Kalimambang dan Pulau Mentikus, sebelum akhirnya tiba di Pulau Ulat Bulu.

“Penemuan ini berawal saat kami bersama Bea Cukai melakukan patroli laut menindaklanjuti perintah bapak Kapolda, mengingat banyaknya penemuan sabu di wilayah Belitung,” ujarnya.

Di lokasi itu, petugas kembali melakukan penyisiran dan menemukan empat paket tambahan yang diduga sabu, dengan berat sekitar 4,3 kilogram. “Empat paket diduga sabu ini kami temukan di Pulau Ulat Bulu. Jadi kami bersama tim membawa paket tersebut ke Mapolres Belitung,” kata Manik.

Hasil uji awal menggunakan alat pendeteksi narkotika menunjukkan kristal putih dalam paket tersebut positif sabu. Dari kemasan, paket itu memiliki kemiripan dengan temuan sebelumnya di wilayah Selat Nasik.

Total Penemuan Mencapai Lebih dari 46 Kilogram

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengungkapkan bahwa total paket yang ditemukan dalam kasus awal mencapai 20 bungkus dengan berbagai jenis kemasan, mulai dari lakban cokelat hingga bungkus teh bertuliskan “TIE GUAN YIN”.

“Temuan puluhan paket narkotika itu bermula ketika warga pergi melaut untuk menjaring ikan karang,” jelasnya.

Ia menambahkan, nelayan sempat meninggalkan paket tersebut karena terlalu berat, sebelum akhirnya kembali dan membawanya pulang setelah membukanya menggunakan kulit kerang.

Rentetan temuan ini memperkuat dugaan adanya jalur peredaran narkotika melalui perairan Belitung. Dalam waktu kurang dari sebulan, polisi mencatat tiga penemuan besar, antara lain 21 kilogram di Selat Nasik pada 11 Maret, 21,5 kilogram di Pulau Ulat Bulu pada 26 Maret, dan 4,3 kilogram hasil penyisiran aparat pada 28 Maret. Total keseluruhan mencapai lebih dari 46 kilogram sabu.

Polisi kini mendalami kemungkinan keterkaitan antar temuan tersebut, termasuk dugaan adanya jaringan besar yang memanfaatkan jalur laut sebagai rute distribusi.

“Asal-usul barang ini masih terus kami selidiki,” kata Agus.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan temuan mencurigakan. Warga pesisir diminta tetap waspada dan tidak ragu berkoordinasi dengan aparat.

“Harapan kita masyarakat tetap proaktif. Ini adalah upaya kita bersama untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Bangka Belitung,” ujarnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polda Tuntaskan Kasus Penahanan Sertifikat Bank Sumut Setelah Empat Kali Dibolak-balik

1 April 2026

Iran mengklaim hancurkan pesawat mata-mata AS E-3 Sentry

1 April 2026

Daftar Saham Batubara BEI untuk Investasi Jangka Panjang

1 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Iran mengklaim hancurkan pesawat mata-mata AS E-3 Sentry

1 April 2026

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026

1 April 2026

Pestapora 2026 Umumkan Line Up Fase 1, Tulus hingga Mahalini Hadir

1 April 2026

Polda Tuntaskan Kasus Penahanan Sertifikat Bank Sumut Setelah Empat Kali Dibolak-balik

1 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?