Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 24 Agustus 2026
Trending
  • Sistem idling stop bikin aki motor matik cepat rusak?
  • 10 Soal HOTS Ekonomi Digital Kelas 9 SMP, Terbaru 2026
  • Kelelawar Hantu Terlacak Lagi Setelah 200 Tahun, Jejak Ditemukan di Italia
  • Jadwal TV Sabtu 22 Agustus 2026: Episode Terakhir Carita de Angel & Film Ambyar Mak Byar
  • Kemenpar Perkirakan Konser Bocelli Berdampak Ekonomi Rp792 Miliar
  • Tiga Pelajar Ditetapkan Sebagai Pelaku Penganiayaan Siswa SMKN 2 Palembang, Terancam 3,5 Tahun Penjara
  • Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Demo, Ratna: Baru Ada di Pemerintahan Prabowo
  • 5 Pemain Lokal Masuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Bocoran Bung Ropan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Jangan Tertipu! 5 Mitos Investasi Emas yang Sering Menyesatkan Pemula
Ekonomi

Jangan Tertipu! 5 Mitos Investasi Emas yang Sering Menyesatkan Pemula

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Emas memiliki peran nyata dalam kehidupan masyarakat sejak lama, dan menjadi alat tukar yang populer. Hal ini menjadikan emas sebagai logam mulia yang diminati hingga saat ini. Dengan sifatnya yang khas, harga emas cenderung meningkat seiring berjalannya waktu dan menjadi salah satu pilihan investasi yang sangat diminati oleh para investor.

Meski memiliki reputasi positif, masih ada beberapa orang yang enggan untuk berinvestasi emas. Alasan utamanya adalah karena mereka percaya pada beberapa mitos mengenai investasi emas yang membuat mereka ragu untuk menanamkan modal di instrumen tersebut.

5 Mitos Investasi Emas dan Faktanya

Pertanyaannya adalah, apa saja mitos tentang investasi emas yang sering dipercaya oleh banyak orang, padahal tidak benar? Berikut adalah lima mitos umum mengenai investasi emas beserta fakta sebenarnya yang penting untuk diketahui:

  1. Investasi Emas Membutuhkan Modal Jutaan Rupiah

    Banyak orang menunda membeli emas karena berpikir bahwa mereka harus menunggu uang terkumpul jutaan rupiah untuk membeli kepingan 1 gram (yang saat ini harganya sudah di atas Rp1,4 juta).

Faktanya: Di era digital saat ini, modal untuk investasi emas sangat murah. Kamu bisa membeli emas digital melalui berbagai aplikasi keuangan resmi (yang diawasi BAPPEBTI) mulai dari Rp10.000 saja. Saldo gramasi emas tersebut nantinya bisa kamu cetak menjadi emas batangan fisik setelah jumlahnya mencukupi. Selain itu, kini juga tersedia kepingan Mini Gold berukuran 0,1 hingga 0,5 gram yang ramah di kantong pelajar dan mahasiswa.

  1. Beli Emas Pasti Cepat Untung dan Bikin Kaya

    Mitos ini sering membuat pemula panik saat melihat harga emas turun seminggu setelah mereka membelinya.

Faktanya: Emas bukanlah instrumen spekulasi untuk cepat kaya layaknya kripto atau saham berisiko tinggi. Emas adalah instrumen lindung nilai (
hedging
). Keuntungan investasi emas baru akan terasa secara signifikan dalam jangka panjang (minimal 3 hingga 5 tahun). Dalam jangka pendek, harga emas bisa berfluktuasi naik-turun dan kamu akan terkena selisih harga jual-beli (spread).

  1. Emas Perhiasan Sama Menguntungkannya dengan Emas Batangan

    Ibu-ibu sering kali membeli kalung atau gelang emas dengan alasan “sambil menyelam minum air”—bisa dipakai gaya sekaligus untuk investasi masa depan.

Faktanya: Emas perhiasan kurang cocok untuk investasi murni. Saat membeli perhiasan, kamu harus membayar “ongkos pembuatan” yang cukup mahal. Namun saat kamu menjualnya kembali ke toko, toko hanya akan menghargai berat emasnya saja (ongkos pembuatan hangus). Berbeda dengan Emas Batangan (Logam Mulia) kemurnian 24 Karat yang harga jual kembalinya sangat transparan dan mengikuti harga standar dunia tanpa potongan ongkos desain.

  1. Menyimpan Emas Fisik Itu Berbahaya dan Merepotkan

    Bayangan tentang perampokan atau kehilangan sering kali membuat orang enggan membeli emas fisik berukuran besar.

Faktanya: Saat ini, keamanan penyimpanan emas sudah sangat terjamin. Jika kamu memiliki emas fisik dalam jumlah besar, kamu bisa menyewa
Safe Deposit Box
(SDB) di bank dengan biaya tahunan yang terjangkau dan keamanan tingkat tinggi. Alternatif lain yang lebih praktis adalah menabung Emas Digital atau menggunakan layanan konsinyasi (titip emas) di lembaga resmi seperti Pegadaian, sehingga kamu tidak perlu repot menyimpan fisik emas di lemari rumah.

  1. Emas Akan Memberikan
    “Passive Income”
    Tiap Bulan


    Beberapa pemula mengira bahwa menyimpan emas akan memberikan bunga atau bagi hasil bulanan seperti halnya menabung di bank atau membeli saham.

Faktanya:
Emas adalah aset mati yang
tidak menghasilkan arus kas (
passive income
)
seperti dividen atau bunga deposito. Keuntungan dari investasi emas murni hanya berasal dari
Capital Gain
, yaitu selisih antara harga beli di masa lalu yang lebih murah dibandingkan dengan harga jual (
buyback
) di masa depan yang lebih tinggi.

Mitosnya Terpatahkan, Jangan Lewatkan Kesempatan Meraih Cuan dari Investasi Emas!

Itulah 5 mitos investasi emas yang telah dipatahkan dengan fakta sebenarnya. Dengan pertumbuhan nilai yang stabil dan menjanjikan, tak mengherankan jika emas termasuk sebagai salah satu instrumen investasi primadona investor. Karenanya, jangan biarkan mitos buruk seputarnya menghalangimu untuk meraih cuan dari investasi emas demi kondisi finansial yang lebih sejahtera di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kemenpar Perkirakan Konser Bocelli Berdampak Ekonomi Rp792 Miliar

24 Agustus 2026

HUT ke-81 Maluku, Gubernur Lewerissa: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun

24 Agustus 2026

Wall Street Tertekan Karena Kenaikan Suku Bunga & Penurunan Saham Walmart

24 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sistem idling stop bikin aki motor matik cepat rusak?

24 Agustus 2026

10 Soal HOTS Ekonomi Digital Kelas 9 SMP, Terbaru 2026

24 Agustus 2026

Kelelawar Hantu Terlacak Lagi Setelah 200 Tahun, Jejak Ditemukan di Italia

24 Agustus 2026

Jadwal TV Sabtu 22 Agustus 2026: Episode Terakhir Carita de Angel & Film Ambyar Mak Byar

24 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?