Upacara Kenaikan Pangkat bagi 47 Personel Perwira Tinggi Polri
Polri kembali menggelar upacara kenaikan pangkat bagi sejumlah personel Perwira Tinggi (Pati) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (19/3/2026). Dalam acara tersebut, sebanyak 47 perwira resmi naik pangkat.
Beberapa dari mereka mendapatkan kenaikan pangkat ke level Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, dan Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Andries Hermanto, yang kini menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri. Ia secara resmi menyandang pangkat bintang dua menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).
Profil Irjen Pol Andries Hermanto
Andries Hermanto lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 23 Maret 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 dan tercatat sebagai lulusan terbaik ke-3 Akpol. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan kepolisian dengan berbagai program seperti PTIK (2001), Sespim (2007), Sespimti (2016), dan Lemhannas RI (2018).
Karirnya di Polri telah melibatkan berbagai posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai Danton Sat Sabhara Polda Metro Jaya, Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat, dan Kanit Harda Sat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakapolsek Metro Gambir Polres Metro Jakarta Pusat.
Andries Hermanto sempat menjabat sebagai Kapuskodalops Polres Klungkung Polda Bali dan Polres Gianyar Polda Bali. Di Polda Bali, ia juga pernah menjadi Kanit Intelijen Kriminal Dit IPP. Ia kemudian dimutasi ke Sulawesi Selatan (Sulsel) dan ditunjuk sebagai Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel serta Kapolres Mamuju Polda Sulsel.
Selanjutnya, ia ditugaskan sebagai Pati Bareskrim Polri sebagai Penyidik Eksekutif Senior pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Setelah itu, ia dipindahkan ke Kalimantan Utara (Kaltara) dan menjabat sebagai Wakapolda. Pada tahun 2026, ia kembali dirotasi dan menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri.
Riwayat Jabatan
Berikut adalah beberapa jabatan penting yang pernah diemban oleh Irjen Pol Andries Hermanto:
- Danton Sat Sabhara Polda Metro Jaya
- Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat
- Kanit Harda Sat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat
- Wakapolsek Metro Gambir Polres Metro Jakarta Pusat
- Kapuskodalops Polres Klungkung Polda Bali
- Kapuskodalops Polres Gianyar Polda Bali
- Kanit Intelijen Kriminal Dit IPP Polda Bali
- Kasubbag Minjarlat Dit Akademik PTIK
- Kabag Strabang Rorenbang Polda Banten
- Kabag Binkar Ropers Polda Sulsel
- Kapolres Mamuju Polda Sulsel
- Kasubbag Jakprodiklat Rojianstra SSDM Polri
- Atase Pol Divhubinter Polri
- Kabag Protokol Divhubinter Polri
- Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Log Itwasum Polri
- Kabagtala Rolemtala Srena Polri
- Kabagjiansosmas STIK-PTIK
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Polri
- Pati Bareskrim Polri (Penugasan sebagai Penyidik Eksekutif Senior pada Otoritas Jasa Keuangan RI)
- Wakapolda Kalimantan Utara
- Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri
Pendidikan Kepolisian
Andries Hermanto memiliki latar belakang pendidikan yang cukup lengkap, antara lain:
- AKPOL (Angkatan XXIV) 1992
- PTIK (Angkatan XXXVI) 2001
- SESPIM (Dikreg XLV) 2007
- SESPIMTI (Dikreg XXV) 2016
- LEMHANNAS RI (PPRA LVIII) 2018
Pendidikan Spesialisasi
Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan spesialisasi, termasuk:
- Perwira lanjutan Reserse Idik Haki
- Assessment pengemban fungsi SDM Polri
- Audit Investigatif
- Pembentukan Auditor Ahli (JFA)
- Sertifikasi Auditor Pertama
- VIP Protection Course (Diplomatic Security Service), Albuquerque N.M., Amerika Serikat (USA)
- International Law Enforcement Academy, Bangkok, Thailand
- Comparative Study of Police System, Tokyo & Shizuoka, Japan
- Workshop for Senior Law Enforcement Officer, Shanghai, China
- Combating Human Trafficking Training, Makati-Manila, Philippines
Harta Kekayaan
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irjen Pol Andries Hermanto memiliki total harta kekayaan sebesar Rp6.180.920.706 atau Rp6,1 miliar. Hartanya terdiri dari berbagai aset, antara lain:
DATA HARTA
- A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 4.800.000.000
- Tanah Seluas 7.400 m2 di KAB / KOTA MAMUJU, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 665 m2/276 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 1.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/180 m2 di KAB / KOTA SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp. 850.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 276 m2/108 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/280 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , HASIL SENDIRI Rp. 1.700.000.000
- B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 140.000.000
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 140.000.000
- C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 130.000.000
- D. SURAT BERHARGA Rp. —-
- E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.110.920.706
- F. HARTA LAINNYA Rp. —-
Sub Total Rp. 6.180.920.706
Hutang
- III. HUTANG Rp. —-
Total Harta Kekayaan
- IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 6.180.920.706



