Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Maret 2026
Trending
  • HP Samsung A36 5G, A56 5G, dan A55 5G: Harga Spesial Lebaran 2026
  • Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Giannantonio Pole Position
  • Promo dan Diskon Menjelang Lebaran, Pusat Belanja Penuh Pengunjung
  • Film “Broken Strings” Diangkat dari Kisah Nyata, Aurelie Moeremans Bocorkan Momen Penting
  • Sumitronomics & MBG: Mesin Ekonomi Rakyat atau Bom Waktu Fiskal?
  • Minta Maaf, Rismon Sianipar Dikatakan Kehilangan Martabat: Robot Diremote dari Solo
  • Melawan Formalisme Digital: Meritokrasi vs. Arisan Jabatan
  • Bisakah Minum Obat Maag saat Perut Kosong? Ini Fakta Medisnya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Contoh Amal Jariyah untuk Umat Muslim
Ekonomi

Contoh Amal Jariyah untuk Umat Muslim

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Amal Jariyah: Bentuk Ibadah yang Berkelanjutan di Bulan Ramadan

Bulan suci Ramadan menjadi momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan pahala dan ketakwaan kepada Allah SWT. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak amalan ibadah sunnah, seperti salat tarawih, membaca Al-Qur’an, hingga berzikir. Namun, selain itu, ada juga amalan yang sangat baik dilakukan di bulan ini, yaitu sedekah.

Sedekah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan karena menjadi bentuk pengabdian yang tidak hanya bermanfaat bagi sesama, tetapi juga mendatangkan kebaikan yang terus mengalir. Salah satu bentuk amalan yang khusus dalam konteks ini adalah amal jariyah.

Amal jariyah merujuk pada amalan yang terus mengalir pahalanya meskipun pelakunya telah wafat. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim).

Menurut penjelasan para ulama, sedekah jariyah dalam hadis tersebut biasanya merujuk pada waqaf. Namun, menurut pendapat Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfat al-Ahwadzi, arti dari hadis tentang sedekah jariyah tidak hanya berlaku pada waqaf semata.

Dalam kitab Dalil al-Falihin syarh Riyadh as-Shalihin karya Muhammad Alin bin Muhammad bin ‘Allan bin Ibrahim al-Bakri, disebutkan bahwa Ibnu al-‘Arabi berkata: “Sebagian dari luasnya kedermawanan Allah swt adalah bahwa Dia akan memberi pahala kepada orang yang telah meninggal sebagaimana pemberian yang diberikan kepadanya ketika masih hidup. Hal itu berlaku dalam enam hal: sedekah jariyah, ilmu yang masih dimanfaatkan oleh orang lain, anak shaleh yang bersedia mendo’akannya, menanam pohon (mengadakan penghijauan), menanam benih di ladang/kebun, serta menyediakan tempat untuk kaum dhuafa’.”

Cakupan amal jariyah tidak hanya terbatas pada waqaf. Selama amalan tersebut masih bermanfaat bagi generasi mendatang, maka pahalanya akan terus mengalir. Contohnya adalah membangun fasilitas umum seperti masjid, rumah sakit, atau panti asuhan. Bahkan, menanam pohon atau menyumbangkan Al-Qur’an juga termasuk dalam kategori amal jariyah.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang dibangunnya untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan, sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Contoh amal jariyah yang mudah dilakukan antara lain menanam pohon. Meskipun terkesan sederhana, tindakan ini dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan. Ketika orang lain merasakan manfaatnya, maka pahalanya akan terus mengalir ke kamu.

Selain itu, memberikan manfaat dari ilmu pengetahuan juga merupakan bentuk amal jariyah. Misalnya, mengajarkan saudara, teman, atau anak untuk mengaji. Setiap huruf yang dibacakan orang tersebut, kamu akan mendapat pahalanya.

FAQ Seputar Amal Jariyah

Apa yang dimaksud dengan amal jariyah?

Amal jariyah adalah amalan baik yang pahalanya terus mengalir meskipun pelakunya telah meninggal dunia selama manfaatnya masih dirasakan.

Apa saja contoh amal jariyah?

Contohnya seperti membangun masjid, membuat sumur, menyumbangkan Al-Qur’an, mengajarkan ilmu, atau membangun fasilitas umum.

Mengapa amal jariyah disebut tidak terputus?

Karena manfaatnya terus digunakan oleh orang lain, sehingga pahala bagi pelakunya tetap mengalir meskipun sudah meninggal.

Apakah ilmu termasuk amal jariyah?

Ya, ilmu yang diajarkan dan terus dimanfaatkan orang lain termasuk amal jariyah.

Apa keutamaan melakukan amal jariyah?

Keutamaannya adalah mendapatkan pahala berkelanjutan dan menjadi investasi kebaikan untuk kehidupan akhirat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sumitronomics & MBG: Mesin Ekonomi Rakyat atau Bom Waktu Fiskal?

23 Maret 2026

Pemerintah Dianggap Tidak Adil, Rekrutmen CPNS 2026 Terhambat Anggaran, Namun Kemhan Terima 30.000 SPPI untuk Koperasi Merah Putih

23 Maret 2026

Prabowo Buka Suara Soal Kepemilikan RI di BoP, Siap Mundur Jika Tak Bantu Palestina

23 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

HP Samsung A36 5G, A56 5G, dan A55 5G: Harga Spesial Lebaran 2026

23 Maret 2026

Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Giannantonio Pole Position

23 Maret 2026

Promo dan Diskon Menjelang Lebaran, Pusat Belanja Penuh Pengunjung

23 Maret 2026

Film “Broken Strings” Diangkat dari Kisah Nyata, Aurelie Moeremans Bocorkan Momen Penting

23 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?