Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Gus Yaqut Pindah, KPK Jadi Sorotan!
Nasional

Gus Yaqut Pindah, KPK Jadi Sorotan!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 March 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pemangkasan Penahanan Tersangka Korupsi di KPK Dinilai Tidak Transparan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan setelah mengalihkan penahanan tersangka koruptor Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab dikenal sebagai Gus Yaqut, dari tahanan kota menjadi tahanan rumah. Keputusan ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat dan lembaga antikorupsi, termasuk dari Koordinator Masyarakat Antikorupsi (MAKI), Boyamin Saiman.

Penanganan yang Dianggap Tidak Transparan

Boyamin menyebut keputusan KPK untuk mengalihkan penahanan Yaqut secara diam-diam sebagai tindakan langka yang belum pernah terjadi sejak lembaga tersebut berdiri pada tahun 2003. Ia bahkan menyebutnya sebagai rekor baru yang layak masuk dalam buku rekor MURI. “Selamat kepada KPK yang telah memecahkan rekor dan layak masuk MURI karena sejak berdiri tahun 2003 belum pernah melakukan pengalihan penahanan,” ujarnya.

Menurut Boyamin, tindakan ini mengejutkan dan membuat masyarakat jengkel. Alasannya, keputusan itu tidak diumumkan secara terbuka dan hanya diketahui setelah istri dari Noel Immanuel Ebenezer, mantan Wamenaker, memberitahukan hal tersebut kepada media massa. Selain itu, ada keluhan dari tahanan lain yang merasa tidak adil.

Dampak pada Sistem Hukum

Boyamin menegaskan bahwa keputusan KPK ini bisa merusak sistem pemberantasan korupsi. Ia khawatir jika tahanan-tahanan lain akan menuntut perlakuan serupa, sehingga menimbulkan kesan diskriminasi. “Nanti tahanan yang lain juga minta pengalihan penahanan atau penahanan luar atau penahanan rumah atau penahanan kota atau apa pun begitu,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa selama ini penahanan di KPK dianggap sakral dan tidak boleh diubah tanpa alasan yang jelas. Jika tindakan ini terus dilakukan, masyarakat bisa menduga ada tekanan, baik dari kekuasaan maupun keuangan, yang memengaruhi proses hukum.

Kritik terhadap Penjelasan Juru Bicara KPK

Boyamin menyoroti pernyataan juru bicara KPK yang menyatakan bahwa pengalihan penahanan Yaqut merupakan kewenangan penyidik. Menurutnya, pernyataan tersebut kurang tepat karena KPK memiliki struktur pimpinan yang harus memberikan izin dan otorisasi.

“Apakah benar ini hanya penyidik atau sudah ada otorisasi pimpinan KPK? Nah, ini lebih celakakan. KPK itu sendiri kalau ini tidak ada izin dari pimpinan KPK,” ujarnya.

Langkah yang Harus Dilakukan

Boyamin menekankan bahwa KPK harus jujur sejak awal dan menjelaskan secara transparan apakah penahanan Yaqut ditangguhkan atau dialihkan atas persetujuan pimpinan KPK. “Mestinya begitu kalau KPK tetap berpegang teguh pada Undang-Undang KPK di mana asas-asas KPK itu adalah keterbukaan dan profesionalisme,” katanya.

Ia juga menyarankan agar penahanan kembali dilakukan jika tahanan sakit. “Kalau tahanan sakit maka harus diberitahukan dan dibantarkan ke rumah sakit bukan ke rumah.”

Tindakan dari Dewan Pengawas dan MAKI

Boyamin menyerukan agar Dewan Pengawas KPK segera bertindak untuk memproses dugaan pelanggaran kode etik tanpa menunggu pengaduan masyarakat. MAKI juga akan mengajukan gugatan praperadilan jika perkara korupsi dugaan penambahan kuota haji tahun 2024 tidak ditangani dengan serius.

“Jadi, nanti ini sudah indikasi sebenarnya dengan pengalihan penahanan ini akan ada penundaan-penundaan. Kalau nanti ternyata tidak ditahan kembali bahkan berlama-lama tidak dibawa ke pengadilan MAKI akan mengajukan gugatan praperadilan,” kata Boyamin.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik

4 November 2026

Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola

4 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?