Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»KONI Dukung Menpora Tuntaskan Kekerasan Seksual, Pelaku Di Larang Sepenuhnya Terlibat dalam Olahraga
    Olahraga

    KONI Dukung Menpora Tuntaskan Kekerasan Seksual, Pelaku Di Larang Sepenuhnya Terlibat dalam Olahraga

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 March 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memberikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di lingkungan olahraga nasional.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Marciano saat mendampingi Menpora Erick Thohir dalam menerima atlet kickboxing asal Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual dari pelatihnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

    Selama pertemuan itu, Viona menyampaikan keluhan serta meminta perlindungan atas ancaman yang ia alami setelah berani mengungkap kasus pelecehan seksual melalui media sosial. Ia juga mengekspresikan rasa khawatir terhadap keselamatan dirinya setelah mengungkapkan peristiwa tersebut.

    Marciano menegaskan bahwa KONI Pusat sepenuhnya mendukung kebijakan Menpora dalam membersihkan dunia olahraga dari praktik kekerasan seksual yang merusak nilai-nilai sportivitas dan pembinaan atlet.

    “KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita harus melawan kasus-kasus seperti ini. Tidak boleh ada pelatih atau pihak dalam pembinaan olahraga prestasi yang melakukan pelanggaran, apalagi pelecehan seksual. Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita,” ujarnya.

    Selain itu, Marciano juga berharap proses hukum yang dilakukan berjalan dengan tegas dan transparan. Jika terduga pelaku terbukti bersalah, ia menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak boleh lagi terlibat dalam aktivitas olahraga.

    “Saya harapkan ke depannya pelaku-pelaku seperti ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga apa pun,” tambahnya.

    Langkah tegas yang diambil oleh pemerintah dan organisasi olahraga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan bagi atlet, sekaligus memastikan lingkungan olahraga Indonesia aman dan bebas dari kekerasan seksual.

    Beberapa hal penting yang dapat dipetik dari pernyataan Marciano adalah:

    • Dukungan KONI Pusat: KONI Pusat secara jelas menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Menpora dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di olahraga. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi olahraga nasional dalam menjaga integritas dan kesejahteraan atlet.
    • Kepedulian terhadap Korban: Marciano menunjukkan empati terhadap Viona, yang menjadi korban pelecehan seksual. Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi atlet yang berani mengungkapkan kasus tersebut.
    • Proses Hukum yang Tegas: Marciano berharap agar proses hukum berjalan dengan tegas dan transparan, sehingga pelaku kekerasan seksual tidak bisa lagi berada di lingkungan olahraga.

    Dengan adanya langkah-langkah seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan olahraga yang lebih aman dan nyaman bagi semua atlet. Selain itu, hal ini juga menjadi contoh bagaimana organisasi olahraga dan pemerintah dapat bekerja sama dalam menjaga etika dan nilai-nilai olahraga.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?