Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 10 Juni 2026
Trending
  • Injil Katolik Hari Ini: 8 Juni 2026
  • Hasil Akhir Moto3 Veda Ega Pratama di MotoGP Hungaria 2026: 1 Poin, Quiles Kuasai Klasemen Terbaru
  • 50 Soal PPKN Kelas 2 SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban
  • PGEO raih pinjaman besar untuk panas bumi, ini analisis ahli
  • Mahamdi Tewaskan WNI di Jepang, Diduga Mantan Pacar Korban
  • Profil 3 Pemimpin Baru BGN yang Akan Dilantik Presiden Prabowo
  • Reno Salampessy Cedera, Bisa Tampil di Semifinal? Ini Penjelasan Nova Arianto
  • Hotel dekat Alun-alun Surabaya untuk liburan sekolah 2026, mulai Rp 287 ribu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Sidang Chromebook Bongkar Harga Asli, Jutaan Perangkat Masih Berjalan Optimal
Teknologi

Sidang Chromebook Bongkar Harga Asli, Jutaan Perangkat Masih Berjalan Optimal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fakta Baru dalam Persidangan Kasus Chromebook

Dalam persidangan yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terungkap fakta baru yang memperjelas isu harga pasar sekaligus menepis dugaan kerugian negara dalam kasus pengadaan Chromebook. Diketahui bahwa harga pengadaan perangkat tersebut berada di batas bawah harga pasar. Selain itu, perangkat Chromebook masih aktif digunakan oleh jutaan siswa dan guru di seluruh Indonesia.

Dugaan adanya penggelembungan harga (mark-up) dibantah melalui kesaksian dari Tim Teknis yang menyusun kajian pengadaan Chromebook era Nadiem Makarim, yaitu Idi Sumardi. Ia menjelaskan bahwa proses kajian teknologi dan survei harga telah dilakukan sesuai prosedur, baik melalui e-katalog maupun di luar e-katalog.

Hasil survei menunjukkan bahwa rentang harga Chromebook berada di kisaran Rp4,3 juta hingga Rp9,1 juta. Tim teknis juga menegaskan bahwa tidak ada perangkat dengan harga di bawah Rp3 juta seperti yang sempat disinggung sebelumnya.

“Seingat saya belum dapat yang Rp3 juta. Di situ tertera Rp4 juta kalau tidak salah. Kalau di e-katalog Rp4,4 juta, di luar e-katalog Rp4,3 juta,” ujar Idi saat memberikan kesaksian di persidangan.

Nadiem Makarim sebelumnya menegaskan bahwa temuan ini konsisten dengan pernyataan Direktur Advokasi LKPP, Aris Supriyanto, pada persidangan sebelumnya pada 9 Februari 2026. Aris menyatakan bahwa harga pasar di luar e-katalog berada di kisaran Rp5–7 juta.

“Rentang harga di pasar berada di antara Rp5-7 juta dan harga Rp3 juta itu tidak ada di mana-mana. Ini konsisten dengan yang disampaikan Pak Aris dari LKPP bahwa survei harga sekitar Rp5-7 juta, sedangkan harga pembelian Rp5,5 juta berada di bagian bawah kisaran tersebut. Makanya kalau tidak ada kemahalan harga, artinya tidak ada kerugian negara,” kata Nadiem.

Fungsi Krusial CDM dalam Penggunaan Chromebook

Selain menyoroti soal harga, sidang juga membahas pentingnya fitur Chrome Device Management (CDM) yang melekat pada perangkat tersebut. Mantan Kapusdatin Kemendikbudristek, Muhammad Hasan Chabibie, menyebut CDM sebagai fitur pengawasan terpusat yang sangat krusial bagi dunia pendidikan.

“Kalau kita bicara device manager memang salah satu problem di dunia IT itu kita kesulitan untuk mengontrol penggunaan perangkat. Dengan CDM kita bisa mengontrol konten yang digunakan di laptop di sekolah, termasuk menghindari konten negatif seperti pornografi dan judi online, serta melihat aktivitas perangkat,” jelas Hasan.

Tuduhan bahwa pengadaan Chromebook tidak efektif juga dibantah keras dengan paparan data komprehensif. Nadiem Makarim pernah membeberkan bahwa dari 1,4 juta perangkat yang didistribusikan, data last login menunjukkan 85% di antaranya masih aktif digunakan hingga tahun 2025, dengan ratusan ribu pengguna aktif setiap bulannya.

Bahkan, pada saat Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024, hampir 1 juta unit Chromebook digunakan. Hal ini diperkuat oleh catatan BPKP tahun 2023 yang mengonfirmasi bahwa 86% siswa dan 58% guru menggunakan Chromebook untuk keperluan ANBK dan pembelajaran berbasis IT.

Data yang Tidak Utuh Mengenai Efektivitas Program

Dengan data tersebut, Penasihat Hukum Nadiem Makarim, Dodi Abdulkadir, menyayangkan adanya penyajian data yang tidak utuh dalam melihat efektivitas program pengadaan Chromebook zaman Nadiem ini.

“Ada data 12 bulan, tapi yang diambil cuma 6 bulan. Padahal berdasarkan data yang penuh dan objektif dari dashboard resmi yang sudah diaudit, penggunaan Chromebook sudah sangat efektif. Penggunaan Chromebook tercatat 58% untuk pembelajaran guru, 55% untuk siswa, serta di atas 85% untuk Asesmen Kompetensi Minimum (AKM),” papar Dodi.

Kejanggalan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)

Di sisi manajemen peradilan, Penasihat Hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menyoroti kejanggalan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) puluhan saksi yang terkesan seragam layaknya hasil copy-paste, bahkan hingga pada penempatan tanda bacanya.

“Bayangkan, bagaimana titik koma BAP bisa sama? Kan tentunya copy-paste. Keterangan yang dipakai seharusnya adalah keterangan persidangan, bukan sekadar yang di BAP,” tegas Ari.

Ia juga mendorong majelis hakim untuk memastikan efisiensi waktu persidangan agar saksi yang dihadirkan benar-benar berbobot dan tidak sekadar mengulang keterangan yang sama.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

50 Soal PPKN Kelas 2 SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban

10 Juni 2026

Acer Perkenalkan Laptop Aspire AI Baru di Computex 2026

10 Juni 2026

Vaksin Pertama di Dunia yang Dibuat Kecerdasan Buatan

10 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Injil Katolik Hari Ini: 8 Juni 2026

10 Juni 2026

Hasil Akhir Moto3 Veda Ega Pratama di MotoGP Hungaria 2026: 1 Poin, Quiles Kuasai Klasemen Terbaru

10 Juni 2026

50 Soal PPKN Kelas 2 SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban

10 Juni 2026

PGEO raih pinjaman besar untuk panas bumi, ini analisis ahli

10 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?