Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Mengapa Prabowo Dekati Amerika: Jaga Stabilitas Ekonomi Global
Ekonomi

Mengapa Prabowo Dekati Amerika: Jaga Stabilitas Ekonomi Global

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penjelasan Presiden Prabowo Subianto Mengenai Kebijakan Diplomasi dengan Amerika Serikat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid, menjelaskan alasan di balik keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dan menyepakati perjanjian tarif dengan Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan karena kondisi global yang tidak menentu, termasuk ancaman krisis pangan dan energi serta ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Strategi di Tengah Gejolak Global

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memilih untuk bermitra dengan AS dalam upaya mencegah dampak negatif dari konflik di Iran. Menurutnya, hal ini penting untuk melindungi ekonomi nasional dari krisis pangan dan energi yang bisa terjadi akibat ketegangan tersebut.

“Bagaimana kondisi global, kenapa Indonesia masuk BoP, bagaimana antisipasi dampak perang Iran. Jangan sampai perang Iran berdampak terhadap krisis yang ada di sini, baik itu krisis pangan maupun krisis energi,” jelas Nusron, yang mengutip penjelasan Presiden.

Selain itu, Indonesia juga memilih untuk menandatangani Agreement Reciprocal Trade (ART) dengan AS. Tujuannya adalah agar produk-produk lokal dapat bersaing secara lebih baik di pasar Amerika Serikat.

Menjaga Napas Produk Lokal di Pasar Dunia

Melalui ART, Indonesia berhasil menekan tarif ekspor ke AS. Sebelumnya, produk Indonesia dikenai tarif sebesar 32 persen, namun kini turun menjadi 19 persen, bahkan mencapai nol persen untuk komoditas tertentu. Hal ini penting agar produk lokal tetap kompetitif di pasar luar negeri.

“Kalau kita kena tarif tinggi 32 persen, berarti produk-produk Indonesia di Amerika lebih mahal 32 persen. Karena itu supaya produk-produk Indonesia kompetitif di Amerika, itulah menjadi latar belakang kenapa Indonesia menerima ART,” ujar Nusron.

Menggeser Arah Impor demi Keuntungan Nasional

Keputusan ini juga mengubah pola impor Indonesia. Meski sebelumnya, Indonesia mengimpor BBM dan kedelai dari negara-negara seperti Gabon, Nigeria, Brasil, dan Argentina, kini pasokan tersebut dialihkan dari Amerika Serikat. Strategi ini diambil untuk memenuhi syarat pengurangan tarif ekspor ke AS.

“Semua sudah dijelaskan sama Pak Presiden, yang intinya kebijakan itu adalah win-win solution,” tambah Nusron.

Ide Prabowo sebagai Mediator Dikecam

Beberapa tokoh politik mengkritik ide Prabowo untuk menjadi mediator antara AS dan Iran. Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada masa 2004-2010, Dino Patti Djalal, menilai ide ini tidak realistis. Ia menilai, tidak mungkin bagi Presiden Trump atau Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk berkunjung ke Teheran.

“Dan ini kan secara politik, diplomatik, dan juga logistik tidak mungkin terjadi, dan ini akan menjadi political suicide atau bunuh diri politik bagi Presiden Prabowo di dalam negeri,” ujarnya.

Posisi Indonesia Harus Tegas

Dino menilai, posisi Indonesia harus tegas dan jelas dalam menghadapi konflik global. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak perlu menjadi juru damai, tetapi harus menyatakan pendirian sesuai prinsip perdamaian dan norma hukum internasional.

“Kita harus berani menyatakan apa yang benar, benar dan apa yang salah, salah, apa pun risikonya,” tekannya.

Ia juga menyoroti bahwa Indonesia pernah berbeda pendapat dengan AS dalam berbagai isu, seperti serangan terhadap Irak dan keanggotaan Tiongkok di PBB. “Berbeda pendapat itu tidak berarti bermusuhan dan bermitra tidak juga berarti kita nurut atau tunduk dengan AS,” ungkapnya.

Usulan untuk Prabowo

Lebih lanjut, Dino mengusulkan agar Prabowo menulis surat kepada Donald Trump, menyampaikan bahwa Indonesia akan menangguhkan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko pasukan Indonesia terlibat dalam konflik segitiga AS-Israel-Iran.

“Di bawah kepemimpinan Donald Trump yang sulit diprediksi, yang sering melanggar hukum internasional, dan sering memaksakan kehendaknya pada negara lain terutama yang lemah, kita harus menghindari risiko pasukan Indonesia terjebak dalam komplikasi yang mungkin timbul dari konflik segitiga Amerika-Israel-Iran yang masih akan terus berkembang,” ujarnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?