Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Senin 9 Maret 2026
    Ragam

    Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Senin 9 Maret 2026

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 March 2026No Comments6 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Santo Gregorius dari Nyssa, Uskup dan Bapa Gereja

    Santo Gregorius dari Nyssa lahir sekitar tahun 330 di Kaesarea. Keluarganya adalah keluarga yang terberkati, dengan ibunya yang menjadi seorang martir. Dua orang kakaknya, yaitu Basilius Agung dan Petrus Sebaste, digelari Kudus oleh Gereja. Selain itu, Makrina, saudarinya yang tertua, juga memiliki pengaruh besar dalam kehidupan spiritualnya.

    Gregorius dididik oleh kakaknya Basilius Agung. Ia menikah dengan Theosebia dan memiliki beberapa anak. Pada awalnya, ia menjalani tugas sebagai lektor, tetapi kemudian beralih ke pekerjaan sebagai pengajar ilmu retorika. Namun, karena ketidakpuasan terhadap tugas tersebut dan pengaruh dari kakaknya, ia kembali aktif dalam tugas-tugas gerejawi. Akhirnya, ia memutuskan untuk menjadi Imam. Pada masa itu, kehidupan selibat belum menjadi kewajiban bagi para imam, sehingga perkawinannya tidak menghalangi ia menerima taubat imamat.

    Dengan bantuan dan bujukan dari Basilius Agung, Gregorius ditahbiskan menjadi Uskup di Nyssa, wilayah propinsi Kapadokia, Asia Kecil pada tahun 372. Dengan keahliannya dan imannya yang kokoh, ia menjadi pembela ulung ajaran para Rasul terhadap rongrongan para penganut Arianisme. Karena itu, Demothenes, gubernur propinsi Pontus, mengusirnya dari keuskupannya. Ia baru kembali memimpin keuskupannya setelah Demothenes meninggal pada tahun 378.

    Pada konsili di Antiokia pada tahun 379, Gregorius tampil sangat menonjol dengan pandangan-pandangannya yang benar. Ia kemudian diutus oleh semua Uskup Timur untuk melawan kaum Arian yang menyebarkan ajaran-ajaran mereka yang salah di gereja-gereja Palestina dan Arab. Di Palestina, ia terkejut dengan sikap-sikap tidak terpuji para penziarah yang mengunjungi tempat-tempat suci. Ketidakpuasannya dituangkan dalam tulisan-tulisannya, di mana ia mengingatkan semua orang Kristen untuk menaruh hormat pada tempat-tempat suci itu.

    Gregorius dikenal sebagai Bapa Gereja yang banyak menulis. Tulisan-tulisannya berisi pandangan-pandangan iman yang benar yang diperkuat oleh pandangan filosofis pada masa itu. Metode allegoris yang dikembangkan oleh Origenes digunakan dalam tulisan-tulisannya tentang Kitab Suci. Ia juga menggunakan teori ide-ide dari Plato dalam tulisan-tulisannya tentang Trinitas. Khotbah-khotbahnya sangat disenangi karena berisi pandangan-pandangan iman yang sesuai dengan ajaran para rasul.

    Pada konsili di Konstantinopel pada tahun 381, Gregorius ikut aktif memberi pandangan-pandangannya tentang ajaran iman yang benar. Ia dianggap sebagai tiang agung pengajaran iman yang benar. Ia meninggal pada tahun 394.

    Santa Fransiska Romana, Janda

    Fransiska lahir di Roma pada tahun 1384. Orangtuanya, Paulus dan Yakobella Buso, mendidiknya dengan baik dalam iman Kristiani dan perhatian kepada orang-orang yang berada di lingkungan sekitar. Cita-citanya adalah menjadi seorang biarawati. Tetapi karena pertimbangan khusus, kedua orangtuanya menikahkan dia dengan seorang pemuda bangsawan bernama Lorenzo de Ponziani.

    Dari perkawinan ini, Fransiska dianugerahi beberapa orang anak. Hidup perkawinan mereka yang berlangsung selama 40 tahun lamanya diwarnai dengan saling pengertian dan cinta kasih yang mendalam. Prinsip hidup yang dipegangnya dengan teguh dalam menjalankan tugas sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga ialah: “Seorang istri dan ibu rumah tangga haruslah meninggalkan Allah di gereja dan mencari-Nya di dalam urusan-urusan rumah tangga dan dalam pengalaman hidup sehari-hari.”

    Hubungannya yang erat dengan Tuhan melalui doa-doanya menumbuhkan dalam dirinya kepekaan dan keprihatinan besar pada kondisi hidup orang-orang miskin dan sakit. Karena itu, sambil menjalankan tugas sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga, ia bersama adik iparnya Vannoza senantiasa menyempatkan diri membantu dan mengunjungi orang-orang yang malang itu. Banyak hartanya diberikan kepada orang-orang itu.

    Selama masa kelaparan dan wabah penyakit pes merajalela di Roma pada tahun 1413, ia menyumbangkan harta kekayaannya kepada orang-orang miskin. Ia merombak sebagian rumahnya menjadi suatu rumah sakit untuk menampung orang-orang sakit yang terserang wabah pes. Untuk meringankan bebannya, ia juga banyak meminta bantuan pada tetangga-tetangganya. Tetapi permintaan bantuan itu selalu ditanggapi dengan cara-cara yang menyakitkan hati.

    Ketika terjadi perang di kota Roma, Lorenzo suaminya ditangkap dan diasingkan, tanah dan hartanya dijarah, dan anaknya yang sulung dibawa sebagai sandera. Peristiwa ini sungguh merupakan suatu pengalaman pahit bagi Fransiska. Ia menanggapi semuanya ini dengan tabah dan pasrah pada Tuhan, sambil tetap tinggal dirumahnya yang telah porak poranda itu.

    Sewaktu keadaan ini telah pulih kembali dan Lorenzo dan anaknya kembali ke rumah, Fransiska bersama beberapa rekannya mendirikan sebuah komunitas religius, semacam “kongregasi” untuk meningkatkan karya-karya amalnya. Komunitas religius ini berafiliasi pada Ordo Benediktin dan dibaktikan pada hidup doa dan karya-karya amal. Tentang kehidupan doa, Fransiska di kenal sebagai seorang pendoa, seorang mistika pada abad ke-15, dan model bagi ibu-ibu rumah tangga di Roma. Ia biasanya berdoa hingga jauh malam dan mengalami banyak penglihatan ajaib serta mendapat banyak rahmat istimewa.

    Setelah Lorenzo meninggal dunia dan anak-anaknya meningkat dewasa, Fransiska masuk biara yang telah didirikannya. Ia diangkat menjadi pemimpin biara hingga hari kematiannya pada tanggal 9 Maret 1440. Dengan memperhatikan seluruh cara hidupnya dan berbagai penglihatan yang dialaminya, gereja menyatakannya sebagai Kudus pada tahun 1608.

    Empat Puluh Martir dari Sebaste

    Di antara serdadu-serdadu Romawi ada sejumlah besar serdadu yang beragama Kristen. Mereka inilah yang menjadi perintis Injil Kristus dan saksi-saksi iman Kristiani di negeri-negeri yang jauh dari Roma. Yang termasyur di antara mereka yang beragama Kristen itu adalah “Empat Puluh Serdadu dari Sebaste”, negeri Armenia.

    Mereka adalah anggota Legiun XII, yang disebut Legio Fulminata, Pasukan Gerak Cepat. Pasukan ini ditempatkan jauh dari kota Sebaste di perbatasan kekaisaran Romawi. Tugas mereka sungguh berat karena harus menghadang gempuran dari suku-suku Timur yang terkenal ganas dan berani. Demi mencapai keberhasilan, komandan pasukan mewajibkan setiap serdadu mengambil bagian dalam upacara kurban kepada para dewa untuk memohon bantuan dan perlindungan.

    Kewajiban ini ditolak tegas oleh keempatpuluh serdadu yang beragama Kristen tersebut. Penolakan itu ditindak tegas oleh komandan pasukan. Sambil menantikan putusan hukuman mati dari wakil kaisar, mereka dipenjarakan dan dijaga dengan ketat.

    Ketika itu musim dingin, keempatpuluh serdadu Kristen itu digiring ke sebuah danau yang sangat dingin airnya dan sudah membeku. Disana mereka ditelanjangi dan disuruh berbaring di atas air danau yang sudah membeku itu. Dalam penderitaan yang hebat itu, keempatpuluh serdadu itu meminta bantuan Tuhan agar tetap teguh dalam imannya: “Ya Tuhan, kami percaya kepada-Mu. Kami disiksa karena iman kepada-Mu. Kiranya kami semua dapat dipermahkotai dalam kerajaan-Mu.”

    Seorang di antara mereka mutrad dari imannya karena tidak tahan terhadap penderitaan. Meskipun demikian, ia pun tidak terhindar dari bahaya kematian. Ia juga dibunuh di atas tungku api sebagai kurban bakaran. Sementara itu, seorang serdadu yang bukan Kristen mengalami suatu penglihatan ajaib. Ia melihat di langit tersedia 40 buah mahkota bagi keempatpuluh serdadu itu. Tigapuluh sembilan mahkota sudah dipakai oleh tigapuluh sembilan serdadu yang setiawan itu; sedangkan satu mahkota belum dipakai. Dalam terang Ilahi, mengertilah serdadu itu bahwa mahkota yang tidak dipakai itu disediakan baginya. Yakin akan penglihatan itu, ia segera membuka pakaiannya dan menggabungkan diri kembali dirinya dengan ke tigapuluh sembilan martir rekannya. Dengan demikian, genaplah kembali jumlah serdadu itu menjadi 40 orang. Mereka dengan gagah berani menanggung penderitaan karena kedinginan. Keesokan harinya, baik yang sudah mati maupun yang masih hidup, semuanya diseret ke dalam api unggun hingga mati terbakar. Peristiwa ini terjadi pada tahun 320.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?