Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Maret 2026
Trending
  • Itinerary Turki 3 Hari 2 Malam, Harga Rp9 Juta Termasuk Tiket Pesawat PP
  • Hanya Gaya? Honda Vario 125 Jadi Skutik Paling Diminati di Indonesia
  • Shio Beruntung Hari Senin 16 Februari 2026: 6 Shio Paling Makmur dan Bahagia
  • Jawaban 4.17: Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Keberagaman Pintar Kemenag
  • Rezeki Mengalir: 6 Shio Dapat Keberuntungan dan Kemakmuran pada Rabu, 4 Maret 2026
  • Cristiano Ronaldo Dikabarkan Pergi dari Arab Saudi Akibat Konflik AS-Israel-Iran, Terbang ke Madrid
  • Profil Ermanto Usman, Pria Tewas Saat Sahur di Bekasi yang Pernah Ungkap Korupsi Rp4,08 T
  • Cek Prospek TPIA Pasca Danantara dan INA Jadi Investor Strategis di Proyek CA-EDC
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Meski Pendapatan Turun, Jasa Marga Pertahankan Laba Inti Stabil
Ekonomi

Meski Pendapatan Turun, Jasa Marga Pertahankan Laba Inti Stabil

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pendapatan JSMR Turun, Tapi Laba Inti Tetap Stabil

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kinerja keuangan yang cukup stabil di tengah penurunan pendapatan sepanjang tahun 2025. Meskipun total pendapatan perseroan turun 5,87% secara tahunan menjadi Rp 29,89 triliun dari Rp 31,75 triliun pada tahun sebelumnya, laba inti atau core profit tetap stabil di angka Rp 3,7 triliun.

Pendapatan JSMR terdiri dari beberapa segmen. Segmen pendapatan tol mengalami pertumbuhan sebesar 5,4% menjadi Rp 18,15 triliun, sementara segmen pendapatan konstruksi menurun 22,59% menjadi Rp 10,07 triliun. Sementara itu, segmen pendapatan usaha lainnya naik 9,66% menjadi Rp 1,65 triliun.

Selain itu, EBITDA JSMR meningkat menjadi Rp 13,3 triliun, dengan margin EBITDA sebesar 67,0%. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan meski menghadapi tekanan dari berbagai aspek.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa stabilitas core profit tidak terlepas dari pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA serta keberhasilan perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5% YoY. Penurunan beban keuangan tersebut berasal dari aksi korporasi equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang dilakukan pada Kuartal IV Tahun 2024.

Strategi ini memperkuat kapasitas keuangan dan meningkatkan fleksibilitas pendanaan JSMR. Selain itu, efek positif dari langkah tersebut terlihat dari peningkatan rasio solvabilitas di tahun 2025. Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,7x, sedangkan rasio Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) terjaga pada level yang sangat sehat, yaitu 1,2x.

Meskipun kinerja keuangan cukup baik, ada beberapa faktor yang memengaruhi laba bersih JSMR. Laba bruto JSMR tercatat sebesar Rp 11,78 triliun di 2025, naik 4,2% YoY dari Rp 11,3 triliun di 2024. Namun, kenaikan pos pajak dan rugi yang belum direalisasikan dari aset keuangan lainnya membuat laba bersih menjadi Rp 3,65 triliun di 2025, turun 19,26% YoY dari Rp 4,53 triliun di 2024.

Peran JSMR sebagai Market Leader

JSMR masih memegang posisi market leader di industri jalan tol nasional. Sampai akhir 2025, total panjang jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 1.294 KM dari total konsesi sepanjang 1.736 KM yang dikelola oleh perseroan. Angka ini merepresentasikan 42% dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Dari sisi operasional, JSMR mencatatkan pertumbuhan total volume transaksi di jalan tol sebesar 0,35% YoY atau mencapai 1,3 miliar kendaraan pada 2025. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,58 juta kendaraan.

Proyek Pengembangan Jalan Tol

Selama tahun 2025, JSMR terus melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan tol dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan. Beberapa proyek yang sedang berlangsung antara lain:

  • Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi
  • Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
  • Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo
  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan
  • Jalan Tol Akses Patimban

Perseroan optimistis dapat terus mempertahankan posisi market leader di industri jalan tol nasional. Dengan strategi yang tepat dan komitmen untuk terus berkembang, JSMR siap menghadapi tantangan di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cek Prospek TPIA Pasca Danantara dan INA Jadi Investor Strategis di Proyek CA-EDC

7 Maret 2026

Menanti Kebijakan Ekspor Konsentrat, Ini Rekomendasi Saham AMMN

6 Maret 2026

Realisasi APBN NTT Tumbuh Konsisten, Jaga Momentum Ekonomi Awal 2026

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Itinerary Turki 3 Hari 2 Malam, Harga Rp9 Juta Termasuk Tiket Pesawat PP

7 Maret 2026

Hanya Gaya? Honda Vario 125 Jadi Skutik Paling Diminati di Indonesia

7 Maret 2026

Shio Beruntung Hari Senin 16 Februari 2026: 6 Shio Paling Makmur dan Bahagia

7 Maret 2026

Jawaban 4.17: Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Keberagaman Pintar Kemenag

7 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?