Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Pengguna Bank Emas di Indonesia Capai 5,7 Juta
Ekonomi

Pengguna Bank Emas di Indonesia Capai 5,7 Juta

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pertumbuhan Pesat Nasabah Bank Emas di Indonesia



Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam jumlah nasabah bank emas atau bullion bank dalam beberapa bulan terakhir. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa jumlah nasabah bank emas di Indonesia telah mencapai 5,7 juta orang, meningkat sebesar 78 persen dibandingkan setahun yang lalu.

“Pada Februari tahun lalu, jumlah nasabahnya hanya 3,2 juta. Sekarang sudah mencapai 5,7 juta,” ujarnya saat hadir dalam acara peluncuran aksi kuatkan literasi dan inklusi keuangan untuk kesejahteraan (KLIK) serta gerakan akses keuangan melalui business matching dan literasi untuk kesejahteraan keuangan (Gerakan Aku Bisa Sejahtera) di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Airlangga juga menyebutkan bahwa jumlah emas yang digadaikan di Pegadaian melonjak menjadi 144,7 ton dari sebelumnya 94 ton. Selain itu, pinjaman emas juga tercatat naik sebesar 38,5 ton atau senilai Rp 102 triliun. Di BSI sendiri, jumlahnya telah mencapai 22 ton.

Saat ini, ada dua penyelenggara bullion bank di Indonesia yang memperoleh izin, yaitu PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Airlangga menjelaskan bahwa salah satu faktor inflasi berasal dari pembelian emas. Harga emas pada saat peluncuran bank bullion tersebut berada di kisaran 3.000 dolar AS per troy ons, sedangkan saat ini sudah mencapai 5.000 dolar AS per troy ons. Hal ini dipengaruhi oleh situasi perang.

Sebagai aset aman (safe haven), emas menjadi incaran masyarakat di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi di berbagai wilayah, khususnya di Timur Tengah.

Kontribusi Emas terhadap Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa emas menjadi salah satu komoditas yang memberikan kontribusi besar terhadap inflasi. Inflasi emas perhiasan pada Februari 2026 mencapai 8,42 persen dengan andil sebesar 0,19 persen. Emas perhiasan mengalami inflasi secara month to month selama 30 bulan berturut-turut.

Lonjakan harga emas perhiasan terjadi seiring dengan kenaikan harga emas dunia. Per Jumat (6/3/2026), harga emas Antam saat ini berada di level Rp 3,024 juta per gram. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan harga pada sekitar satu tahun yang lalu, yaitu sekitar Rp 1,7 juta per gram.

Prediksi Kenaikan Harga Emas Global

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memprediksi bahwa harga emas global akan terus meningkat seiring memanasnya konflik geopolitik, khususnya di Timur Tengah. Emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian global.

Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto, mengatakan bahwa perang dan ketegangan geopolitik secara historis memengaruhi pergerakan harga komoditas. Ia menambahkan, berbagai kebijakan ekonomi global turut mendorong masyarakat dunia untuk mengalihkan aset ke emas.

“Karena itu, kita bisa melihat bahwa harganya sedang naik, dan kemungkinan akan terus naik selama perang itu masih ada, karena bagaimanapun namanya perang itu pasti akan mempengaruhi harga-harga komoditas,” katanya.

Meski demikian, Wisnu menyampaikan bahwa tidak dapat memastikan seberapa signifikan konflik global akan memengaruhi harga emas di dalam negeri ke depan.

Persiapan Produksi dan Pasokan Emas

Dari sisi produksi, Antam memastikan terus mengoptimalkan produksi dan pasokan bahan baku dari sumber domestik. “Karena kita selalu mencari dari sumber domestik untuk memenuhi kebutuhan emas di dalam negeri,” ujarnya.

Antam juga berupaya memastikan ketersediaan stok emas bagi konsumen di tengah tingginya permintaan. Wisnu menyebut perusahaan sedang dalam proses meningkatkan produksi dan memperbanyak pasokan bahan baku agar setiap permintaan dapat terpenuhi.

“Kami saat ini memang dalam proses untuk memastikan bahwa produksi bisa selalu ditingkatkan, bahan baku bisa segera kita dapatkan lebih banyak lagi untuk memastikan bahwa nanti setiap saat ada konsumen yang mau membeli emas, emas itu ada. Itu yang kita saat ini coba lakukan,” katanya.

Layanan Emas Digital

Terkait layanan emas digital melalui Brangkas Logam Mulia, Wisnu menegaskan setiap pembelian emas dilakukan dengan skema satu banding satu. Artinya, emas fisik disiapkan sesuai jumlah yang dibeli konsumen.

“Apapun yang konsumen beli di brangkas itu kita selalu menyiapkan,” ujarnya. Skema tersebut menjadi bentuk komitmen Antam dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan penyimpanan emas.

Ketegangan di Timur Tengah

Adapun AS dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Iran menanggapi dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan pembelaan diri.

Iran telah melancarkan gelombang serangan ke-sembilan terhadap Israel dan target-target Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, menurut pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ahad (1/3/2026). “Gelombang kesembilan Operasi True Promise 4 telah dimulai terhadap target-target di seluruh wilayah pendudukan dan target-target AS di Timur Tengah,” kata IRGC, seperti dikutip stasiun televisi IRIB.

IRGC menyatakan angkatan udara Iran telah menghancurkan sistem pertahanan rudal THAAD dalam serangan di Al Dhannah, Uni Emirat Arab.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?