Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 18 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Perbandingan Gaji Pecco Bagnaia di Aprilia dan Ducati Turun Rp80 M pada 2027
Olahraga

Perbandingan Gaji Pecco Bagnaia di Aprilia dan Ducati Turun Rp80 M pada 2027

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perbandingan Gaji Pecco Bagnaia di Ducati dan Aprilia pada MotoGP 2027

Pembalap asal Italia, Francesco “Pecco” Bagnaia, diperkirakan akan mengalami penurunan gaji signifikan jika bergabung dengan tim Aprilia dalam MotoGP 2027. Saat ini, Bagnaia menerima gaji sebesar 7 juta Euro per musim dari Ducati. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Aprilia hanya menawarkan gaji sebesar 3 juta Euro atau sekitar Rp59,4 miliar per tahun.

Berdasarkan perhitungan, penurunan gaji yang dialami Bagnaia mencapai 4 juta Euro atau sekitar hampir 80 miliar Rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan Bagnaia untuk pindah ke Aprilia bukan hanya berdasarkan alasan finansial, tetapi juga faktor lain seperti pengembangan motor dan kesesuaian dengan visi tim.

Alasan Pindah ke Aprilia

Ada beberapa alasan yang membuat Bagnaia memilih Aprilia dibandingkan tim lain. Pertama, Aprilia sedang melakukan pengembangan motor RS-GP yang dinilai lebih baik dibandingkan M1 Yamaha. RS-GP disebut-sebut memiliki potensi untuk menyaingi Desmosedici Ducati dalam hal kecepatan maksimum.

Kedua, Aprilia memiliki idealisme yang mirip dengan Ducati, yaitu lebih mengutamakan pembalap asal Italia. Hal ini bisa menjadi daya tarik bagi Bagnaia, yang ingin tetap berada di lingkungan yang lebih familiar.

Terakhir, Aprilia dikabarkan akan menawarkan kontrak jangka panjang selama 4 tahun kepada Bagnaia, mulai dari MotoGP 2027. Ini memberikan stabilitas jangka panjang yang mungkin lebih menarik dibandingkan tawaran dari tim lain.

Perubahan Arah Masa Depan Bagnaia

Sebelumnya, Bagnaia sempat dilaporkan akan bergabung dengan Monster Energy Yamaha. Tawaran dari Yamaha disebut-sebut sangat menarik, dengan gaji sebesar 10 juta Euro per musim. Namun, arah masa depan Bagnaia mendadak berubah, dan kini ia tampaknya akan bergabung dengan Aprilia.

Perubahan ini diduga dipengaruhi oleh informasi bocoran tentang Fabio Quartararo yang akan meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Honda Racing Corporation (HRC). Hal ini mungkin membuat Yamaha tidak lagi menjadi pilihan utama bagi Bagnaia.

Komentar dari Manajer Ducati

Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengatakan bahwa keputusan Bagnaia untuk pindah ke Aprilia masih dalam proses. Ia mengatakan bahwa mereka tidak ingin berkomentar lebih lanjut karena Bagnaia harus membuat pengumuman resmi.

Tardozzi juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tergantung sepenuhnya pada Bagnaia sendiri. Meski begitu, kabar kepindahan Bagnaia ke Aprilia sudah semakin dekat dan tinggal menunggu waktu saja.

Perbandingan Gaji yang Mengejutkan

Menurut laporan dari Paddock-GP, Aprilia hanya menawarkan gaji sebesar 3 juta Euro per tahun kepada Bagnaia. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan gaji yang dia terima saat di Ducati, yaitu 7 juta Euro per tahun.

Meskipun demikian, penurunan gaji ini tidak sepenuhnya mengurangi minat Bagnaia untuk bergabung dengan Aprilia. Faktor-faktor seperti pengembangan motor, visi tim, dan kontrak jangka panjang mungkin menjadi pertimbangan utama dalam keputusannya.

Kesimpulan

Keputusan Bagnaia untuk pindah ke Aprilia pada MotoGP 2027 menunjukkan bahwa ia lebih memprioritaskan faktor-faktor non-finansial dibandingkan hanya gaji. Meskipun ada penurunan gaji yang signifikan, kemungkinan besar Bagnaia percaya bahwa keputusannya ini akan membawa manfaat jangka panjang baik secara profesional maupun personal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?