Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Risiko geopolitik naik, rekomendasi saham migas penting diketahui
Ekonomi

Risiko geopolitik naik, rekomendasi saham migas penting diketahui

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan yang Menghadapi Emen Migas di Tahun 2026

Pada tahun 2026, sektor minyak dan gas (migas) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan emiten. Salah satu faktor utama adalah fluktuasi harga minyak dan gas dunia serta dampak dari sentimen geopolitik global. Perkembangan ini menunjukkan bahwa kondisi pasar migas akan terus dinamis dan memerlukan pemantauan yang intensif.

William Simadiputra, Head of Equity Research DBS Vickers Sekuritas Indonesia, menjelaskan bahwa meskipun harga minyak cenderung stabil dalam kisaran yang terbatas, risiko geopolitik semakin meningkat. Hal ini memperkuat volatilitas harga minyak sepanjang tahun 2025, meskipun dalam kisaran perdagangan yang relatif ketat.

Sejak semester II – 2025, kekhawatiran mengenai kelebihan pasokan telah meningkat. Penyebab utamanya adalah pelonggaran pemotongan produksi oleh OPEC+ yang lebih cepat dari perkiraan. Namun, pada pertemuan bulanan terakhirnya, OPEC+ mengumumkan jeda dalam peningkatan produksi untuk kuartal pertama tahun 2026. Keputusan ini diambil dengan alasan kondisi pasar yang lebih lemah secara musiman.

“Tindakan ini menunda pembalikan penuh penyesuaian sukarela hingga akhir tahun 2026 dan memberikan sedikit keringanan bagi pasar, sehingga meningkatkan sentimen harga minyak sampai batas tertentu,” ujar William dalam risetnya pada 22 Januari 2026.

Selain itu, jeda ini juga memberi waktu kepada OPEC+ untuk menilai dampak sanksi Barat yang lebih ketat terhadap perusahaan minyak besar Rusia. DBS Vickers Sekuritas memperkirakan bahwa sanksi Barat yang baru-baru ini diperketat akan memiliki beberapa efek jangka pendek pada pasokan. Meskipun kemungkinan besar tidak akan menyebabkan gangguan pasar jangka panjang yang signifikan, mengingat pasokan selalu dapat dialihkan melalui berbagai lapisan perantara.

William mencatat bahwa OPEC+ akan menghentikan sementara peningkatan produksi pada kuartal pertama tahun 2026. Pada pertemuan bulanan terbarunya, kelompok negara sukarela 8 (V8), yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia, memutuskan untuk menghentikan sementara peningkatan produksi pada kuartal pertama tahun 2026, dengan alasan kondisi pasar yang lebih lemah secara musiman.

Perspektif dari Para Ahli Sektor Migas

Harry Su, Managing Director Research dan Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, menyoroti bahwa tantangan yang perlu dicermati investor terhadap emiten migas adalah penurunan volume alami pada bisnis gas sejauh sekitar 1% sampai 2% setiap tahunnya. Oleh karena itu, emiten migas yang cukup lemah dalam melakukan inisiatif ekspansi memiliki risiko penurunan pendapatan akibat volume yang lebih rendah.

Harry menjelaskan bahwa harga minyak yang menguat berdampak positif pada emiten migas menimbang kontrak yang relatif sangat pendek, di bawah 1 tahun. Sedangkan gas, harga cenderung lebih stabil karena durasi kontrak biasanya mencapai 10 tahun.

“Jadi, untuk kuartal I – 2026 harusnya positif untuk emiten migas Indonesia,” ucap Harry.

Sukarno Alatas, Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas, menilai bahwa prospek emiten migas masih berpeluang untuk tetap positif. Ditopang harga minyak yang masih relatif tinggi sehingga menjaga revenue dan cash flow produsen minyak.

“Aktivitas jasa migas cenderung stabil mengikuti belanja eksplorasi, sementara segmen gas masih tertahan sehingga pertumbuhan sektor tidak merata,” ucap Sukarno.

Sukarno menambahkan potensi risiko yang dihadapi emiten sektor migas berasal dari potensi surplus pasokan minyak global, volatilitas harga gas, penurunan produksi lapangan tua domestik. Serta ketidakpastian kebijakan energi dan geopolitik yang dapat memicu fluktuasi harga komoditas.

Rekomendasi Saham untuk Investor

William merekomendasikan buy saham Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target harga Rp 1.800 per saham. Harry Su merekomendasikan buy saham Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dengan target harga Rp 2.300 per saham dan saham MEDC dengan target harga Rp 2.000 per saham. Sedangkan Sukarno merekomendasikan buy saham ENRG dengan target harga Rp 2.000 per saham.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?