Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 1 Oktober 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Harga Pangan Turun di Akhir Februari 2026, Daging Sapi Stabil
Ekonomi

Harga Pangan Turun di Akhir Februari 2026, Daging Sapi Stabil

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pada akhir pekan ini, sebagian besar harga pangan nasional mengalami penurunan. Data panel harga konsumen Badan Pangan Nasional per 22 Februari 2026 pukul 13.00 WIB menunjukkan bahwa terjadi koreksi pada berbagai komoditas seperti beras, hortikultura, dan beberapa jenis protein hewani. Namun, harga daging sapi dan kerbau lokal masih mengalami kenaikan kecil.

Harga Beras Menurun di Berbagai Jenis

Harga beras premium turun sebesar 0,53% menjadi Rp 15.509 per kg. Beras medium juga melemah sebesar 0,44% ke Rp 13.331 per kg. Sementara itu, beras SPHP turun 0,33% menjadi Rp 12.404 per kg, dan beras medium non-SPHP turun 0,44% ke Rp 13.883 per kg. Berbeda dengan beras khusus (lokal) yang naik tipis sebesar 0,37% menjadi Rp 15.855 per kg.

Komoditas Pertanian Mengalami Penurunan

Jagung tingkat peternak turun 1,48% menjadi Rp 6.739 per kg. Kedelai biji kering impor juga mengalami penurunan sebesar 0,25% menjadi Rp 10.870 per kg.

Kelompok hortikultura mencatat penurunan yang lebih dalam. Bawang merah turun 2,36% ke Rp 41.246 per kg dan bawang putih bonggol turun 2,09% ke Rp 38.350 per kg. Cabai merah keriting turun 1,67% menjadi Rp 46.716 per kg, cabai merah besar turun 1,75% ke Rp 43.614 per kg, dan cabai rawit merah turun 1,41% ke Rp 78.744 per kg.

Harga Daging Ayam dan Telur Turun

Harga daging ayam ras turun 0,79% menjadi Rp 40.996 per kg. Sementara telur ayam ras turun 1,17% ke Rp 30.912 per kg. Daging kerbau beku impor juga turun 0,29% menjadi Rp 111.709 per kg.

Daging Sapi dan Kerbau Lokal Naik

Sebaliknya, daging sapi murni mengalami kenaikan sebesar 0,56% menjadi Rp 138.832 per kg. Daging kerbau segar lokal juga naik 0,39% menjadi Rp 142.424 per kg.

Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Daging Sapi

Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran, menjelaskan bahwa kenaikan harga daging sapi dipengaruhi oleh faktor distribusi serta masalah bibit (DOC) di tingkat peternak. Ia menyebut pedagang hanya mengikuti harga dari pemasok dan tidak memiliki ruang besar untuk menentukan margin.

“Kami pedagang pasar tentu ikut bagaimana belinya saja. Beli naik, jual naik. Kalau beli turun, jual turun. Pedagang ambil laba standar,” ujarnya.

Ngadiran juga mengungkapkan bahwa mahalnya daging sapi mulai memicu penyesuaian di tingkat produsen olahan. Sejumlah pembuat bakso dan abon disebut mulai mengombinasikan bahan baku dengan daging ayam untuk menekan biaya produksi. Ia pun mendorong pemerintah menugaskan satgas guna memastikan distribusi dan pasokan tetap terkendali.

Tantangan Inflasi Pangan

Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Abdul Manap Pulungan, menilai tekanan inflasi pangan masih menjadi tantangan utama bagi daya beli masyarakat. “Sulit untuk mengangkat daya beli masyarakat karena inflasi masih tinggi, khususnya inflasi makanan,” katanya.

Menurutnya, tekanan harga terutama berasal dari bahan pangan pokok seperti beras dan komoditas lain yang menjadi kebutuhan harian. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga lebih dipicu oleh penurunan pasokan di tengah meningkatnya permintaan, termasuk akibat momentum Ramadan dan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai stimulus tetap diperlukan untuk menjaga konsumsi kelompok berpendapatan rendah, tetapi sifatnya terbatas. Ke depan, pemerintah didorong fokus pada penciptaan lapangan kerja sebagai sumber peningkatan pendapatan dan daya beli yang lebih berkelanjutan.

Dengan tren harga yang sebagian besar turun, ruang stabilisasi inflasi memang terbuka. Namun, kenaikan pada daging sapi dan kerbau lokal menunjukkan tekanan di sektor tertentu masih bertahan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?