Rekayasa Lalu Lintas One Way di Jalan Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran
Pemerintah Indonesia telah menyiapkan berbagai rencana rekayasa lalu lintas untuk menghadapi masa mudik Lebaran tahun ini. Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah sistem one way atau jalur satu arah di Jalan Tol Trans Jawa. Dengan penerapan tersebut, diharapkan perjalanan pemudik dapat lebih aman dan nyaman.
Rekayasa lalu lintas one way akan mulai diberlakukan pada 17 Maret mendatang, khususnya untuk arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Sistem ini akan berlaku dari Kilometer 70 hingga wilayah Semarang, tepatnya di Kilometer 421 Jalan Tol Semarang-Solo. Pemudik yang ingin melakukan perjalanan dari Jakarta ke daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur juga akan mengikuti skema ini.
Selama masa arus mudik, one way akan berlaku di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB pada 20 Maret. Artinya, pemudik dapat memanfaatkan sistem ini selama empat hari. Pada saat one way diberlakukan, semua pintu gerbang tol menuju arah Jakarta akan ditutup. Sementara itu, pintu gerbang tol menuju arah Semarang akan ditutup selama arus balik.
Untuk arus balik, skema one way akan dimulai pada 23 Maret pukul 12.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Pemberlakuan sistem ini akan dimulai dari Kilometer 421 Jalan Tol Semarang-Solo sampai Kilometer 70 Jalan Tol Japek. Seperti pada masa arus mudik, petugas akan menutup pintu tol yang mengarah ke luar Jakarta dan sekitarnya.
Selain one way, ada beberapa rekayasa lalu lintas lain yang sudah disiapkan oleh pihak terkait. Salah satunya adalah sistem ganjil genap dan contra flow. Contra flow akan diberlakukan di Jalan Tol Japek Kilometer 47-Kilometer 70 dan KM 21-KM 8 di Jalan Tol Jagorawi. Sistem ini akan diberlakukan saat jam-jam kepadatan arus mudik dan balik.
Sistem ganjil genap juga akan diterapkan di beberapa ruas jalan tol. Di antaranya adalah ruas Jalan Tol Karawang Barat Kilometer 47 hingga Kalikangkung Kilometer 414 dan ruas Jalan Tol Tangerang-Merak dari Kilometer 31 hingga Kilometer 98 serta arah sebaliknya. Penerapan sistem ini akan mengikuti jadwal pemberlakuan one way untuk mengendalikan volume kendaraan.
Langkah Penutupan Jalan Masuk dan Pembersihan Jalur
Selama masa arus mudik, petugas akan melakukan penutupan jalan masuk serta pembersihan jalur dan rest area. Langkah ini akan dilakukan mulai dari KM 421 Tol Semarang-Solo hingga KM 70 Jalan Tol Japek. Kegiatan ini akan berlangsung pada 17 Maret 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Sementara untuk arus balik, langkah serupa akan dilakukan mulai dari Kilometer 70 Jalan Tol Japek hingga Kilometer 421 Jalan Tol Semarang-Solo pada 23 Maret 2026 pukul 10.00 WIB-12.00 WIB. Setelah itu, pada 21 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 02.00 waktu setempat, akan dilakukan normalisasi kondisi lalu lintas dan pembukaan jalan masuk dari Kilometer 421 B sampai Kilometer 70.
Sedangkan untuk arus balik, normalisasi dan pembukaan jalan masuk dari Kilometer 70 hingga Kilometer 421 akan dilakukan pada tanggal 30 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 02.00 waktu setempat.
Dengan adanya berbagai rekayasa lalu lintas ini, diharapkan dapat meminimalkan kemacetan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pemudik. Pemerintah terus berupaya agar perjalanan mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.



