Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Februari 2026
Trending
  • 6 Shio Paling Beruntung dan Bersinar Mulai 14 Februari 2026
  • Hanya 3 Jutaan! HP 200MP Tahun 2026 dengan Kualitas Flagship
  • Mobil Keluarga Murah: Harga Nissan Grand Livina 2007 Bekas
  • Saksi: Terdakwa Gatot Widiartono Beri Rp 1 Miliar ke Orang yang Mengaku dari KPK
  • Polresta Pontianak Gelar Rakor Lintas Sektor untuk Operasi Liong Kapuas 2026
  • Manchester City Semakin Dekat! Declan Rice Minta Arsenal Tenang
  • Jadwal Imsakiyah Yogyakarta 13 Februari 2026: Sholat dan Niat Lengkap
  • Tag satelit lacak perjalanan paus biru 2.000 km di Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»19 Perusahaan RI Masuk Daftar Best Company Asia Pacific 2026, Termasuk Astra
Ekonomi

19 Perusahaan RI Masuk Daftar Best Company Asia Pacific 2026, Termasuk Astra

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Best Companies Asia-Pacific 2026

PT Astra International Tbk berhasil masuk dalam jajaran Best Companies Asia-Pacific 2026 yang dirilis oleh TIME. Selain Astra, terdapat 18 perusahaan swasta dan BUMN asal Indonesia lainnya yang juga masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia-Pasifik. Daftar ini diterbitkan pada Rabu malam, 11 Februari 2026.

TIME bekerja sama dengan Statisca untuk menyusun peringkat perusahaan-perusahaan berkinerja terbaik berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu: Kepuasan Karyawan, Kinerja Keuangan, dan Transparansi Keberlanjutan (ESG). Evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan data dari berbagai sumber dan metode penilaian yang ketat.

Kepuasan Karyawan

Terkait Kepuasan Karyawan, evaluasi dilakukan menggunakan data survei dari tahun 2024 dari karyawan di seluruh dunia, dengan fokus pada kawasan Asia-Pasifik. Survei ini melibatkan lebih dari 50.000 peserta dan mencakup penilaian perusahaan berdasarkan rekomendasi langsung maupun tidak langsung. Hasil survei menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki lingkungan kerja yang baik dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan karyawan cenderung mendapatkan skor tinggi.

Kinerja Keuangan

Untuk Kinerja Keuangan, penilaian dilakukan berdasarkan data dari basis data keuangan Statista dan riset yang ditargetkan. Perusahaan harus memenuhi kriteria tertentu seperti menghasilkan pendapatan setidaknya US$100 juta pada tahun 2024 dan menunjukkan pertumbuhan pendapatan positif dari tahun 2022 hingga 2024 atau menghasilkan keuntungan pada tahun 2024. Pertumbuhan relatif maupun absolut menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi.

Transparansi Keberlanjutan

Transparansi Keberlanjutan dievaluasi berdasarkan data ESG yang dikumpulkan dari KPI standar. Untuk evaluasi lingkungan, termasuk intensitas emisi karbon tahun 2023 dan tingkat pengurangannya dibandingkan dengan tahun 2021, serta skor Carbon Disclosure Project (CDP). Dimensi sosial menilai proporsi perempuan di dewan direksi dan keberadaan kebijakan hak asasi manusia. Sementara itu, dimensi tata kelola mengevaluasi apakah suatu perusahaan memiliki laporan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang sesuai dengan pedoman Global Reporting Initiative (GRI).

Setelah data dikumpulkan dan dievaluasi, kemudian dikonsolidasikan dan diberi bobot dalam model penilaian. Skor dari ketiga dimensi tersebut dijumlahkan berdasarkan persentase yang sama untuk membentuk skor peringkat akhir dengan nilai maksimum 100 poin. Lalu, 500 perusahaan dengan skor tertinggi dianugerahi sebagai Best Companies Asia-Pacific 2026 oleh TIME dan Statista.

Astra mendapatkan total skor 73,49 dan menempati peringkat 485. Dalam hal kepuasan karyawan, Astra berada di peringkat 81 (paling tinggi di antara perusahaan lain dari Indonesia), dan transparansi keberlanjutan di peringkat 347.

Daftar Perusahaan dan BUMN Indonesia yang Masuk Best Companies Asia-Pacific 2026

Selain Astra, ada 18 perusahaan swasta dan BUMN yang juga masuk dalam “Best Companies Asia Pacific 2026”. Berikut daftar perusahaan swasta dan BUMN tersebut berdasarkan ranking:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (154)
  • Bank Central Asia (184)
  • Kalbe (206)
  • Erajaya Swasembada (222)
  • Bank Negara Indonesia (258)
  • XLSmart (278)
  • J&T Express (284)
  • Pertamina Gas Negara (288)
  • Bukalapak (316)
  • Bintraco Dharma (373)
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (374)
  • Garuda Indonesia (397)
  • Alfamart (403)
  • Bakrie & Brothers (424)
  • Bumitama Agri (443)
  • Dharma Satya Nusantara (467)
  • Indosat (469)
  • Gajah Tunggal (480)
  • PT Astra International Tbk (485)

Sektor Perbankan dan Jasa Keuangan Mendominasi

Dari data TIME dan Statisca, sektor perbankan dan jasa keuangan sekali lagi mendominasi peringkat. Dari 10 perusahaan teratas dalam kelompok ini, lima berasal dari sektor perbankan. DBS Bank Singapura mempertahankan posisi teratas dari tahun lalu, diikuti Commonwealth Bank Australia. Kedua perusahaan tersebut melaporkan profitabilitas dan adopsi AI yang luas dalam praktik mereka. Melengkapi 10 besar ada Bank of the Philippine Islands dari Filipina.

Industri Otomotif dan Asuransi Berjaya

Di industri otomotif, Toyota mempertahankan statusnya sebagai produsen mobil terlaris di dunia tahun ini berkat penjualan kendaraan hibrida yang kuat di AS (berada di peringkat ketiga dalam daftar), diikuti Hyundai (peringkat ke-8) dan Honda (peringkat ke-12). Perusahaan-perusahaan Tiongkok, Xiaomi (peringkat ke-23), BYD (peringkat ke-43), dan Geely (peringkat ke-60)—yang juga dikenal dengan penawaran kendaraan listriknya—juga masuk dalam daftar. Xiaomi mencatat kinerja terbaik di Tiongkok tahun ini.

Sektor asuransi, perawatan kesehatan, dan layanan sosial juga berkinerja baik, dan diproyeksikan akan terus berkembang, dan kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan meningkatkan volume premi asuransi jiwa global. Daftar tersebut mencakup QBE Insurance Group dari Australia (peringkat ke-7), AIA Group di Hong Kong (peringkat ke-15), dan SBI Life Insurance dari India (peringkat ke-19).

Perusahaan India Dominasi Daftar

Namun, jika dilihat secara lebih luas, perusahaan-perusahaan India mendominasi dan menempati 179 posisi dalam daftar tersebut. India diperkirakan akan mengungguli Jepang dalam persaingan gelar ekonomi terbesar keempat di dunia, tetapi kedua negara meningkatkan kemitraan ekonomi mereka tahun lalu, dengan fokus pada sektor semikonduktor, energi bersih, mineral penting, dan teknologi informasi dan komunikasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Shio Paling Beruntung dan Bersinar Mulai 14 Februari 2026

15 Februari 2026

8 Alasan Bisnis Air Lebih Menguntungkan

15 Februari 2026

Empat Bulan Terbahagia Saat Pensiun: Nomor 3 Akhirnya Hidup Seperti Dirinya, Anda Salah Satunya?

15 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 Shio Paling Beruntung dan Bersinar Mulai 14 Februari 2026

15 Februari 2026

Hanya 3 Jutaan! HP 200MP Tahun 2026 dengan Kualitas Flagship

15 Februari 2026

Mobil Keluarga Murah: Harga Nissan Grand Livina 2007 Bekas

15 Februari 2026

Saksi: Terdakwa Gatot Widiartono Beri Rp 1 Miliar ke Orang yang Mengaku dari KPK

15 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?