Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • 5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai
  • 5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!
  • Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam
  • Alasan Mensos Saifullah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta BPJS PBI: Realokasi ke Warga Lebih Miskin
  • Keuangan Melejit! 4 Zodiak Ini Paling Beruntung Mulai 11 Februari 2026
  • Prediksi Skor Sanfrecce Hiroshima vs Johor Darul Ta’zim Piala Champions AFC 2026
  • Ulasan Lengkap Midea D10-02VD1: Temukan Fitur Unggulannya
  • Ramalan zodiak besok: Siapa yang paling beruntung?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kronologi Pria Dianiaya dan Istri Diserempet Mobil oleh Tetangga di Jakbar, Awalnya Drum Berisik
Hukum

Kronologi Pria Dianiaya dan Istri Diserempet Mobil oleh Tetangga di Jakbar, Awalnya Drum Berisik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Konflik Suara Drum yang Berujung Pengeroyokan di Jakarta Barat

Pada hari Sabtu (7/2/2026), seorang warga bernama Darwin (32 tahun) menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi setelah Darwin menegur tetangganya karena suara drum yang dinilai terlalu keras dan mengganggu lingkungan sekitar.

Bermula dari Teguran Suara Drum

Konflik ini bermula dari gangguan suara drum yang telah berlangsung sejak Agustus 2025 silam. Menurut Darwin, ia sudah beberapa kali menegur secara baik-baik, bahkan melibatkan RT hingga Satpol PP. Namun, suara bising tersebut tetap berlanjut. Istri Darwin yang sedang menjalani program hamil merasa stres karena tidak bisa istirahat.

“Kami sudah sampai emosi. Masalahnya, istri saya kan lagi program hamil, dia stres berat. Dia (istri) jadi langsung lempar-lempar barang, sudah sampai pukul pintu sampai berdarah,” ujar Darwin.

Janji Pasang Peredam

Setelah ditegur beberapa kali, pelaku sempat berjanji untuk memasang peredam suara. Namun, janji tersebut tak kunjung dipenuhi. Akhirnya pada tahun lalu, pelaku memasang peredam suara, namun tidak ada perbaikan signifikan.

“Pas saya dorong, bapaknya datang dari samping, istri saya di belakang saya, dari samping pakai mobil bapaknya tabrak istri saya sampai jatuh,” ungkap Darwin.

Puncak Keributan

Puncak kejadian terjadi ketika anak pelaku kembali bermain drum siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Istri Darwin mendatangi rumah berplang kantor hukum tersebut untuk menegur, namun berujung cekcok. Di tengah ketegangan itu, ayah pelaku tiba menggunakan mobil dan menyerempet istri Darwin hingga tersungkur.

Melihat Darwin lengah karena istrinya terjatuh, anak pelaku langsung menyerang dari belakang dengan memiting leher. Saat dalam posisi terkunci di aspal, sang ayah pelaku turun dari mobil dan ikut melakukan penganiayaan.

“Sudah gitu ditambah si ayah pelaku itu langsung giniin (tekan) muka saya sampai mulut saya, sampai saya mau blackout,” tambahnya.

Ancaman Pembunuhan

Di tengah penganiayaan, Darwin juga menerima ancaman pembunuhan dari anak pelaku yang terus mencekiknya. “Anaknya sambil miting sambil ngomong ‘Gue bunuh lu, minta maaf enggak lu, gue bunuh lu, ampun enggak lu’. Saya sudah tap, saya sudah bilang ‘Ampun, ampun’ gitu kan, tapi dia masih tambah kencang,” ucapnya.

Keributan itu pun akhirnya dilerai oleh karyawan yang berada di dalam kantor pengacara tersebut. Namun, saat istri Darwin membopong suaminya yang sudah dalam kondisi lemas, anak pelaku merekam video sambil melontarkan kata-kata kasar dan merendahkan.

Luka di Sekujur Tubuh

Akibat penganiayaan ini, Darwin menderita luka di berbagai titik pada bagian kepala, wajah, siku, hingga kaki. “Luka-lukanya dari atas mungkin kepala karena ditendang, terus pipi baru kerasa mungkin karena habis ditonjok, mata juga ada bekas. Terus di bagian siku dan lutut kanan dan kiri karena kena aspal, terseret,” rincinya.

Atas kejadian ini, Darwin telah melakukan visum dan melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

Polisi Selidiki

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban. “Polres Metro Jakarta Barat telah menerima laporan dari salah seorang warga yang tinggal di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam laporan, korban mengaku telah dianiaya oleh kedua orang di daerah yang mengakibatkan luka memar di badan,” kata Wisnu.

Namun, saat ditanyai mengenai identitas pelaku yang diduga sebagai seorang pengacara, polisi masih belum bisa mengonfirmasi secara pasti.

Lapor Balik

Polisi mengungkap bahwa tetangga yang menganiaya Darwin juga melaporkan korban. Korban dilaporkan terkait dugaan pengancaman kekerasan. “Begitu juga si terlapor, pelaku yang melakukan penganiayaan juga membuat laporan polisi terkait tentang adanya ancaman ataupun ancaman perusakan apabila tidak berhenti bermain drum yang mengganggu ketertiban umum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam

12 Februari 2026

Dari Pelapor Jadi Tersangka, Kasus Pencurian Ponsel di Deli Serdang

12 Februari 2026

Dua Tuduhan Mantan Direktur BUMDes Bumi Harapan di Persidangan Praperadilan

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai

12 Februari 2026

5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!

12 Februari 2026

Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam

12 Februari 2026

Alasan Mensos Saifullah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta BPJS PBI: Realokasi ke Warga Lebih Miskin

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?