Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • IBL 2026: Pelita Jaya Menggulingkan Pacific Caesar di Kuningan
  • Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta
  • 7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik
  • Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan
  • GP Ansor Jabar Kritik Tingginya Pengangguran, Minta Pemerintah Prioritaskan Lapangan Kerja
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Wapres Gibran Dorong Inovasi Riset, SEVIMA Perkenalkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
Ekonomi

Wapres Gibran Dorong Inovasi Riset, SEVIMA Perkenalkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Februari 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia

Pengangguran di Indonesia tercatat sebanyak 7,35 juta orang per November 2025. Angka ini menunjukkan bahwa banyak lulusan sarjana yang kesulitan memperoleh pekerjaan. Hal ini mengindikasikan bahwa kompetensi lulusan belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Namun, alih-alih fokus pada solusi, banyak perguruan tinggi masih terjebak dalam urusan administratif.

Perlu dipahami bahwa perguruan tinggi memiliki berbagai kewajiban seperti menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pelaporan akreditasi, dan bahan ajar. Kondisi ini bertolak belakang dengan visi pemerintah untuk mendorong Kampus Berdampak. Visi tersebut menekankan bahwa institusi pendidikan tidak hanya menyelenggarakan pendidikan, tetapi juga menghasilkan lulusan yang kompeten, riset yang terhilirisasi, dan berkontribusi bagi pembangunan.

Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan kurikulum yang fleksibel. Namun, tanpa infrastruktur teknologi yang memadai, implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) terancam menjadi formalitas.

Sugianto Halim, CEO dan Founder SEVIMA, menjelaskan bahwa akar masalah ada pada kurikulum. “Kurikulum belum akan berubah substansial selama dosen masih terbebani oleh pekerjaan administratif yang bisa diotomasi,” ujarnya.

Solusi dari SEVIMA

Untuk merespons tantangan ini, SEVIMA bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI. Sistem berbasis kecerdasan buatan ini dirancang untuk mengangkat beban administratif dosen sekaligus menjadi akselerator implementasi Kurikulum OBE di level institusi.

Peluncuran dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk “Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education” pada Kamis, 12 Februari 2026, di Rumah Perubahan, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, serta ratusan rektor dan pimpinan perguruan tinggi.

Wapres Gibran mengapresiasi acara yang digelar Sevima. Menurutnya, acara tersebut bisa memperkuat transformasi Pendidikan di Indonesia. “Saya meyakini acara ini dapat menjadi sarana dalam menjalin kolaborasi dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan Pendidikan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia,” ucap Gibran lewat video unggahannya.

Pengembangan SDM Melalui Teknologi

Gibran menegaskan bahwa di tengah tantangan, generasi muda harus dibekali kompetensi dan literasi terkait advanced technology, AI, blockchain, robotik, IoT, dan VR. “Sehingga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan alternatif-alternatif solusi atas permasalahan yang ada saat ini,” ujarnya.

Ini sejalan dengan program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo yang memiliki fokus pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia. “Bapak Presiden selalu menyampaikan bahwa sebagai bangsa yang besar, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar, kita harus mampu menjadi inventor, kita harus mampu menjadi pencipta,” ujarnya.

Hasil Hilirisasi Riset untuk Kampus Berdampak

Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil hilirisasi riset yang didanai Hibah Riset Prioritas Kemdiktisaintek melalui skema Ajakan Industri. Fitur tersebut mampu mengonversi presentasi PowerPoint dan bahan ajar menjadi video pembelajaran secara otomatis, menyusun draf RPS yang terstruktur sesuai framework OBE, serta menghasilkan bank soal ujian yang terpetakan ke taksonomi Bloom dan selaras dengan CPL.

“Pendekatan OBE memiliki dampak luas pada seluruh proses pendidikan, mulai dari perancangan kurikulum hingga metode penilaian yang sesuai. Yang tadinya butuh waktu berminggu-minggu di level program studi, kini bisa dalam hitungan menit, tinggal di-review dan disesuaikan oleh dosen,” tambah Halim.

SEVIMA sendiri memperoleh pendanaan Hiliriset 2025 untuk lima judul riset bersama mitra kampus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Kristen Petra, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dengan ekosistem lebih dari 1.200 perguruan tinggi mitra, hasil riset ini tidak berhenti di publikasi saja, melainkan langsung memiliki jalur distribusi ke dosen dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia, menjadikannya model hilirisasi yang dapat menjadi referensi bagi ekosistem riset nasional.

Inovasi Teknologi di Perguruan Tinggi

Selain Edlink Dosen Pro AI, SEVIMA juga memperkenalkan AI Prediksi Kelulusan Mahasiswa, produk hilirisasi riset kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui program yang sama. Fitur ini mampu mengidentifikasi mahasiswa berisiko drop out berdasarkan pola akademik, sehingga intervensi dini dapat dilakukan sebelum terlambat.

“Standar pendidikan Indonesia dan internasional saat ini sudah mensyaratkan fokus kepada hasil keluaran. Bukan hanya prosesnya. OBE akan memfokuskan kampus untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Dan teknologi AI memungkinkan implementasinya dilakukan secara substansial, bukan sekadar formalitas,” ujar Halim.

Pada kesempatan ini peserta juga menyaksikan demonstrasi langsung rangkaian fitur AI SEVIMA yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga sistem Presensi berbasis AI DeepFace, sebuah ekosistem teknologi yang dirancang untuk mendampingi perguruan tinggi dari desain kurikulum hingga evaluasi dan tata kelola.

Executive Workshop ini bukan yang pertama kali diselenggarakan. Sejak 2023, SEVIMA secara konsisten menggelar forum serupa di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan sejumlah kota lainnya, menjadi agenda rutin yang dinantikan oleh pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia. Setiap penyelenggaraan mengangkat tema yang relevan dengan tantangan terkini dunia pendidikan tinggi, mulai dari digitalisasi kampus, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga implementasi OBE.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?

19 Maret 2026

Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

IBL 2026: Pelita Jaya Menggulingkan Pacific Caesar di Kuningan

19 Maret 2026

Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?

19 Maret 2026

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026

WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?