Kehadiran Gustavo Fernandes di Persebaya Surabaya
Gustavo Fernandes, bek anyar Persebaya Surabaya, masih memiliki rasa lapar dan semangat yang kuat. Ia siap menunjukkan kemampuannya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), tempat Green Force akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (14/2/2026). Debutnya yang sukses di markas Bali United belum membuat Gustavo cepat puas. Justru dari laga tersebut, ia merasa mendapat suntikan energi besar untuk tampil lebih agresif di kandang sendiri.
Persebaya Surabaya tidak hanya membawa pulang tiga poin dari Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026). Laga tersebut juga menjadi momen penting bagi Gustavo Fernandes yang mencatatkan penampilan perdananya di kompetisi resmi bersama Green Force. Masuk pada babak kedua menggantikan Malik Risaldi, Gustavo langsung dipercaya mengisi jantung pertahanan. Ia berduet dengan Leo Lelis dan Risto Mitrevski untuk meredam tekanan agresif Bali United.
Meski baru bermain 44 menit, kontribusi Gustavo langsung terasa nyata. Koordinasinya dengan dua bek senior membuat lini belakang Persebaya Surabaya tampil lebih tenang hingga laga usai. Statistik yang dirangkum menunjukkan bahwa Gustavo mencatatkan tujuh sapuan, dua intersepsi, satu blok tembakan, serta tujuh pemulihan bola dalam waktu bermain yang relatif singkat. Dominasi Gustavo juga terlihat dalam duel-duel udara. Ia terlibat lima duel udara dan memenangkan tiga di antaranya untuk mematahkan upaya serangan lawan.
Meski belum mencatatkan tekel sukses, kehadirannya tetap memberi rasa aman bagi lini pertahanan. Pergerakan membaca arah bola membuatnya sering berada di posisi tepat sebelum bahaya muncul. Dari sisi distribusi, Gustavo memang masih perlu beradaptasi. Akurasi operannya tercatat 36 persen dengan satu operan panjang akurat dari lima percobaan. Statistik tersebut tidak menutup fakta peran utamanya adalah menjaga kedalaman lini belakang.
Dalam konteks laga tandang penuh tekanan, kontribusi defensifnya dinilai sangat krusial. Sentuhan bola Gustavo memang hanya 16 kali. Namun setiap aksinya memiliki dampak langsung dalam menjaga stabilitas permainan Persebaya Surabaya. Kehilangan penguasaan bola yang tercatat sebanyak 10 kali menjadi catatan evaluasi tersendiri. Hal itu wajar mengingat ia masih berada dalam fase adaptasi dengan ritme dan karakter sepak bola Indonesia.
Gustavo sendiri mengaku sangat menikmati momen debut tersebut. Ia merasakan kembali atmosfer pertandingan kompetitif yang sempat lama ia rindukan. “Merupakan kebahagiaan yang besar dapat debut dalam pertandingan hari ini, dan kebahagiaan yang lebih besar lagi dapat pulang dengan kemenangan. Saya sudah merindukan suasana ini dan berada di lapangan membantu tim,” kata Gustavo.
Kemenangan di Bali tidak membuatnya terlena. Fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada laga kandang yang akan dimainkan di hadapan Bonek dan Bonita. GBT menjadi panggung berbeda bagi Gustavo. Dukungan ribuan suporter diyakini mampu memompa semangatnya untuk tampil lebih agresif dan percaya diri.
Bhayangkara FC datang dengan ambisi mencuri poin. Persebaya Surabaya pun tidak ingin momentum positif itu terputus begitu saja. Gustavo memahami laga kandang membawa tuntutan lebih besar. Ia sadar publik Surabaya menanti aksi bek asing baru yang tampil tanpa kompromi.
“Kini saatnya untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan dan berusaha untuk terus berkembang setiap hari,” tandasnya. Pernyataan itu mencerminkan mentalitas pekerja keras yang dibawa Gustavo. Ia tidak ingin hanya dikenal sebagai debutan solid, tetapi sebagai pilar utama pertahanan Persebaya Surabaya.
Pelatih Persebaya Surabaya mendapat opsi tambahan berharga di sektor belakang. Variasi skema bertahan kini lebih fleksibel dengan kehadiran Gustavo. Kolaborasinya dengan Leo Lelis dan Risto Mitrevski berpotensi menjadi kombinasi ideal. Ketiganya memiliki karakter kuat dalam duel fisik dan membaca permainan.
Jika adaptasi berjalan mulus, Gustavo bisa menjadi jawaban atas kebutuhan Persebaya Surabaya akan bek tangguh. Konsistensi menjadi kunci agar performanya terus menanjak. Laga melawan Bhayangkara FC bukan sekadar pertandingan lanjutan. Itu adalah ujian pertama Gustavo di hadapan publik sendiri.
Bila tampil meyakinkan di GBT, kepercayaan diri Gustavo dipastikan melonjak. Ia bisa menjadi figur baru yang dicintai tribun hijau. Persebaya Surabaya pun berharap rasa lapar sang bek berubah menjadi energi positif di lapangan. Gustavo Fernandes siap membuktikan debut solid hanyalah awal dari kisah panjangnya bersama Green Force.



