Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 24 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»BEI Angkat Bicara Soal Kasus PIPA, Suspensi Saham Belum Jadi Pilihan
Ekonomi

BEI Angkat Bicara Soal Kasus PIPA, Suspensi Saham Belum Jadi Pilihan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

PIPA dan Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa tidak akan langsung menghentikan perdagangan saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) setelah adanya penetapan tiga tersangka dalam dugaan tindak pidana pasar modal. Hal ini disampaikan oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, yang menyatakan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Menurutnya, pemeriksaan kasus tersebut telah dilakukan sebelumnya, dan BEI berada pada posisi untuk mendukung tugas aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangannya. Ia menjelaskan bahwa keputusan suspensi tidak dilakukan secara otomatis hanya karena adanya proses hukum. Sebaliknya, BEI akan mencermati dinamika dan pola transaksi terkait saham PIPA.

“Selama informasi material telah diungkapkan dengan benar dan fluktuasi harga masih mencerminkan mekanisme pasar, BEI tidak serta-merta melakukan intervensi maupun suspensi,” ujar Nyoman. Menurutnya, proses suspensi suatu saham akan mempertimbangkan beberapa faktor seperti dinamika perdagangan, kecukupan informasi kepada publik, serta potensi gangguan terhadap keteraturan dan kewajaran pasar.

Pendekatan BEI dalam hal ini bersifat case by case, dengan prioritas utama pada perlindungan investor dan stabilitas pasar. Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil akan selalu didasarkan pada situasi spesifik dan kebutuhan pasar.

Pengembangan Kasus Terbaru

Seperti diketahui, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah resmi menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal terkait PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Ketiga tersangka tersebut berasal dari unsur internal PIPA, serta pihak yang terkait dengan proses penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).

Adapun ketiga tersangka tersebut adalah BH, eks staf Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi Penilaian Perusahaan 3 Bursa Efek Indonesia; DA, selaku financial advisor; serta RE yang menjabat sebagai project manager PIPA dalam proses IPO.

Ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya yang menjerat Direktur Multi Makmur Lemindo Junaedi serta mantan Kepala Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi Penilaian Perusahaan 1 BEI Mugi Bayu. Kasus ini menunjukkan bahwa proses penyelidikan dan penuntutan terhadap pelaku dugaan tindak pidana pasar modal terus berjalan, baik melalui tindakan hukum maupun evaluasi dari lembaga terkait.

Tanggung Jawab dan Keamanan Pasar

Dalam konteks ini, BEI tetap memastikan bahwa semua kebijakan dan tindakan yang diambil selaras dengan prinsip keadilan, transparansi, dan perlindungan terhadap para pemangku kepentingan. Dengan memperhatikan dinamika pasar dan kebutuhan investor, BEI berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara tindakan hukum dan stabilitas pasar.

Tidak hanya itu, BEI juga terus memantau perkembangan kasus-kasus serupa agar dapat memberikan respons yang tepat dan proporsional. Langkah-langkah yang diambil selalu berdasarkan data dan analisis yang akurat, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi para pelaku pasar dan masyarakat luas.

Dengan begitu, BEI menunjukkan komitmennya untuk menjadi lembaga yang profesional dan dapat dipercaya dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pasar modal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa

11 Juli 2026

BEI Evaluasi Aturan Papan Pemantauan Khusus

11 Juli 2026

Bursa Asia Tertekan Selasa (7/7) Akibat Kenaikan Laba Samsung dan Pelemahan Yen

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?