Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 23 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»BI buka opsi lanjut pengalihan utang, Purbaya jamin tidak ada beban bersama
Nasional

BI buka opsi lanjut pengalihan utang, Purbaya jamin tidak ada beban bersama

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Bank Indonesia Buka Opsi Debt Switching untuk APBN 2026

Bank Indonesia (BI) sedang mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan kebijakan debt switching atau penukaran tenor surat utang pemerintah, yang bertujuan untuk memperpanjang nafas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan fiskal yang terus berkembang.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan campur tangan dalam pengambilan keputusan BI terkait kebijakan moneter. Ia juga menolak kemungkinan kembalinya skema burden sharing, yaitu pembagian beban pembiayaan antara pemerintah dan bank sentral.

Purbaya menekankan bahwa kondisi fiskal saat ini jauh lebih kuat dibandingkan masa pandemi Covid-19. Pada masa itu, pemerintah dan BI menggunakan skema burden sharing, termasuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan bunga 0%. Namun, sekarang ia menyatakan bahwa pemerintah mampu menerbitkan obligasi sendiri tanpa perlu intervensi BI.

“Tidak, bank sentral itu independen. Saya cukup kaya, saya bisa menerbitkan obligasi sendiri untuk stabilitas pasar,” ujarnya dalam Indonesia Economic Summit 2026.

Skema Debt Switching Terbuka Lebar

Sebelumnya, BI telah membuka peluang untuk kembali melakukan debt switching dengan pemerintah pada tahun anggaran 2026. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa bank sentral sedang menyusun program moneter secara komprehensif, termasuk menghitung kebutuhan ekspansi likuiditas yang diperlukan pasar.

Dalam skema tersebut, pembelian SBN di pasar sekunder tetap menjadi menu utama, bersama dengan penerbitan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Perry menjelaskan bahwa mekanisme pembelian SBN tersebut tidak menutup kemungkinan menyertakan skema debt switching, yang merupakan praktik sinergi antara BI dan Kementerian Keuangan.

“Debt switching bisa menjadi bagian dari pembelian SBN,” katanya dalam konferensi pers KSSK di Kantor Kemenkeu.

Apa Itu Debt Switching?

Debt switching adalah mekanisme pembelian surat utang lama yang sudah jatuh tempo dengan kompensasi surat utang baru dengan tenor yang lebih panjang. Tujuannya adalah untuk menstabilkan profil jatuh tempo pemerintah dan mengurangi risiko penumpukan utang yang jatuh tempo.

Perry menekankan bahwa langkah ini tetap konsisten dengan arah kebijakan moneter pro-pertumbuhan. Ia juga mengatakan bahwa sudah ada komunikasi awal dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyelaraskan strategi ini.

Namun, Perry belum memberikan detail tentang volume SBN yang akan diserap maupun target debt switching tahun ini. Ia meminta semua pihak bersabar hingga adanya pertemuan tingkat tinggi antara otoritas fiskal dan moneter.

Saran Ekonom: Debt Switching Sebagai Alat Manajemen Risiko

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk. (BNLI), Josua Pardede, menilai bahwa opsi debt switching merupakan langkah rasional di tengah kondisi fiskal yang tidak stabil. Ia menyoroti defisit APBN 2025 yang mencapai Rp695,1 triliun dan keseimbangan primer yang masih negatif.

“Dalam kondisi seperti ini, debt switching bisa membantu mengurangi risiko penumpukan jatuh tempo dan menstabilkan kebutuhan kas pemerintah,” jelasnya.

Namun, Josua mengingatkan bahwa debt switching bukanlah solusi akhir. Mekanisme ini hanya mengubah jadwal pembayaran utang, bukan menghapus utang. Ia menyarankan agar pemerintah dan BI tidak terlalu agresif dalam menerapkannya.

“Jika pasar membaca ini sebagai sinyal ketergantungan pada bank sentral, dampaknya bisa menjadi bumerang berupa kenaikan premi risiko,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa transparansi dan disiplin kebijakan sangat penting agar yield SBN tetap kompetitif. Pemerintah dan BI perlu menetapkan batas dan tujuan yang terukur agar tidak terjadi kesalahpahaman di pasar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Inggris Tuduh Iran Serang di Selat Hormuz, 3 Kapal Jadi Korban

11 Juli 2026

Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan atas Penurunan Stunting Jatim 14,7 Persen

11 Juli 2026

Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?