Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Hackathon Pusdatin Kemendikdasmen: Inovasi Maksimal untuk Aplikasi Rumah Pendidikan
Teknologi

Hackathon Pusdatin Kemendikdasmen: Inovasi Maksimal untuk Aplikasi Rumah Pendidikan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Transformasi Digital Pendidikan di Indonesia Melalui Hackathon Rumah Pendidikan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) telah menyelenggarakan acara Hackathon Rumah Pendidikan yang berhasil menghasilkan belasan pemenang dari berbagai jenjang pendidikan. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pendidikan serta mendorong lahirnya inovasi gim edukasi berbasis teknologi untuk mendukung optimalisasi super aplikasi Rumah Pendidikan.

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menjelaskan bahwa Hackathon Rumah Pendidikan 2025 yang baru saja diselenggarakan dilakukan untuk mengoptimalkan ratusan aplikasi dan layanan digital yang perlu terus diperkuat pemanfaatannya oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa jika tidak dioptimalkan, maka kualitas layanan publik akan menurun dan biaya pengembangan menjadi lebih mahal.

“Hackathon kami adakan sebagai wadah berbagai kalangan menciptakan ide, solusi, dan prototipe teknologi pendidikan yang berdampak nyata ke pengembangan super aplikasi Kemendikdasmen, Rumah Pendidikan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, pelaksanaan hackathon menjadi salah satu strategi mendorong partisipasi berbagai kalangan dalam pengembangan teknologi pendidikan yang berdampak nyata bagi ekosistem Rumah Pendidikan. Peserta yang diundang berasal dari elemen pengajar dan murid dari jenjang PAUD, SD dan sederajat, SMP dan sederajat, SMA dan sederajat, serta SMK dan sederajat.

Selain itu, ajang tersebut diselenggarakan guna hadirnya kolaborasi yang mendorong peserta Hackhaton dalam merancang, mengembangkan, dan mendemonstrasikan solusi pembelajaran berbasis teknologi. Hasilnya, ada 615 proposal karya yang telah diunggah oleh peserta, dengan setiap proposal terdiri dari dua karya. Dari jumlah tersebut, tersaring hasil penjurian sebanyak 50 proposal karya terbaik yang masuk tahap wawancara serta penilaian akhir.

Pemenang Hackathon Rumah Pendidikan Berdasarkan Jenjang

Adapun pemenang utamanya untuk jenjang PAUD diraih oleh TK Surya Buana dari Provinsi Jawa Timur, TK IT Al-Bushra Hasyimiyah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan PAUD Satu Al Umm Barabai, Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk jenjang SD, pemenangnya adalah SDN 3 Sukahurip Jabar, SD Negeri Kradenan 01 Jateng, dan SDN Soekaraja Kidul, Jateng. Sedangkan untuk jenjang SMP, pemenangnya adalah SMP Islam As Shofa Riau, SMP Negeri 1 Nglipar, DI Yogyakarta, dan SMP Negeri 4 Satu Atap Kragan, Jateng.

Kemudian untuk jenjang SMA, pemenangnya adalah SMA Negeri 6 Bandung, Jabar, SMA Negeri 75 Jakarta, SMA 1 Bintan Pesisir, Kepulauan Riau. Sementara untuk jenjang SMK, pemenangnya adalah SMK Telkom Banjarbaru, Kalimantan Selatan, SMK IT As-Syifa Boarding School, Jabar, dan SMK Negeri 2 Bangkalan, Jatim.

Inovasi yang Dihasilkan dari Hackathon

Yudhis, sapaan akrab Yudhistira Nugraha, menjelaskan bahwa karya yang juara sangat menarik. Contohnya, TK Surya Buana Jatim usulkan solusi dari masalah klasik pembelajaran PAUD, yakni anak cepat bosan jika belajar hanya melalui ceramah atau gambar statis. Mereka lalu merancang gim yang dirancang sebagai petualangan di dunia hutan, di mana anak belajar melalui suara, visual, dan gerakan tubuh.

Contoh lainnya dari jenjang SMK, Tim Skatel Game Squad SMK Telkom Banjarbaru menghadirkan dua gim edukasi interaktif berbasis permainan aktif untuk pembelajaran Dasar-dasar TJKT, yaitu IoT Survival dan Jukung Cyber Race. Keduanya dirancang guna menjawab persoalan abstraknya materi teknis IoT serta jaringan LAN WAN pada siswa kelas X.

IoT Survival mengemas pembelajaran Internet of Things dalam format gim survival 3D sementara Jukung Cyber Race memadukan mekanisme balapan perahu khas Kalimantan Selatan dengan soal jaringan berbasis kecepatan berpikir.

Komitmen Kemendikdasmen dalam Pengembangan Inovasi

Kemendikdasmen melalui Pusdatin menegaskan komitmennya terus mengembangkan inovasi terbaik hasil Hackathon Rumah Pendidikan, termasuk gim edukasi interaktif dari berbagai jenjang pendidikan agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar digital yang terintegrasi dalam super aplikasi Rumah Pendidikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?