Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Februari 2026
Trending
  • Honda CT125 Murah, Tapi Mirip Banget! Hanya Rp 23 Jutaan!
  • Kinerja Kuat, Pegadaian Cetak Laba Bersih 8,34 Triliun pada 2025
  • Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming
  • Jenderal Myanmar Usir Diplan Timor Leste, Apa yang Terjadi?
  • Kisah ibu di Tangsel yang takut melawan saat anaknya diperkosa
  • Indeks Korupsi RI 2025 Turun, Mahfud: Dampak pada Ekonomi
  • Waktu dan Cara Ziarah Kubur di Ramadan 2026, TPU Kendari Sulawesi Tenggara
  • 5 Alasan Konsistensi Brand Membuat Pelanggan Setia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Bisakah Oli Mesin Diesel Digunakan untuk Mobil Bensin?
Ragam

Bisakah Oli Mesin Diesel Digunakan untuk Mobil Bensin?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perbedaan Oli Mesin Diesel dan Bensin

Pertanyaan mengenai penggunaan oli mesin diesel untuk mobil bermesin bensin sering kali muncul di kalangan pemilik kendaraan yang ingin memberikan perlindungan maksimal pada mesin. Banyak orang beranggapan bahwa oli diesel dengan kandungan deterjen tinggi bisa membersihkan kerak karbon dalam mesin bensin lebih efektif dibandingkan pelumas standar. Namun, penggunaan oli secara sembarangan tanpa memahami spesifikasi teknis dapat membawa risiko jangka panjang bagi kesehatan mesin.

Meskipun secara fisik kedua jenis oli ini terlihat serupa sebagai cairan pelumas, terdapat perbedaan formulasi kimia yang sangat mendasar. Oli diesel dirancang khusus untuk menghadapi karakteristik pembakaran solar, sedangkan oli bensin dirancang untuk bahan bakar bensin. Berikut beberapa perbedaan utama antara kedua jenis oli tersebut:

1. Perbedaan Kandungan Aditif dan Tingkat Kekentalan



Perbedaan utama antara oli mesin diesel dan bensin terletak pada paket aditif yang terkandung di dalamnya. Oli diesel dirancang untuk menangani hasil pembakaran solar yang menghasilkan lebih banyak jelaga (soot) dan asam. Oleh karena itu, oli diesel memiliki kandungan deterjen dan dispersan yang lebih tinggi untuk mengikat partikel kotoran agar tidak mengendap. Sebaliknya, mesin bensin tidak menghasilkan jelaga sebanyak itu, sehingga formulasi olinya lebih fokus pada ketahanan terhadap oksidasi dan suhu tinggi.

Selain aditif, tingkat viskositas atau kekentalan oli diesel umumnya lebih tinggi dibandingkan oli mobil bensin modern yang cenderung encer guna mengejar efisiensi bahan bakar. Penggunaan oli yang terlalu kental pada mesin bensin dapat menghambat sirkulasi pelumasan, terutama saat mesin baru dinyalakan. Beban kerja pompa oli akan menjadi lebih berat, yang pada akhirnya dapat menurunkan performa mesin dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena gesekan antar komponen yang meningkat.

2. Efek Negatif pada Komponen Emisi Katalitik Konverter



Salah satu risiko paling serius saat menggunakan oli diesel pada mobil bensin adalah potensi kerusakan pada sistem pengendalian emisi atau catalytic converter. Oli mesin diesel mengandung kadar zink dan fosfor (sering disebut ZDDP) yang lebih tinggi untuk melindungi komponen mesin dari keausan akibat tekanan kompresi tinggi. Meskipun perlindungan ini terdengar baik, bagi mesin bensin, kandungan fosfor yang berlebih dapat meracuni logam mulia di dalam konverter katalitik.

Paparan gas buang yang mengandung residu fosfor tinggi akan menyumbat pori-pori katalisator, sehingga fungsinya untuk menyaring gas beracun menjadi tidak efektif. Jika komponen ini rusak, pemilik kendaraan harus mengeluarkan biaya perbaikan yang sangat mahal untuk penggantian unit. Selain itu, mobil bensin modern dengan standar emisi tinggi membutuhkan oli dengan kadar abu sulfat yang rendah agar tidak menyumbat sistem pembuangan yang semakin sensitif terhadap kontaminasi kimia.

3. Batasan Penggunaan Melalui Standarisasi API Service



Langkah paling aman untuk mengetahui apakah sebuah oli bisa digunakan secara silang adalah dengan melihat kode API (American Petroleum Institute) pada kemasan. Oli yang dirancang untuk mesin bensin menggunakan kode awalan “S” (Spark Ignited), sementara oli diesel menggunakan awalan “C” (Compression Ignited). Namun, terdapat jenis oli “Universal” atau Dual-Rated yang mencantumkan kedua kode tersebut, misalnya API SN/CF, yang berarti pelumas tersebut telah diuji dan aman digunakan untuk kedua jenis mesin.

Jika sebuah pelumas diesel hanya mencantumkan kode “C” tanpa ada kode “S”, maka penggunaan pada mobil bensin sangat tidak disarankan. Produsen kendaraan selalu menyarankan penggunaan spesifikasi yang tepat guna menjaga masa garansi dan umur teknis mesin. Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi secara terus-menerus dapat memicu penumpukan kerak di area katup dan ring piston pada mesin bensin, yang justru bertolak belakang dengan niat awal untuk membersihkan mesin melalui kandungan deterjen oli diesel.

Kenapa Asap Mesin Diesel Berwarna Hitam Pekat?

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Honda CT125 Murah, Tapi Mirip Banget! Hanya Rp 23 Jutaan!

20 Februari 2026

5 Alasan Konsistensi Brand Membuat Pelanggan Setia

20 Februari 2026

Honda Beat 2026 Hadir, Skutik 110 cc Tampil Lebih Urban dan Sporty

20 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Honda CT125 Murah, Tapi Mirip Banget! Hanya Rp 23 Jutaan!

20 Februari 2026

Kinerja Kuat, Pegadaian Cetak Laba Bersih 8,34 Triliun pada 2025

20 Februari 2026

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan 19 Februari 2026: Head-to-Head & Live Streaming

20 Februari 2026

Jenderal Myanmar Usir Diplan Timor Leste, Apa yang Terjadi?

20 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?