Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 10 Juni 2026
Trending
  • 4 Tokoh Ini Akan Dilantik Prabowo Besok, Siapa Pengganti Silmy Karim?
  • Jadwal Balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP Hungaria 2026 Hari Ini: Live TV Veda Ega Pratama vs Marc Marquez
  • 3 Siswa HP Ditahan Sampai Ujian Selesai, Cara Sekolah di Tanahlaut Jaga Disiplin Digital
  • Raymond/Joaquin jadi andalan BNI-PBSI ke final Indonesia Open 2026
  • Bocor! Mengapa Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
  • Jawaban Paket 25 Soal BTQ Kelas 3 Semester 2: Pilihan Ganda dan Esai
  • Lima Tahun Setelah Euro 2020, Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan
  • 7 destinasi alam Lampung yang mempesona dan menenangkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Noken Pelangi Bawa Harapan Peningkatan Ekonomi Warga Walak Jayawijaya
Ekonomi

Noken Pelangi Bawa Harapan Peningkatan Ekonomi Warga Walak Jayawijaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peresmian Sekretariat Noken Pelangi di Kampung Manda

Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, melakukan pengguntingan pita untuk meresmikan Sekretariat Noken Pelangi di Kampung Manda. Noken Pelangi ini merupakan salah satu ciri khas dari Suku Walak, yang berasal dari rajutan atau anyaman benang dengan berbagai warna yang menggambarkan pelangi.

Noken Pelangi ini menjadi identitas khas bagi warga Suku Walak, yang terdiri dari tiga sub-suku yaitu Suku Walak Mbarlima, Suku Walak Iiluga Wologa, dan Suku Walak Ergarayam. Produk Noken Pelangi ini tidak hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari, seperti membawa barang atau hasil pertanian.

Latar Belakang Peresmian

Peresmian Sekretariat Noken Pelangi di Kampung Manda berlangsung di tengah cuaca dingin yang menusuk tulang. Namun, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme ratusan warga yang hadir dalam acara tersebut. Kampung Manda terletak di Distrik Bugi, sekitar 35 kilometer dari ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Wamena.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, bersama para Kepala OPD, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua I DPRD, serta anggota DPRK Jayawijaya. Selain itu, hadir juga masyarakat Suku Walak dari lima distrik, yaitu Bugi, Mbipiri, Manda, Wolo, dan Yalengga.

Ciri Khas Noken Pelangi

Noken Pelangi dibuat dengan bahan benang berwarna-warni, sehingga menonjolkan keunikan dibandingkan noken tradisional yang biasanya menggunakan serat kayu. Proses pembuatan Noken Pelangi memakan waktu sekitar satu hingga dua hari, tergantung kompleksitas desain.

Warna-warna pelangi pada Noken Pelangi melambangkan persatuan, harapan, dan jati diri orang Walak. Produk ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, menyampaikan bahwa Noken Pelangi diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di lima distrik dan sekitarnya.

Dukungan Pemerintah

Selain peresmian Sekretariat Noken Pelangi, pemerintah juga menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat dari lima distrik. Bantuan ini adalah bagian dari program ketahanan pangan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Bupati, penyaluran beras ini merupakan jatah Desember yang terlambat karena keterbatasan transportasi udara. Kini, bantuan tersebut telah lengkap dan siap dibagikan kepada masyarakat.

Pentingnya Pelestarian Tradisi Anyaman Noken

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayawijaya, Yulius Huby, menekankan pentingnya pelestarian tradisi anyaman noken di wilayah ini. Menurutnya, pelestarian noken sangat penting, terutama bagi mama-mama dan gadis-gadis yang memiliki kemampuan menganyam.

Ia menegaskan bahwa mereka perlu mengetahui teknik anyaman tradisional maupun modernisasi yang bisa dikembangkan. Noken Pelangi, yang telah dikembangkan oleh mama-mama di Walak, menjadi contoh sukses dalam pengembangan UMKM lokal.

Yulius Huby menjelaskan bahwa noken memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat lokal. “Noken itu untuk mengisi semua, segala kepentingan ada di dalam dulu kemudian kita kembangkan,” ujarnya.

Sejarah Suku Walak

Suku Walak tinggal di kawasan Lembah Kobagma, Ilugwa, Eragayam, Wolo, dan Yalengga serta di pinggir Sungai Mamberamo. Suku ini terbagi menjadi tiga sub-suku yaitu Suku Walak Mbarlima, Suku Walak Iiluga Wologa, dan Suku Walak Ergarayam.

Selain itu, Suku Walak memiliki enam wilayah adat yang dibagi antara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah. Kabupaten Jayawijaya memiliki dua wilayah adat yaitu Wodlo dan Mbalima, sedangkan Kabupaten Mamberamo Tengah memiliki empat wilayah adat yaitu Eragayam, Winam, Ilugwa, dan Telegai.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Raymond/Joaquin jadi andalan BNI-PBSI ke final Indonesia Open 2026

10 Juni 2026

Sarwendah Akui Mudah Raup Rp200 Juta, Penghasilan Bulanan Eks Ruben Onsu dari Live Tembus Rp1,43 Miliar

10 Juni 2026

Dukung Perkembangan Anak dengan Lomba Mewarnai Edukatif dan Menyenangkan

9 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

4 Tokoh Ini Akan Dilantik Prabowo Besok, Siapa Pengganti Silmy Karim?

10 Juni 2026

Jadwal Balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP Hungaria 2026 Hari Ini: Live TV Veda Ega Pratama vs Marc Marquez

10 Juni 2026

3 Siswa HP Ditahan Sampai Ujian Selesai, Cara Sekolah di Tanahlaut Jaga Disiplin Digital

10 Juni 2026

Raymond/Joaquin jadi andalan BNI-PBSI ke final Indonesia Open 2026

10 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?