Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Warga Denmark Boyikot Produk AS dengan Aplikasi
    Ekonomi

    Warga Denmark Boyikot Produk AS dengan Aplikasi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Aplikasi Pemindai Produk Meningkatkan Kesadaran Konsumen di Denmark

    Di tengah ketegangan diplomatik antara Denmark dan Amerika Serikat (AS), warga Denmark semakin memanfaatkan aplikasi ponsel untuk memboikot produk asal negara tersebut. Langkah ini muncul sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Presiden AS, Donald Trump, khususnya terkait ancamannya terhadap Denmark atas isu Greenland.

    Aplikasi yang digunakan oleh warga Denmark memungkinkan pengguna memindai kode batang (barcode) untuk mengidentifikasi asal suatu produk. Jika barang berasal dari AS, akan ditandai dengan simbol silang merah, sementara alternatif dari negara lain diberi tanda centang hijau. Gerakan ini cepat mendapat dukungan luas, mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Kopenhagen dan Washington.

    Aplikasi UdenUSA Puncaki App Store Denmark

    Aplikasi UdenUSA (NonUSA) menempati posisi teratas di App Store Denmark setelah melonjak dari peringkat keenam. Bahkan, aplikasi ini berhasil mengungguli beberapa aplikasi populer seperti chatbot AI. Pengguna dapat memindai barcode untuk mengetahui asal negara suatu produk. Barang asal AS ditandai dengan simbol silang merah, sedangkan alternatif dari negara lain diberi tanda centang hijau.

    Salah satu produk yang disorot adalah Diet Coke, minuman favorit Presiden AS Donald Trump, yang menerima tanda silang merah dan disarankan untuk dikembalikan ke rak. Aplikasi serupa bernama Made O’Meter juga tengah naik daun di kawasan Nordik, menempati peringkat kelima setelah mengalami lonjakan pengguna hingga 1.400 persen sejak Trump menyinggung isu Greenland dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos.

    Pengembang UdenUSA, Jonas Pipper, menjelaskan bahwa aplikasinya dirancang sebagai alat dalam perang dagang konsumen yang membantu warga Denmark menyuarakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan AS. “Kami ingin masyarakat biasa memiliki cara untuk menunjukkan pesan politik mereka melalui pilihan belanja,” ujar Pipper.

    Boikot Produk AS Dipicu Pernyataan Trump Soal Pembelian Greenland

    Gelombang boikot terhadap produk AS di Denmark dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump pada awal Januari 2026, yang kembali menyatakan keinginannya membeli Greenland dari Denmark dengan alasan keamanan nasional menghadapi China dan Rusia. Pernyataan itu memicu kemarahan publik di Denmark, yang merasa didominasi secara politis dan ekonomi oleh Washington.

    Sebagai bentuk protes, banyak warga beralih menggunakan aplikasi pemindai produk seperti UdenUSA untuk menghindari barang asal AS, termasuk merek populer seperti Coca-Cola yang didistribusikan oleh Carlsberg di Denmark. Gerakan boikot ini juga meluas ke pembatalan perjalanan wisata ke AS serta penghentian langganan layanan streaming seperti Netflix, meski dampak ekonominya relatif kecil mengingat impor makanan asal AS hanya mencakup sekitar 1 persen dari konsumsi Denmark.

    Menariknya, kecaman terhadap Trump tidak hanya datang dari publik, tetapi juga dari kalangan politik. Partai Rakyat Denmark yang dikenal pro-Trump pun ikut mengkritik keras. Anggota Parlemen Eropa dari partai tersebut, Anders Vistisen, bahkan mengucapkan kata kasar kepada Trump di Parlemen Eropa, hingga mendapat teguran resmi.

    Aplikasi Boikot Jadi Sarana Ekspresi Kemarahan Warga Terhadap Kebijakan Trump

    Meski gerakan boikot produk AS di Denmark dinilai sulit diterapkan karena banyak barang asal AS diproduksi secara lokal, aplikasi seperti UdenUSA dan Made O’Meter tetap menjadi sarana penting bagi warga untuk mengekspresikan ketidakpuasan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump. Aplikasi tersebut memberikan transparansi kepada konsumen soal asal produk dan dianggap sebagai saluran simbolis untuk menyuarakan protes publik.

    Pencipta Made O’Meter dari perusahaan pemasaran InboundCPH, Ian Rosenfeldt, mengatakan bahwa sejak Trump kembali mengangkat isu pembelian Greenland, jumlah unggahan foto produk di versi aplikasi dan peramban telah mencapai sekitar 20 ribu. Sementara itu, UdenUSA tengah disiapkan untuk versi bahasa Jerman dan Inggris serta peluncuran di sistem Android, sedangkan Made O’Meter sudah tersedia lintas platform.

    Ekonom dari Danske Bank, Louise Agstrø Hansen, menilai dampak boikot terhadap sektor makanan relatif kecil, namun akademisi Pelle Guldborg Hansen dari Roskilde University berpendapat bahwa emosi publik berperan besar. “Banyak orang merasa marah dan ingin melakukan sesuatu, sekecil apa pun,” ujarnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?