Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Maret 2026
Trending
  • Daftar Harga HP Realme Lebaran 2026: P4, C85 Pro, 15 Pro, C71, C53
  • Marc Marquez bangkit di MotoGP 2026 Brasil, lomba sprint jadi kesempatan pulih
  • 25 desain ruang tamu minimalis yang instagenik
  • Artis Rayakan Lebaran Pertama sebagai Pasangan, Luna Maya hingga Al Ghazali
  • 5 Langkah Cepat Pulihkan Dompet dalam 14 Hari Pasca-Lebaran
  • Iran Gantung 3 Demonstran di Qom, Dunia Kecam Penindasan dan Pelanggaran HAM
  • Kemeriahan Idul Fitri
  • Kalender Liturgi Katolik: Perayaan St Turibius Mogrovejo, Senin 23 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Lupakan Ponsel? OpenAI Siapkan “Inti Ketiga” Berbasis Suara, Mini, Bawa Kemana Saja
Teknologi

Lupakan Ponsel? OpenAI Siapkan “Inti Ketiga” Berbasis Suara, Mini, Bawa Kemana Saja

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perangkat Keras OpenAI: Langkah Baru dalam Dunia AI

OpenAI, perusahaan yang dikenal dengan model AI di cloud dan aplikasi ChatGPT, kini mengambil langkah besar dengan memperluas cakupan bisnisnya ke dunia benda fisik. Ini bukan sekadar pembaruan aplikasi, melainkan rencana untuk masuk ke pasar perangkat keras yang membutuhkan rantai pasok dan pabrik.

Langkah ini terdengar sederhana, namun skalanya sangat besar. Sebelumnya, OpenAI dikenal sebagai penyedia layanan AI melalui ponsel dan laptop. Kini, mereka ingin membawa AI ke benda-benda yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga pengguna dapat mengakses teknologi tersebut dengan lebih mudah dan praktis.

Salah satu tanda jelas dari rencana ini adalah pernyataan Chris Lehane, Kepala Kebijakan Global OpenAI, yang menyampaikan target waktu peluncuran di Forum Davos. Dalam forum tersebut, disebutkan bahwa rencana perangkat keras OpenAI akan diluncurkan pada paruh kedua 2026. Namun, jadwal ketersediaan di toko belum ditentukan secara pasti.

Kapan Perangkat Akan Diluncurkan?

Meskipun target unjuk gigi perdana diarahkan ke akhir 2026, penjualan komersial kemungkinan akan berlangsung pada awal 2027. Hal ini mengikuti ritme produksi perangkat fisik yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama sebelum dipasarkan.

Mengapa OpenAI Ingin Memiliki “Benda”?

Tujuan utama dari langkah ini adalah memperluas cara manusia mengakses AI. Selama ini, akses utamanya masih melalui ponsel dan laptop. Dengan adanya perangkat khusus, OpenAI bisa mengontrol pengalaman pemakaian dari ujung ke ujung, bukan hanya “menumpang” di ekosistem orang lain.

Kolaborasi Altman dan Jony Ive Jadi Mesin Utama

Di balik proyek ini, dua nama yang tidak bisa diabaikan adalah Sam Altman dan Jony Ive. OpenAI disebut telah mengakuisisi startup perangkat AI milik Jony Ive, yaitu io. Nilai akuisisi ini mencapai sekitar 6,5 miliar dolar atau sekitar Rp108.511.000.000.000. Akuisisi ini memadukan kemampuan AI OpenAI dengan pengalaman desain industri dari studio LoveFrom.

Tim Bertambah, Rekrut Eks Insinyur Apple

Kolaborasi ini juga diperkuat oleh perekrutan talenta teknis. Salah satu nama yang muncul adalah Janum Trivedi, yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan fitur di iPadOS. Penambahan personel seperti ini menunjukkan bahwa fase kerja sudah bergerak dari konsep ke eksekusi produk.

Konsep Produk: Utamakan Suara

Perangkat yang sedang dikembangkan ini digambarkan sebagai pelengkap, bukan pengganti ponsel atau laptop—sebagai “inti ketiga” dalam rutinitas komputasi. Fokusnya adalah mengurangi ketergantungan pada layar dan notifikasi yang terus meminta perhatian.

Screenless, Audio-Centric, dan Bisa Dipakai

Beberapa rumor menyebutkan bahwa perangkat ini tidak memiliki layar tradisional dan mengandalkan interaksi suara. Oleh karena itu, penguatan kemampuan audio menjadi bagian penting, mulai dari memahami ucapan hingga merespons secara alami.

Bentuknya disebut kecil: bisa wearable, bisa masuk saku, dengan kemungkinan format seperti pin, earpiece, perangkat meja, atau bahkan “pena AI”. Nama kode yang beredar justru terdengar ringan, seperti Gumdrop atau Sweetpea. Di balik sebutan itu, idenya serius: perangkat yang dapat “mendengar” konteks sekitar, lalu membantu tanpa perlu kamu menatap layar lama-lama.

Jika skenario ini berjalan, tantangannya bukan hanya kecanggihan model, tetapi juga bagaimana perangkat memahami situasi dengan aman dan akurat.

Soal produksi, nama Foxconn ikut disebut sebagai kandidat kuat perakitnya. Foxconn dikenal sebagai manufaktur skala besar untuk perangkat konsumen, termasuk yang pernah mengisi kantong jutaan orang di seluruh dunia. Produksi juga dikabarkan dipertimbangkan di luar Tiongkok, dengan opsi seperti Vietnam atau Amerika Serikat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Daftar Harga HP Realme Lebaran 2026: P4, C85 Pro, 15 Pro, C71, C53

24 Maret 2026

Tidak akan menyesal membeli Xiaomi Pad 8 di Blibli dengan harga promo karena 4 fitur produktivitas hebat

24 Maret 2026

Samsung A05s Kamera 50MP, Harga Rp2 Juta di Lebaran 2026

24 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Daftar Harga HP Realme Lebaran 2026: P4, C85 Pro, 15 Pro, C71, C53

24 Maret 2026

Marc Marquez bangkit di MotoGP 2026 Brasil, lomba sprint jadi kesempatan pulih

24 Maret 2026

25 desain ruang tamu minimalis yang instagenik

24 Maret 2026

Artis Rayakan Lebaran Pertama sebagai Pasangan, Luna Maya hingga Al Ghazali

24 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?