Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Penerbitan Saham Multivision (RAAM) Senilai 1,36 Miliar, Targetkan 50 Bioskop Baru
  • Toyota akan meluncurkan SUV listrik coupe di Eropa
  • 5 Hal yang Membuat Phantom Lawyer Berbeda dari Drakor Hukum Lainnya
  • Jadwal Haji Indonesia Tetap, Gelombang 1 Berangkat 22 April
  • Pembaruan Transfer Liga Italia: Inter Milan Incar Manu Kone dari AS Roma
  • Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, Geopix Minta Pemerintah Bertindak Tegas
  • Jadwal Kapal Gunung Dempo 2026: Rute Tanjung Priok, Sorong, Jayapura
  • Rekomendasi tempat hiking: Gunung Gajah Mungkur di Sukoharjo cocok untuk pemula
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tingkat pengangguran tertinggi di Jawa Barat terkait wilayah industri UMK paling besar
Nasional

Tingkat pengangguran tertinggi di Jawa Barat terkait wilayah industri UMK paling besar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Paradoks Investasi dan Pengangguran di Jawa Barat

Jawa Barat, yang terkenal sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia, masih menghadapi tantangan besar dalam menurunkan tingkat pengangguran. Meski memiliki kawasan industri yang luas dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang tinggi, angka pengangguran di wilayah ini tetap berada di atas rata-rata nasional.

Fenomena Menarik di Kawasan Industri

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa wilayah dengan investasi besar dan UMK tinggi justru memiliki tingkat pengangguran tertinggi. Contohnya adalah Bekasi, yang merupakan kawasan industri utama di Jawa Barat. Meskipun memiliki banyak kesempatan kerja, wilayah ini masih mengalami peningkatan angka pengangguran. Hal ini menunjukkan adanya ketimpangan antara investasi dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Perbedaan Wilayah di Jawa Barat

Perbedaan signifikan terlihat antara kawasan industri di utara dan pusat Jawa Barat dengan wilayah agraris dan wisata di selatan. Wilayah-wilayah di utara dan pusat lebih maju secara ekonomi, sementara wilayah selatan masih menghadapi tantangan dalam menyerap tenaga kerja.

Tingkat Pengangguran di Kabupaten dan Kota Jawa Barat

Berdasarkan data BPS tahun 2025, tingkat pengangguran di Jawa Barat mencapai 6,77 persen, yang lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 4,8 hingga 5,3 persen. Berikut daftar tingkat pengangguran di kabupaten dan kota Jawa Barat dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. Bekasi – 8,78 persen
  2. Kota Cimahi – 8,75 persen
  3. Kota Sukabumi – 8,19 persen
  4. Karawang – 7,99 persen
  5. Kota Bogor – 7,95 persen
  6. Bogor – 7,69 persen
  7. Kuningan – 7,59 persen
  8. Purwakarta – 7,54 persen
  9. Kota Bekasi – 7,33 persen
  10. Sukabumi – 7,23 persen
  11. Kota Bandung – 7,22 persen
  12. Subang – 6,80 persen
  13. Bandung – 6,68 persen
  14. Bandung Barat – 6,60 persen
  15. Garut – 6,54 persen
  16. Kota Depok – 6,52 persen
  17. Indramayu – 6,47 persen
  18. Kota Tasikmalaya – 6,43 persen
  19. Cirebon – 6,42 persen
  20. Kota Cirebon – 6,41 persen
  21. Cianjur – 6,17 persen
  22. Sumedang – 6,08 persen
  23. Kota Banjar – 5,26 persen
  24. Ciamis – 4,08 persen
  25. Tasikmalaya – 3,69 persen
  26. Majalengka – 3,62 persen
  27. Pangandaran – 1,91 persen

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran

Beberapa faktor menyebabkan tingkat pengangguran di Jawa Barat tetap tinggi meskipun investasi mencapai rekor. Antara lain adalah populasi yang besar, magnet migrasi, otomasi industri, dan ketimpangan wilayah. Selain itu, banyaknya investasi belum mampu menyerap seluruh jumlah angkatan kerja.

Harapan Gubernur Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berharap investasi senilai Rp296,8 triliun dapat menjadi peluang untuk menyerap tenaga kerja lokal. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa investasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi warga setempat, bukan hanya bagi mesin atau pekerja dari luar daerah.

Capaian Investasi Jawa Barat

Jawa Barat menjadi provinsi peringkat pertama dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia pada tahun 2025. Total investasi mencapai Rp296,8 triliun, atau 15,4 persen dari total investasi nasional. Jawa Barat juga menjadi pemimpin dalam investasi asing (PMA), dengan nilai USD9,2 miliar, atau 16,3 persen dari total PMA nasional.

Daftar 5 Provinsi dengan Investasi Tertinggi

Berikut adalah daftar 5 provinsi dengan investasi tertinggi di Indonesia:

  1. Jawa Barat – Rp296,8 triliun (15,4 persen)
  2. DKI Jakarta – Rp270,9 triliun (14,0 persen)
  3. Jawa Timur – Rp145,1 triliun (7,5 persen)
  4. Banten – Rp130,2 triliun (6,7 persen)
  5. Sulawesi Tengah – Rp127,2 triliun (6,6 persen)

Dengan capaian ini, Jawa Barat diharapkan dapat memperbaiki kondisi ekonomi dan menurunkan tingkat pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja yang lebih baik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penerbitan Saham Multivision (RAAM) Senilai 1,36 Miliar, Targetkan 50 Bioskop Baru

31 Maret 2026

Jadwal Kapal Gunung Dempo 2026: Rute Tanjung Priok, Sorong, Jayapura

31 Maret 2026

Jadwal Haji Indonesia Tetap, Gelombang 1 Berangkat 22 April

31 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penerbitan Saham Multivision (RAAM) Senilai 1,36 Miliar, Targetkan 50 Bioskop Baru

31 Maret 2026

Toyota akan meluncurkan SUV listrik coupe di Eropa

31 Maret 2026

5 Hal yang Membuat Phantom Lawyer Berbeda dari Drakor Hukum Lainnya

31 Maret 2026

Jadwal Haji Indonesia Tetap, Gelombang 1 Berangkat 22 April

31 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?