Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi
  • Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok
  • Bupati Ketapang Alex minta kuota Pertalite ke SPBU tak dikurangi, antrean BBM jadi sorotan
  • Profil Kombes Christian Tobing Kapolresta Sidoarjo yang dimutasi ke SSDM Polri, ini prestasinya
  • Masih berlaku promo Superindo Jabodetabek & Palembang, banjir diskon produk
  • DPR desak penanganan serius korban keracunan MBG, siswi usia 16 tahun di Karo diduga hilang ingatan
  • Prediksi skor Villarreal vs Napoli: I Partenopei berburu poin di Estadio de la Cerámica
  • Renungan Katolik Selasa 13 Oktober 2026, Jangan hanya tampak baik di luar tetapi bersihkanlah hatimu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»InJourney Tantangan Transformasi 7 Bandara di 2026, Tiru Kesuksesan Soeta dan Ngurah Rai
Pariwisata

InJourney Tantangan Transformasi 7 Bandara di 2026, Tiru Kesuksesan Soeta dan Ngurah Rai

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney memiliki rencana besar untuk mengubah 5 hingga 7 bandara utama di Indonesia pada tahun 2026. Transformasi ini akan dimulai dengan memperbaiki layanan dan infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai sebagai proyek percontohan.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menjelaskan bahwa transformasi ini adalah kelanjutan dari upaya pembenahan bisnis yang telah dilakukan selama tiga hingga empat tahun terakhir. Perbaikan mencakup berbagai aspek seperti keuangan, tata kelola, dan model bisnis.

“Kami mulai dengan memperbaiki dasar-dasar dari semua aset, baik dari sisi bisnis maupun keuangan. Sebagai sebuah korporasi, kami harus memiliki tanggung jawab, profitabilitas, dan tata kelola yang baik,” ujar Maya dalam konferensi pers ‘4 Tahun InJourney: Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia’, di Jakarta, Senin (19/1).

Maya menambahkan bahwa InJourney telah melakukan penyehatan keuangan di seluruh anak usaha agar memiliki modal yang cukup untuk mendukung pembangunan dan transformasi berkelanjutan. Setelah fundamental dinilai kuat dan model bisnis berjalan secara berkelanjutan, perseroan masuk ke fase akselerasi transformasi.

“Setelah evaluasi dasar selesai dan model bisnis sudah berjalan secara berkelanjutan, barulah kami bisa melakukan transformasi secara lebih cepat,” katanya.

Sektor bandara menjadi fokus utama transformasi InJourney. Saat ini, InJourney mengelola sekitar 37 bandara di Indonesia melalui penggabungan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II menjadi Angkasa Pura Indonesia. Melalui model engineering airport, perseroan melakukan standarisasi layanan bandara, mulai dari kebersihan, kualitas layanan, hingga skema komersial.

Pada 2025, transformasi difokuskan pada dua bandara terbesar, yakni Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai, sebagai pilot project. Keberhasilan kedua bandara tersebut akan direplikasi ke bandara lain.

“Semua harus dimulai dari pilot project. Jika sudah ada contoh yang baik dan hasil positif, baru bisa direplikasi,” ujar Maya.

Memasuki 2026, InJourney akan memperluas transformasi ke 5 hingga 7 bandara utama. Beberapa bandara yang masuk prioritas antara lain Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Kualanamu, serta sejumlah bandara besar lainnya yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Transformasi bandara tersebut tetap mengusung konsep green airport dan penguatan budaya lokal sebagai DNA InJourney.

Selain bandara, InJourney juga tengah melakukan konsolidasi bisnis perhotelan. Maya mengungkapkan, proses konsolidasi terhadap 137 hotel yang berada di bawah ekosistem InJourney saat ini masih berjalan dan berada dalam tahap corporate action.

“Konsolidasi hotel sedang dalam proses. Saat ini masih berstatus corporate action, sehingga detailnya akan kami sampaikan dalam beberapa bulan ke depan, kemungkinan 2–3 bulan lagi,” ujarnya.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk mengembalikan seluruh lini bisnis InJourney pada core business masing-masing. Bandara difokuskan sebagai pengelola bandara, layanan aviasi pada jasa kebandarudaraan, dan hotel pada bisnis perhotelan.

“Kami tidak lagi melakukan bisnis yang tidak sesuai dengan core business. Tujuannya agar kami bisa fokus dan membangun model bisnis yang fundamental dan berkelanjutan ke depan,” kata Maya.

Ia menambahkan, fondasi yang kuat diperlukan agar InJourney sebagai BUMN holding pariwisata dan aviasi mampu tumbuh berkelanjutan dan bersaing secara global.

Dari sisi kinerja, InJourney mencatat pertumbuhan yang positif sepanjang 2025. Perseroan kini tercatat sebagai salah satu dari 43 perusahaan terbesar di Indonesia. Selain itu, kinerja destinasi pariwisata di bawah InJourney juga mengalami peningkatan hampir 10 persen, meski angka final masih dalam proses.

“Ini menjadi sinyal positif bagi kami,” ujarnya.

Menurut Maya, untuk masa depan InJourney tidak hanya menargetkan pertumbuhan dari sisi volume, tetapi juga kualitas pariwisata. Perseroan mendorong konsep quality tourism dengan dampak ekonomi yang lebih besar namun tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami ingin meningkatkan nilai, bukan hanya volume. Dampak ekonominya besar, tapi dampaknya terhadap lingkungan tetap kami minimalkan,” ujar Maya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 August 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 August 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Fitur rahasia One UI 9, begini cara blokir internet aplikasi

16 October 2026

Ajang MotoGP Mandalika 2026 ikut dongkrak omzet UMKM Lombok

16 October 2026

Bupati Ketapang Alex minta kuota Pertalite ke SPBU tak dikurangi, antrean BBM jadi sorotan

16 October 2026

Profil Kombes Christian Tobing Kapolresta Sidoarjo yang dimutasi ke SSDM Polri, ini prestasinya

16 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?