Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Vale (INCO) Percepat 3 Proyek Smelter Nikel, Selesai Bertahap Hingga 2027
    Ekonomi

    Vale (INCO) Percepat 3 Proyek Smelter Nikel, Selesai Bertahap Hingga 2027

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Progres Pembangunan Smelter Vale di Sulawesi

    PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus mempercepat langkah hilirisasi nikel sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri. Sebagai salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia, perseroan tengah menggarap sejumlah proyek strategis berupa pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan atau smelter di berbagai wilayah Sulawesi.

    Proyek-proyek tersebut menjadi kunci bagi Vale untuk memperkuat posisi dalam rantai pasok industri baterai kendaraan listrik yang berkembang pesat secara global. Investasi besar yang digelontorkan perusahaan tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat keberlanjutan operasional jangka panjang.

    Direktur Utama Vale, Bernardus Irmanto atau akrab disapa Anto, menyatakan bahwa tiga proyek pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) mereka di Pulau Sulawesi ditargetkan selesai secara bertahap hingga 2027. Direktur Utama ini menegaskan bahwa pembangunan proyek-proyek ini merupakan komitmen hilirisasi perusahaan yang dimandatkan dalam izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

    “Progres pembangunan smelternya sudah sangat baik, tambangnya sudah siap,” kata Anto dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Senin (19/1).

    Anto menjelaskan tiga proyek smelter yang kini tengah digarap yaitu IGP Sorowako Limonite, IGP Morowali, dan IGP Pomalaa. Berikut perkembangan pembangunan ketiga smelter tersebut:

    Progres Proyek Smelter Vale

    IGP Sorowako Limonite

    Pada proyek IGP Sorowako Limonite yang dikerjakan bersama Huayou, nilai investasi mencapai US$2,2 miliar atau sekitar Rp37,25 triliun untuk pembangunan smelter HPAL dan tambang. Untuk sisi tambang, progres konstruksi telah mencapai 37% dengan kapasitas produksi yang ditargetkan sebesar 11,5 juta dmt jika memang dry metric ton limonite per tahun.

    Sementara itu, pada fasilitas smelter HPAL, produk yang akan dihasilkan berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas 60 ktpa. Progres konstruksi smelter baru mencapai 17% dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

    IGP Morowali

    Proyek IGP Morowali melibatkan kerja sama Vale, GEM, dan EcoPro, dengan total investasi sebesar US$2 miliar untuk pembangunan smelter HPAL dan tambang. Tambang di wilayah Bahodopi telah mulai beroperasi sejak kuartal I 2025 dengan kapasitas produksi 5,5 juta wmt saprolite dan 10,4 juta limonite.

    Status konstruksi tambang fase pertama sudah hampir rampung, yakni mencapai 99%. Adapun pada sisi smelter, produk yang akan dihasilkan adalah MHP dengan kapasitas produksi tahunan 66 ktpa. Saat ini progres pembangunan smelter baru mencapai 22% dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 atau 2027.

    IGP Pomalaa

    Proyek lainnya adalah IGP Pomalaa yang digarap bersama Ford dan Huayou dengan nilai investasi terbesar, yakni mencapai US$4,5 miliar untuk pembangunan smelter HPAL dan tambang. Pada bagian tambang, kapasitas produksi tahunan direncanakan mencapai 7 juta wmt saprolite dan 21 juta wmt limonite dengan progres konstruksi telah mencapai 60% serta ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

    Untuk fasilitas smelter, produk yang akan dihasilkan juga berupa MHP dengan kapasitas 120 ktpa. Hingga saat ini, progres pembangunan smelter telah mencapai 50% dan ditargetkan beroperasi pada 2026.

    Anto menjelaskan bahwa pada proyek IGP Pomalaa, dalam pengoperasian smelter HPAL kedua perusahaan yakni Ford dan Huayou hanya akan mendapatkan suplai bijih nikel dari PT Vale saja. Hal ini sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan.

    “Karena memang Ford sebagai perusahaan automobil sangat concern dalam hal sustainability,” ucapnya.

    Sementara itu untuk proyek IGP Sorowako, Vale saat ini masih dalam proses pencarian calon mitra ketiga mereka. Anto menyebut proyek ini memiliki perkembangan pembangunan paling lambat dibandingkan dua proyek lainnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?