Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Pelatih Persija Kritik Keputusan Wasit Korea Usai Kalah dari Persib: Banyak Buang Waktu dan Pilih Kasih Kartu
    Olahraga

    Pelatih Persija Kritik Keputusan Wasit Korea Usai Kalah dari Persib: Banyak Buang Waktu dan Pilih Kasih Kartu

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Mauricio Souza, pelatih Persija Jakarta, menyampaikan keluhan terkait kepemimpinan wasit Ko Hyung-jin setelah timnya kalah dalam laga derbi melawan Persib Bandung. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (11/1/2026) sore WIB berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Persib. Gol penentu kemenangan Persib dicetak oleh Beckham Putra.

    Kemenangan ini diwarnai dengan kartu merah yang diterima bek kanan Persija, Bruno Tubarao. Meskipun demikian, Mauricio Souza mengakui bahwa pertandingan tersebut berjalan dalam suasana yang sangat antusias karena kehadiran para penggemar.

    “Ya, para penggemar datang ke sini dan mengadakan pesta yang meriah,” ujar Mauricio Souza usai laga.

    “Kami tahu bahwa stadion di sini biasanya penuh. Itu adalah pertandingan yang layak untuk memperebutkan posisi pertama di klasemen.”

    “Jadi kami tahu itu akan menjadi… yah… pertandingan yang sangat intens,” tambahnya.

    Namun, pelatih asal Brasil ini mengkritik kepemimpinan wasit Ko Hyung-jin yang dinilai terlalu banyak buang waktu. Ia menilai tambahan waktu yang diberikan di masing-masing babak terlalu sedikit, sehingga pertandingan hanya berjalan efektif selama 45-46 menit.

    “Sekarang, saya juga akan berbicara tentang intensitas permainan di lapangan,” ujar Mauricio Souza.

    “Saya ingin melihat pertandingan di Indonesia yang jauh lebih intens daripada yang sebenarnya.”

    “Tetapi agar itu terjadi, permainan tidak boleh terlalu banyak berhenti. Permainan terlalu banyak berhenti. Setiap pelanggaran, wasit mendatangi para pemain, dan tetap di sana, dan membuang banyak waktu untuk berbicara, berbicara, berbicara… ‘Jika kamu menahan, saya akan memberikan pelanggaran,’ ‘jika kamu menahan, saya akan memberikan penalti.’ Wasit tidak perlu mengatakan apa pun.”

    “Jika dia melihat pelanggaran, jika dia melihat tarikan, dia memberikan penalti dan itu saja.”

    “Itu pertandingan berhenti terus. Dan di akhir pertandingan dia kasih cuma 4 menit dia (tambahan waktu). Jadi kami tidak lihat ini efektif di dalam permainan bola. Ada 23 menit dari babak pertama. Dan 22 (menit) dari babak kedua.”

    “Jadi, penggemar yang membayar untuk menonton pertandingan 90 menit. Dia hanya melihat 46, 47 menit pertandingan sepak bola. Sisanya hanya bola mati. Itulah yang secara historis terjadi di liga di Indonesia, sayangnya,” ujarnya.

    Soal kartu merah untuk Bruno Tubarao, Mauricio Souza tidak mempertanyakan keputusan wasit Ko Hyung-jin. Namun, ia mempertanyakan keputusan wasit yang tidak banyak mengacungkan kartu saat pemain Persib Bandung melakukan pelanggaran keras.

    “Dan mengenai kartu merah, itu sudah tepat,” ujar Souza.

    “Saya hanya berpikir pemain Bandung seharusnya menerima kartu kuning atas insiden tersebut.”

    “Karena dia melakukan pelanggaran terang-terangan dari belakang terhadap Tubarão.”

    “Dan kemudian Tubarão bertindak sangat kekanak-kanakan dan pantas diusir dari lapangan.”

    “Tim yang ingin menguasai bola dan terus-menerus dihentikan oleh pelanggaran, seperti kita akhirnya akan kehilangan ketenangannya cepat atau lambat.”

    “Seperti yang saya katakan, sikap Tubarão kekanak-kanakan. Dan dia pantas diusir.”

    “Tapi pemain Persib Bandung tidak mendapat kartu kuning. Dan apakah anda melihat pelanggaran yang dia lakukan terhadap Tubarão dari belakang?” ujarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?