Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Valas Komoditas 2026: CAD dan AUD Lebih Kuat daripada NZD
    Ekonomi

    Valas Komoditas 2026: CAD dan AUD Lebih Kuat daripada NZD

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pergerakan Mata Uang Berbasis Komoditas pada 2026

    Pergerakan mata uang berbasis komoditas diharapkan tetap variatif sepanjang tahun 2026. Hal ini dipengaruhi oleh tren penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan perbedaan kinerja harga komoditas global. Dalam situasi tersebut, dolar Kanada (CAD) dan dolar Australia (AUD) dinilai lebih stabil dibandingkan dolar Selandia Baru (NZD).

    Berdasarkan data dari Trading Economics pada Minggu (11/1/2026) pukul 14.30 WIB, pasangan AUD/USD berada di level 0,67 atau menguat 0,19% secara bulanan dan naik 0,23% secara year to date (YTD). Sementara itu, NZD/USD tercatat di level 0,57 atau melemah 1,43% secara bulanan dan turun 0,40% secara YTD. Adapun USD/CAD berada di level 1,39 atau naik 0,87% secara bulanan dan 1,40% secara YTD.

    Faktor Pendorong Kekuatan CAD dan AUD

    Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan CAD dan AUD didukung oleh solidnya harga komoditas keras, khususnya logam industri. Sebaliknya, komoditas lembut sedang dalam tren penurunan, yang memberi tekanan pada NZD.

    “Permintaan komoditas keras seperti logam industri masih kuat, sementara komoditas lembut lebih dipengaruhi faktor cuaca dan hasil panen yang tidak menentu. Karena itu, CAD dan AUD relatif lebih solid, sedangkan NZD cenderung lebih fluktuatif,” ujar Lukman.

    Ia menambahkan bahwa tingginya permintaan logam industri didorong oleh berbagai tren global, seperti pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembangunan pembangkit listrik, serta pertumbuhan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Sementara itu, harga komoditas lembut lebih rentan terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem, sehingga berdampak negatif terhadap kinerja NZD.

    Faktor Lain yang Mempengaruhi Pergerakan Mata Uang

    Selain faktor komoditas, sentimen global lain yang turut memengaruhi pergerakan mata uang berbasis komoditas sepanjang 2026 antara lain arah kebijakan suku bunga The Fed, dinamika geopolitik, serta laju pertumbuhan ekonomi global. Kombinasi faktor tersebut membuat pergerakan valas komoditas cenderung selektif dan volatil.

    Prospek CAD dan AUD di Tahun 2026

    Dari sisi prospek, Lukman menilai CAD dan AUD masih berpeluang bertahan relatif kuat sepanjang 2026, meski tetap dibayangi sejumlah risiko. Khusus CAD, ketidakpastian dinilai lebih besar mengingat eratnya keterkaitan ekonomi Kanada dengan Amerika Serikat.

    “Ekspor energi Kanada sangat besar. Jika harga energi turun, CAD berpotensi tertekan. Selain itu, dinamika ekonomi dan kebijakan AS juga akan sangat memengaruhi pergerakannya,” jelasnya.

    Sementara itu, NZD diperkirakan tetap bergerak fluktuatif seiring tekanan pada harga komoditas lembut dan sensitivitas tinggi terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi global.

    Proyeksi Pergerakan Pasangan Mata Uang

    Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Lukman memproyeksikan AUD/USD berpeluang menguat hingga mendekati level 0,70 sepanjang 2026. Adapun USD/CAD diperkirakan bergerak di kisaran 1,38–1,40 per dolar AS, sementara NZD/USD diproyeksikan berada di rentang 0,56–0,60 sepanjang tahun ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?