Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Bulog siap ekspor beras dan jagung, ke mana tujuannya?
    Ekonomi

    Bulog siap ekspor beras dan jagung, ke mana tujuannya?

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pihak Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Tahun Ini

    Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan ekspor beras dan jagung pada tahun ini. Hal ini dilakukan karena kedua komoditas tersebut telah mencapai swasembada pada akhir tahun lalu. Rizal menegaskan bahwa Bulog secara operasional sudah siap untuk melakukan ekspor, sambil tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait peluang dan kebutuhan negara tujuan ekspor.

    “Kami siap dalam arti tinggal kami melihat potensi negara mana yang akan kita ekspor tersebut,” ujar dia di Jakarta.

    Negara Tujuan Ekspor

    Rizal menjelaskan bahwa Bulog terus melakukan koordinasi mengenai rencana ekspor dua komoditas tersebut. Koordinasi dilakukan secara ketat bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai institusi yang memiliki kewenangan komunikasi dagang antarnegara. Menurutnya, Bulog memprioritaskan peluang ekspor ke negara-negara tetangga. Selain itu, negara yang benar-benar membutuhkan pasokan pangan, termasuk wilayah yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.

    Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Bulog menyiapkan alokasi ekspor beras sekitar 1 juta ton. Sementara mayoritas produksi tetap difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Bulog mengelola 3,25 juta ton stok cadangan beras pemerintah hingga awal Januari 2026.

    Perkuat Strategi Pengadaan CBP 4 Juta Ton

    Rizal menegaskan bahwa penguatan strategi pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 4 juta ton sebagai prioritas utama untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto. Dia menjelaskan bahwa penyerapan cadangan beras pemerintah ditargetkan sebesar 4 juta ton pada 2026. Volume ini meningkat dari realisasi 2025 sebanyak 3 juta ton.

    “Tahun 2025 adalah 3 juta ton, sekarang di tahun 2026, 4 juta ton. Oleh karena itu kami merencanakan sedini mungkin, secepatnya agar target itu bisa tercapai tanpa mengenal waktu dan tanpa mengenal lelah,” tuturnya.

    Rizal menyatakan bahwa pihaknya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyusul keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan yang mendapat apresiasi seluruh pemangku kepentingan.

    Strategi yang Dilakukan Bulog

    Rizal mengungkapkan bahwa strategi utama yang ditekankan Bulog adalah kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, swasta, serta petani sebagai kunci keberhasilan swasembada pangan. “Bulog itu bekerja tidak sendiri, tapi dibantu oleh seluruh stakeholder pemerintah maupun swasta dan bahkan para petani yang ada di lapangan di seluruh tanah air,” ucap Rizal.

    Selain kolaborasi, Bulog mengedepankan kerja bersama TNI-Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) guna mendukung penyerapan pangan dan distribusi logistik yang berkelanjutan. “Karena tanpa tiga ini (TNI-Polri, PPL), teman-teman yang di lapangan untuk menyerap ini agak kesulitan, sehingga dengan peran tiga institusi inilah yang akan luar biasa mendukung kami untuk proses penyerapan 4 juta ton tersebut,” ucapnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?