Liam Rosenior, pelatih berusia 41 tahun, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pendahulunya, Enzo Maresca, setelah berhasil memecahkan rekor yang bertahan selama satu dekade di Chelsea. Rekor ini tercipta saat ia melakukan debutnya sebagai pelatih The Blues dalam pertandingan Piala FA 2025-2026.
Pada laga debutnya, Chelsea menghadapi tim kasta kedua Inggris, Charlton Athletic, pada Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, Rosenior mampu membawa timnya meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 5-1 atas tuan rumah. Gol pertama dicetak oleh Jorrel Hato di menit ke-45+4, disusul oleh Tosin Adarabioyo di menit ke-50. Meski Charlton Athletic sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Miles Leaburn di menit ke-50, Chelsea berhasil memperlebar keunggulan dengan tiga gol tambahan dari Marc Guiu (62’), Pedro Neto (90+1’) dan eksekusi penalti Enzo Fernandez (90+4’).
Hasil ini membuat Rosenior menjadi pelatih pertama Chelsea yang berhasil mencatatkan kemenangan di laga debutnya bersama klub. Sebelumnya, pelatih yang berhasil meraih kemenangan di debutnya adalah Antonio Conte.
Setelah memecahkan rekor tersebut, Rosenior memilih untuk merendah dan memberikan apresiasi kepada Maresca. Ia menyatakan bahwa sentuhan pelatih asal Italia itu masih terasa di Chelsea. Hal ini terlihat dari permainan para pemain The Blues yang melakukan pressing secara konstan selama pertandingan melawan Charlton Athletic. Teknik pressing ini membuat lawan kesulitan dalam memenangkan duel atau mengembangkan permainan guna menciptakan peluang.
Menurut Rosenior, gaya bermain yang ditunjukkan oleh para pemain mirip dengan cara bermain Chelsea di bawah Maresca, terutama dalam final Piala Dunia Klub 2025 kontra PSG. “Saya menonton final Piala Dunia Antarklub sebagai penggemar, penampilan melawan PSG, cuacanya sangat panas (100 derajat) dan mereka berlari serta melakukan pressing,” ujarnya.
“Saya harus mengatakan, saya cukup terbuka, Enzo (Maresca) melakukan pekerjaan yang fantastis dalam beberapa hal,” tambahnya. Ia juga menyebut bahwa metode pelatihan Maresca memudahkan dirinya untuk menerapkan strateginya. “Saya tidak tahu apa yang terjadi sehingga saya berada di posisi ini (menggantikan Maresca),” katanya.
“Tetapi ada banyak pekerjaan baik yang telah dilakukan sebelum saya datang, yang sebenarnya sangat membantu saya,” pungkasnya.
Setelah memenangkan debutnya, Rosenior akan menghadapi partai sulit di laga keduanya bersama The Blues. Di laga keduanya sebagai pelatih utama, Chelsea akan melakoni leg pertama semifinal Carabao Cup 2025-2026 kontra Arsenal. Laga tersebut dijadwalkan akan digelar di Stamford Bridge pada Kamis (15/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Setelahnya, Rosenior tidak bisa berleha-leha karena Chelsea dihadapkan pada jadwal padat dengan menghadapi Brentford dan Crystal Palace di Liga Inggris, serta Pafos dan Napoli di Liga Champions.



