Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 21 Mei 2026
Trending
  • 10 Prompt AI Siap Pakai untuk Edit Foto Dirimu Meriahkan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026
  • Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
  • Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding
  • Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026
  • Berita Arema FC Terkini: 7 Gol, Joel Vinicius Cetak Dua Gol, Kemenangan Beruntung!
  • Ramalan Shio Hari Ini: Monyet, Ayam, Anjing, Babi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ujian Industri Pariwisata Tantang 1,2 Miliar Perjalanan Wisnus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Apa Saja Topik yang Dibahas Prabowo dengan Para Guru Besar?
Nasional

Apa Saja Topik yang Dibahas Prabowo dengan Para Guru Besar?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para guru besar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi perhatian publik. Salah satu yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Iman Zanatul Haeri, seorang praktisi sekaligus alumni Universitas Negeri Jakarta. Dalam diskusi yang berlangsung, Presiden mengangkat beberapa isu penting seperti posisi Indonesia secara global, pendekatan ideologis, dan kebijakan ekonomi negara yang realistis.

Iman menyampaikan bahwa meskipun Presiden ingin diskusi bersifat dua arah, waktu yang tersedia terbatas. “Diskusinya satu arah. Menurut Pak Presiden, beliau ingin diskusi dua arah tapi waktunya sedikit,” ujarnya kepada Tempo, Kamis 15 Januari 2026.

Undangan untuk pertemuan ini dikirimkan melalui kop surat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Surat ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Khairul Munadi dengan tanggal 9 Januari 2026. Dalam undangan tersebut disebutkan bahwa acara bertujuan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Berdasarkan salinan yang diterima Tempo, agenda pertemuan mencakup taklimat dan dialog Presiden bersama pimpinan perguruan tinggi. Terlampir dalam undangan tersebut 180 nama guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang diundang.

Seorang guru besar yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa diskusi cenderung membahas pencapaian pemerintahan Prabowo. Dalam sesi yang berlangsung selama tiga jam, peserta tidak diberi kesempatan untuk memberikan masukan atau tanggapan. “Sampai mengantuk kami mendengarkannya,” kata dia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa diskusi juga membahas masalah keterbatasan dana riset yang hanya sebesar Rp 8 triliun atau setara 0,34 persen dari APBN. Menurutnya, Presiden menanggapi hal ini dengan rencana menambah anggaran riset sebesar Rp 4 triliun. Dana tambahan ini akan digunakan untuk memperkuat riset di seluruh perguruan tinggi, termasuk bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Presiden juga menekankan agar riset difokuskan pada swasembada pangan, swasembada energi, serta industrialisasi dan penghiliran yang akan dimulai dengan groundbreaking besar-besaran tahun ini. “Saya kira itu yang bisa kami sampaikan. Terakhir, ada permohonan juga dari rektor dan guru besar agar agenda seperti ini dirutinkan,” ujar Prasetyo.

Namun, tidak semua guru besar yang diundang hadir dalam pertemuan tersebut. Manneke Budiman, Guru Besar Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, menyatakan tidak dapat hadir karena sedang menguji disertasi mahasiswa S3. “Terjadwal menguji disertasi mahasiswa S3,” katanya saat dikonfirmasi Tempo, Rabu, 14 Januari 2025.

Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, juga tidak bisa hadir karena sedang berada di luar negeri. “Saya lagi di Hainan sekarang,” katanya kepada Tempo.

Adrianus Meliala, Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, mengaku tidak tahu-menahu tentang undangan tersebut. Namun, setelah mengetahui namanya tercantum dalam daftar, ia menyatakan tidak akan menghadiri acara tersebut. “Enggak (datang),” kata Adrianus saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

10 Prompt AI Siap Pakai untuk Edit Foto Dirimu Meriahkan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

20 Mei 2026

Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

20 Mei 2026

Detik-Detik Menegangkan Dewa Memanggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan, Warga Merinding

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?