Kalender Liturgi Katolik untuk Hari Biasa Sesudah Penampakan
Kalender liturgi Katolik menawarkan panduan spiritual yang kaya akan makna dan arti bagi umat beriman. Pada hari biasa sesudah penampakan Tuhan, warna liturgi yang digunakan adalah putih, menggambarkan kebersihan, kebenaran, dan kejayaan Yesus Kristus. Hari ini menjadi momen penting untuk memperdalam pemahaman terhadap firman Tuhan dan menginspirasi tindakan iman dalam kehidupan sehari-hari.
Bacaan Hari Senin: 1Yoh 3:22 – 4:6; Mzm 2:7-8.10-11; Mat 4:12-17.23-25 dan BcO Yes 54:1-17
Bacaan-bacaan ini memberikan wawasan mendalam tentang iman, pengharapan, dan kasih karunia yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Dalam kitab Yohanes Pertama, kita diingatkan bahwa setiap permohonan yang kita panjatkan kepada-Nya akan dikabulkan jika kita taat pada perintah-Nya dan menjalani kehidupan yang berkenan kepada-Nya. Selain itu, kita juga diajak untuk percaya kepada Yesus Kristus sebagai Anak Allah dan saling mengasihi sesuai dengan perintah-Nya.
Pada bagian Injil, kitab Matius mengisahkan perjalanan Yesus menuju Galilea setelah Yohanes Pembaptis ditangkap. Ia mengajar, memberitakan Injil Kerajaan Allah, dan menyembuhkan berbagai penyakit serta kelemahan. Keberadaannya menarik banyak orang dari berbagai daerah, mencerminkan kuasa dan kasih-Nya yang tak terbatas.
Bacaan Pertama: 1Yoh 3:22 – 4:6
Dalam bacaan pertama, kita diingatkan bahwa kepercayaan dan ketaatan terhadap Tuhan adalah fondasi utama dari kehidupan beriman. Setiap roh yang mengaku Yesus Kristus sebagai Juru Selamat adalah roh yang berasal dari Allah, sedangkan roh yang tidak mengakui-Nya adalah roh antikristus. Ujian terhadap roh-roh ini penting untuk menjaga kebenaran iman dan menghindari kesesatan.
Mazmur Tanggapan: Mzm 2:7-8.10-11
Mazmur ini mengajak kita untuk merenungkan janji Tuhan kepada raja-Nya, yaitu bahwa bangsa-bangsa akan menjadi milik pusakanya dan ujung bumi menjadi kepunyaannya. Kita juga diingatkan untuk beribadah kepada Tuhan dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, karena ia adalah Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan.
Injil Katolik: Mat 4:12-17.23-25
Injil ini menceritakan perjalanan Yesus setelah Yohanes Pembaptis ditangkap. Ia pindah ke Kapernaum dan mulai memberitakan kerajaan Allah. Kehadirannya membawa terang bagi mereka yang tinggal dalam kegelapan dan memberikan harapan bagi mereka yang hidup dalam penderitaan. Banyak orang datang mengikuti-Nya karena ia menyembuhkan berbagai penyakit dan memberikan kekuatan spiritual.
Bacaan Khotbah (BCO): Yes 54:1-17
Kitab Yesaya memberikan pesan penuh harapan dan penghiburan. Bagi mereka yang tertindas dan dilanggar angin badai, Tuhan berjanji akan membuat mereka menjadi lebih kuat dan sejahtera. Janji-Nya adalah kasih setia abadi yang tidak akan berubah, meskipun gunung dan bukit bergoyang. Tuhan akan melindungi dan memberikan kedamaian bagi hamba-hamba-Nya.



