Masalah Keharmonisan Pemain Tengah dan Lini Serang PSM Makassar
PSM Makassar sedang menghadapi tantangan dalam memperbaiki kinerja lini tengah dan lini serang. Dalam tiga pertandingan terakhir, tim hanya mampu mencetak satu gol. Gol tersebut datang dari gelandang Savio Roberto, sementara dua penyerang utama, Alex Tanque dan Abu Razard Kamara, masih belum berhasil mencatatkan gol.
Masalah ini menjadi perhatian serius bagi pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha. Ia harus segera mencari solusi untuk meningkatkan produktivitas gol sebelum menghadapi Borneo Samarinda FC di pekan ke-16 Super League 2025/2026. Tim yang dikenal dengan julukan Pesut Etam memiliki pertahanan yang kuat, dengan hanya kebobolan 13 kali dari 15 pertandingan sebelumnya. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi PSM Makassar untuk bisa merobohkan pertahanan lawan.
Laga antara PSM Makassar dan Borneo Samarinda FC akan digelar di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu (3/1/2026) pukul 16.30 Wita. Para pengamat sepak bola menilai bahwa kunci keberhasilan PSM Makassar adalah meningkatkan chemistry antara pemain tengah dan lini depan.
Penjelasan dari Pengamat Sepak Bola
Pengamat sepak bola Toni Ho menilai bahwa Tomas Trucha perlu fokus pada pembentukan chemistry pemain, terutama antara lini tengah dan lini depan. Menurutnya, ketika pemain tengah mendapat bola, pemain depan seringkali bingung apakah harus meminta bola atau membuka ruang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya koordinasi antara dua sektor tersebut.
“Pemain baru saja bermain bersama selama empat bulan, sehingga chemistry mereka belum terbentuk,” ujarnya saat dihubungi Indonesiadiscover.com, Kamis (1/1/2026). Ia menyarankan beberapa cara untuk meningkatkan chemistry pemain:
- Pola permainan yang dilakukan oleh pelatih perlu diulang-ulang agar pemain dapat melakukannya dengan baik.
- Pemain perlu lebih intens berkomunikasi di luar lapangan. Dengan komunikasi yang baik, para pemain bisa saling memahami keinginan masing-masing.
Striker juga perlu memberi tahu gelandang tentang jenis umpan yang diinginkan. Misalnya, apakah ingin through pass, direct pass, atau bahkan striker membuka ruang untuk mengalihkan fokus lawan. Dari komunikasi ini, hubungan saling memahami bisa dibangun.
Harapan Suporter PSM Makassar
Suporter PSM Makassar, Muhammad Supriadi, berharap agar Pasukan Ramang dapat menemukan kembali ketajaman mereka saat menghadapi Borneo FC. Ia berharap PSM Makassar bisa kembali ke jalur kemenangan dan mencetak banyak gol.
“Semoga gol-gol berdatangan lagi. PSM Makassar bisa mengalahkan Borneo FC di kandangnya,” ujarnya.
Dengan perbaikan yang dilakukan, PSM Makassar berharap bisa menunjukkan performa yang lebih baik dan meraih hasil positif dalam pertandingan mendatang.



