Harga Emas Hari Ini Senin (29/12/2025)
Harga emas di pasar Indonesia pada hari ini, Senin (29/12/2025), masih menunjukkan stabilitas. Harga emas Logam Mulia dari Galeri24 dan UBS tetap berada di kisaran yang sama seperti sebelumnya.
Untuk emas Galeri24, harga per gramnya masih stabil di angka Rp 2.627.000 untuk ukuran 1 gram. Sementara itu, harga emas UBS juga tidak mengalami perubahan signifikan, dengan harga jual sebesar Rp 2.684.000 per gram.
Selain itu, harga beli dan harga jual emas juga tercatat stabil. Untuk harga beli, kisarannya adalah Rp 25.250 per 0,01 gram, sedangkan harga jualnya sebesar Rp 24.360 per 0,01 gram.
Berikut adalah daftar harga emas Logam Mulia Galeri24 dan UBS yang dirilis pagi ini:
- Harga Emas Galeri 24
- 0.5 gram : Rp 1.378.000
- 1 gram : Rp 2.627.000
- 2 gram : Rp 5.175.000
- 5 gram : Rp 12.841.000
- 10 gram : Rp 25.613.000
- 25 gram : Rp 63.873.000
- 50 gram : Rp 127.646.000
- 100 gram : Rp 255.166.000
- 250 gram : Rp 636.348.000
- 500 gram : Rp 1.272.696.000
1.000 gram : Rp 2.545.391.000
Harga Emas Antam
- 0.5 gram : –
- 1 gram : –
- 2 gram : –
- 5 gram : –
- 10 gram : –
- 25 gram : –
- 50 gram : –
- 100 gram : –
- 250 gram : –
- 500 gram : –
1.000 gram : –
Harga Emas UBS
- 0.5 gram : Rp 1.451.000
- 1 gram : Rp 2.684.000
- 2 gram : Rp 5.326.000
- 5 gram : Rp 13.160.000
- 10 gram : Rp 26.182.000
- 25 gram : Rp 65.327.000
- 50 gram : Rp 130.386.000
- 100 gram : Rp 260.667.000
- 250 gram : Rp 651.476.000
- 500 gram : Rp 1.301.422.000
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Emas
Emas selalu menjadi aset yang diminati sebagai investasi jangka panjang. Namun, belakangan ini harga emas terus meningkat. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga emas:
Pengaruh Kondisi Ekonomi Global
Kondisi ekonomi dunia memiliki pengaruh besar terhadap harga emas. Saat ekonomi global melambat atau terjadi ketidakpastian, investor cenderung mencari aset yang dianggap “safe-haven” atau pelindung nilai — dan emas sering menjadi pilihan.Inflasi dan Nilai Uang
Ketika inflasi meningkat, banyak investor melihat emas sebagai alat pelindung nilai (hedge). Emas tidak menghasilkan bunga, tetapi daya belinya relatif lebih tahan terhadap inflasi dibanding mata uang.Suku Bunga dan Kebijakan Bank Sentral
Suku bunga adalah salah satu faktor kunci. Karena emas tidak menghasilkan bunga, ketika suku bunga naik, investor cenderung beralih ke instrumen lain yang lebih menarik.Nilai Mata Uang (Khususnya Dolar AS)
Harga emas dan nilai mata uang, khususnya dolar AS, memiliki hubungan yang sering kali berlawanan. Jika dolar menguat, emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan bisa turun.Ketidakpastian Politik, Konflik Geopolitik & Sentimen Pasar
Saat terjadi konflik, krisis politik, atau ketidakpastian tinggi, investor sering mencari “safe-haven” — emas dianggap pilihan. Demand naik, sehingga harga emas bisa naik.



