Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta
  • 7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik
  • Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan
  • GP Ansor Jabar Kritik Tingginya Pengangguran, Minta Pemerintah Prioritaskan Lapangan Kerja
  • Juventus Target Bek Muda Brentford Michael Kayode Usai Bersinar di Liga Premier
  • Mari tingkatkan soft skill dengan 7 buku ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Menteri Keuangan Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh di Atas 5,5% pada Kuartal IV-2025
Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh di Atas 5,5% pada Kuartal IV-2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2025

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan proyeksi mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan berada di atas 5,5 persen. Namun, untuk keseluruhan tahun 2025, proyeksinya sedikit lebih rendah, yaitu sekitar 5,2 persen.

“Ekonomi kita? Di atas 5,5 persen untuk Kuartal IV-2025. Full year 5,2 atau lebih rendah sedikit. Sekitar situ, harusnya bisa lebih cepat,” ujar Purbaya.

Ia mengakui adanya beberapa gangguan yang sempat memengaruhi laju ekonomi, namun menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan perbaikan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Cuma ada gangguan sedikit. Tapi kita sudah beresin, ke depan akan lebih cepat lagi,” tambahnya.

Meski optimistis, Purbaya tetap memproyeksikan adanya koreksi tipis hingga 0,2 persen pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2025. Koreksi ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dampak bencana di Sumatera.

Sebelumnya, realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III-2025 tercatat sebesar 5,04 persen. Purbaya menjelaskan bahwa koreksi tersebut diperkirakan berada dalam kisaran 0,1 hingga 0,2 persen. Meskipun demikian, pemerintah tetap optimistis bahwa dampaknya dapat ditekan melalui peningkatan belanja negara, terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana.

“Ya, kurangnya sekitar segitulah sebesar 0,1 sampai 0,2 persen. Tapi gini, belanja juga akan meningkat,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu, dikutip Jumat (19/12).

Percepatan Penyaluran Anggaran ke Daerah

Purbaya menekankan bahwa percepatan penyaluran anggaran ke daerah menjadi kunci untuk menahan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, jika dana bisa segera mengalir, maka efek perlambatan akibat bencana dapat diminimalkan.

“Mudah-mudahan kalau uangnya cepat sampai ke sana, itu kan bisa mengurangi dampak dari negative impact dari bencana itu. Karena ada belanja ini, belanja itu, semuanya kan,” jelas dia.

Lebih lanjut, bendahara negara ini menuturkan bahwa pada tahun depan dampak bersih dari belanja pemerintah justru diperkirakan akan positif. Hal itu seiring dengan masuknya anggaran sekitar Rp 60 triliun ke dalam sistem perekonomian.

“Kalau tahun depan saya yakin bisa jawab net impact-nya positif. Karena yang Rp 60 triliun bisa masuk ke sistem kan,” lanjutnya.

Fokus pada Penyaluran Dana ke Daerah Terdampak Bencana

Sementara untuk tahun ini, Purbaya menekankan bahwa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada seberapa cepat dana pemerintah dapat tersalurkan ke daerah-daerah yang terdampak bencana.

“Kalau sekarang, tahun ini saya tergantung berapa cepat uang kita mengalir ke daerah-daerah bencana itu. Harusnya sih cukup banyak kalau dihitung betul ya,” imbuhnya.

Dengan fokus pada penyaluran anggaran dan pengelolaan dana yang lebih efisien, pemerintah berharap dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi di tengah tantangan yang muncul. Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang optimis menunjukkan bahwa pemerintah memiliki strategi yang komprehensif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026

4 cara mengubah baju bekas jadi uang banyak

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026

WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta

19 Maret 2026

7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik

19 Maret 2026

Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?