Informasi Terkini Gempa Bumi di Wilayah Sulawesi Utara
Pada hari Senin, 22 Desember 2025, terjadi gempa bumi di wilayah Sulawesi Utara. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 3,6. Peristiwa ini terjadi pada pukul 10.25 WITA.
Gempa bumi tersebut berpusat di laut, dengan lokasi yang terletak sekitar 142 kilometer barat laut Melonguane, Sulawesi Utara. Koordinat pusat gempa adalah 5.28 lintang utara dan 126.64 bujur timur. Kedalaman gempa mencapai 41 kilometer. BMKG sebagai lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) Indonesia bertugas dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Berikut informasi lengkap mengenai gempa bumi tersebut:
“Gempa Mag:3.6, 22-Dec-2025 09:25:55WIB, Lok:5.28LU, 126.64BT (142 km BaratLaut MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:41 Km
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Berdasarkan rekomendasi dari BMKG, berikut tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi:
- Jika Anda berada di dalam bangunan:
- Lindungi kepala dan tubuh Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman lainnya.
- Cari tempat yang paling aman dari goncangan.
Jika memungkinkan, segera keluar dari bangunan.
Jika Anda berada di luar bangunan atau area terbuka:
- Hindari bangunan, tiang listrik, pohon, atau objek lain yang mungkin jatuh.
Perhatikan tanah di sekitar Anda untuk menghindari rekahan tanah.
Jika Anda sedang mengendarai mobil:
- Keluar dari kendaraan dan menjauh dari mobil.
- Hindari pergeseran atau kebakaran akibat gempa.
Pastikan tempat berpijak aman dan hindari rekahan tanah.
Jika Anda tinggal atau berada di pantai:
Jauhi pantai untuk menghindari risiko tsunami.
Jika Anda tinggal di daerah pegunungan:
- Hindari daerah yang rentan longsoran atau bahaya tanah longsor.
Penjelasan Mengenai Skala MMI
BMKG juga memberikan penjelasan mengenai skala intensitas gempa bumi yang dikenal sebagai Skala Mercalli Modified (MMI). Berikut rincian skala tersebut:
Skala MMI I-II: Tidak dirasakan (Not Felt) – hanya terasa oleh beberapa orang dan direkam oleh alat.
Skala MMI III-V: Dirasakan oleh banyak orang tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan seperti gantungan dan jendela kaca dapat bergetar.
Skala MMI VI: Kerusakan ringan (Slight Damage) – bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan seperti retak pada dinding dan genteng bergeser.
Skala MMI VII-VIII: Kerusakan sedang (Moderate Damage) – banyak retakan pada dinding, kaca pecah, plester dinding lepas, dan sebagian besar genteng bergeser atau jatuh.
Skala MMI IX-XII: Kerusakan berat (Heavy Damage) – sebagian besar dinding bangunan permanen roboh, struktur bangunan mengalami kerusakan berat, rel kereta api melengkung, dan berbagai dampak serius lainnya.



