Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA – PT Jasamarga Semarang Batang sebagai pengelola Jalan Tol Batang–Semarang segera merespons insiden kecelakaan bus yang terjadi di Km 419 A Simpang Susun Krapyak, Jalan Tol Batang–Semarang. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 15 orang meninggal dunia.
“Kami langsung tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengaturan lalu lintas,” ujar Direktur Utama Jasamarga Semarang Batang Nasrullah dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (22/12/2025).
Nasrullah menjelaskan bahwa petugas melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan semua pihak terkait guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan mendukung kelancaran proses penanganan serta evakuasi di lapangan.
Proses evakuasi kecelakaan berlangsung secara terkoordinasi dengan bantuan petugas Basarnas Siaga Natal dan Tahun Baru dari Kota Semarang serta kepolisian setempat. Berdasarkan laporan petugas pada pukul 03.16 WIB, kendaraan bus berhasil dievakuasi menggunakan crane.
Seluruh korban dalam kejadian ini dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Semarang, antara lain RS Tugu, RS Columbia Asia, RS Elisabeth, serta RSUP dr. Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. Penanganan kejadian selanjutnya diserahkan kepada Patroli Jalan Raya (PJR) Jawa Tengah 1C Semarang sesuai ketentuan yang berlaku.
Jasamarga Semarang Batang menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden ini kepada seluruh pihak yang terdampak. “Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini saat dilakukan penanganan, serta terus mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta tidak memaksakan perjalanan saat lelah,” ujar Nasrullah.
Apabila diperlukan, pengguna jalan dapat memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan demi keselamatan bersama, tambahnya.
Proses Penanganan Kecelakaan
Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak terkait dalam menangani kecelakaan:
Tindakan Awal
Petugas segera tiba di lokasi kecelakaan untuk melakukan penanganan awal dan pengaturan lalu lintas. Mereka juga memberikan perlindungan dan keamanan di sekitar area kejadian.Koordinasi dengan Pihak Terkait
Jasamarga Semarang Batang bekerja sama dengan Basarnas, kepolisian, dan instansi lainnya untuk memastikan kelancaran proses evakuasi dan penanganan medis.Evakuasi Kendaraan
Bus yang terlibat dalam kecelakaan berhasil dievakuasi menggunakan alat berat seperti crane. Proses ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan.Penanganan Medis Korban
Seluruh korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Rumah sakit yang digunakan meliputi RS Tugu, RS Columbia Asia, RS Elisabeth, dan RSUP dr. Kariadi Semarang.Penyerahan Penanganan ke PJR
Setelah proses evakuasi selesai, penanganan lebih lanjut diserahkan kepada Patroli Jalan Raya (PJR) Jawa Tengah 1C Semarang sesuai aturan yang berlaku.
Imbauan dari Jasamarga Semarang Batang
Jasamarga Semarang Batang mengingatkan pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan selama berkendara. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan adalah:
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan layak jalan.
- Tidak memaksakan diri untuk berkendara jika sudah merasa lelah.
- Menggunakan tempat istirahat yang tersedia apabila diperlukan.
Kesimpulan
Insiden kecelakaan bus di Jalan Tol Batang–Semarang menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan. Jasamarga Semarang Batang berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan jalan tol.



