Penutupan Merek Mobilize oleh Renault Group
Pada 15 Desember, sebuah laporan mengungkapkan bahwa Renault Group telah mengambil keputusan strategis yang mengejutkan, yaitu menghentikan operasional merek subsidiarinya, Mobilize. Keputusan ini menjadi langkah besar dalam perjalanan bisnis perusahaan.
Mobilize didirikan empat tahun lalu dengan tujuan untuk mengeksplorasi peluang di luar manufaktur mobil konvensional. Namun, keputusan ini berdampak langsung pada dua produk andalan mereka, yaitu Duo dan Bento. Kedua model kendaraan listrik mikro ini akan segera dihentikan produksinya mulai tahun 2024. Meskipun produksi massal baru berjalan selama satu tahun, keputusan ini menandai akhir dari proyek tersebut.
Mobilize diluncurkan pada tahun 2021 dan sempat memperkenalkan Duo dan Bento. Namun, kedua model ini tidak berhasil mendapatkan traksi signifikan di pasar. Desain dan ukuran Duo serta Bento terinspirasi dari Renault Twizy dan sempat dianggap sebagai pesaing kuat bagi Citroën Ami dan Fiat Topolino.
Kendala Model Bisnis Sewa
Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan penetrasi pasar Mobilize adalah model bisnisnya yang hanya menyewakan (leasing only). Berbeda dengan pesaingnya, Mobilize tidak memungkinkan pembelian langsung oleh konsumen individu. Meskipun inovasi ini unik, model bisnis ini terbukti membatasi akses kendaraan ke pasar. Akibatnya, kedua model ini dihentikan di pasar utama seperti Inggris sebelum sempat dikirimkan secara resmi.
Selain itu, layanan car-sharing Mobilize juga akan dihentikan. Layanan yang berbasis di Milan akan dihentikan segera, sementara proyek di Madrid akan dihentikan secara bertahap hingga tahun 2026.
Alasan Penutupan Merek
Renault menjelaskan bahwa bisnis yang dihapus ini dinilai “tidak memiliki prospek profitabilitas jangka panjang” atau “tidak sejalan dengan arah strategi inti grup saat ini.” Dengan demikian, Mobilize tidak akan lagi beroperasi sebagai entitas independen.
Masa Depan di Sektor Layanan Energi
Meskipun bisnis manufaktur kendaraan dan car-sharing harus dilikuidasi total, Mobilize berhasil mempertahankan warisannya di sektor layanan energi. Eksekutif Renault meyakini bahwa infrastruktur pengisian daya merupakan kunci untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga segmen ini diputuskan untuk dipertahankan.
Saat ini, Mobilize mengelola lebih dari 1 juta titik pengisian daya di Eropa dan berencana membangun 200 hub pengisian daya ultra-cepat di Prancis dan Italia pada akhir tahun 2026.
Strategi Masa Depan
Dengan fokus pada layanan energi, Mobilize berharap dapat tetap relevan dalam industri otomotif yang semakin bergeser menuju solusi transportasi berkelanjutan. Proyek-proyek baru ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung visi Renault untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.



