Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 27 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Hanya Mobil, Pabrik VinFast Subang Juga Bakal Rakit Motor Listrik 2026
Otomotif

Hanya Mobil, Pabrik VinFast Subang Juga Bakal Rakit Motor Listrik 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

VinFast Resmi Membuka Pabrik Produksi Kendaraan Listrik di Subang, Jawa Barat

VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam, resmi mengoperasikan fasilitas manufaktur pertamanya di Indonesia. Lokasi pabrik ini berada di Subang, Jawa Barat, dan peresmiannya dilakukan pada Senin (15/12/2025). Keberadaan pabrik ini menjadi langkah strategis bagi VinFast untuk memperluas pangsa pasar di Asia Tenggara.

Pabrik VinFast di Subang dibangun di atas lahan seluas 171 hektare dan rampung dalam waktu yang sangat singkat, hanya 17 bulan sejak peletakan batu pertama. Proses konstruksi yang cepat ini menunjukkan komitmen VinFast dalam menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik setir kanan.

Sebagai pabrik keempat secara global dan yang pertama di Asia Tenggara di luar Vietnam, pabrik ini akan menjadi pusat produksi mobil listrik VinFast dengan skema Completely Knocked Down (CKD). Dengan investasi awal lebih dari USD 300 juta (sekitar Rp 4,7 triliun), pabrik ini dirancang dengan tingkat otomasi tinggi dan standar produksi internasional.

Fasilitas Berstandar Internasional

Fasilitas VinFast di Subang bukan sekadar tempat perakitan, melainkan ekosistem manufaktur yang terintegrasi penuh. Di dalamnya terdapat area body welding (pengelasan bodi), painting (pengecatan), assembly (perakitan), pusat inspeksi kualitas ketat, hingga gudang logistik. Pada fase pertama, kapasitas produksi pabrik ini mencapai 50.000 unit per tahun.

Model CKD pertama yang akan diproduksi adalah VinFast VF 3. Distribusi produk CKD VinFast dijadwalkan mulai bergulir pada Januari 2026. Selanjutnya, lini produksi akan mengakomodasi model-model strategis lainnya seperti VF 5, VF 6, dan VF 7 yang telah disesuaikan dengan konfigurasi setir kanan untuk pasar domestik.

Tidak hanya fokus pada kendaraan penumpang, rencana ekspansi produk pada tahun 2026 juga mencakup produksi sepeda motor listrik (e-scooter) dan MPV listrik yang dioptimalkan untuk kebutuhan komersial serta layanan publik.

Harga Unit CKD

Salah satu pertanyaan utama konsumen adalah mengenai potensi penurunan harga setelah perakitan dilakukan secara lokal. CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, memberikan klarifikasi penting. Ia memastikan bahwa tidak ada disparitas harga antara unit CBU (Completely Built Up) yang diimpor utuh dengan unit CKD rakitan Subang.

Kebijakan ini diambil karena unit CBU yang dipasarkan saat ini telah menikmati insentif penuh dari pemerintah, termasuk bebas bea impor dan insentif PPnBM, sebagai bagian dari program percepatan Battery Electric Vehicle (BEV). “Baik unit CBU maupun CKD sama-sama menikmati insentif yang berlaku, sehingga strategi harga tetap kompetitif dan stabil bagi konsumen,” tegas manajemen dalam keterangannya.

Target TKDN dan Dampak Ekonomi

Kehadiran pabrik VinFast di Subang membawa efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi ekonomi daerah dan nasional. VinFast telah menyusun peta jalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ambisius:

  • 2026: Target TKDN lebih dari 40 persen.
  • 2029: Meningkat menjadi 60 persen.
  • 2030: Mencapai angka 80 persen komponen lokal.

Untuk merealisasikan target tersebut, VinFast aktif membangun supplier park di sekitar kawasan pabrik guna menarik industri pendukung lokal. Dari sisi ketenagakerjaan, pada kapasitas penuh, pabrik ini diproyeksikan menyerap 5.000 hingga 15.000 tenaga kerja langsung. Investasi total yang direncanakan melampaui USD 1 miliar dengan potensi peningkatan kapasitas produksi hingga 350.000 unit per tahun di masa depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyambut positif langkah ini, menyebut proyek VinFast sejalan dengan agenda industri hijau nasional dan berpotensi menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor kendaraan listrik ke pasar regional.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 Agustus 2026

Penjualan BEV Melonjak 88,6 Persen, Tanda Perubahan Industri Otomotif

30 Agustus 2026

5 Alasan Wiper Mobil Masih Berisik Meski Sudah Ganti Karet

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?