Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Februari 2026
Trending
  • Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid
  • 5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital
  • Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya
  • Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper
  • Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai Juni? Jadwal Lengkap dan Tanggal Per Tahapan
  • Dendam Real Madrid Terbukti, PSG Mengubah Nasib di Babak Play-Off Liga Champions
  • 5 Kafe Alam Terdekat di Malang yang Membuat Betah dan Lupa Pulang
  • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (16/2), Cek Sekarang!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital
Teknologi

5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Menghadapi Tantangan Digital dengan Solusi Kolaborasi Terpadu

Di tengah laju transformasi digital yang semakin pesat, tantangan utama dalam bisnis tidak lagi terletak pada kekurangan alat kerja, melainkan hilangnya konteks. Diskusi sering berlangsung di aplikasi chat, keputusan disimpan di email, dan eksekusi dilakukan di platform lain. Akibatnya, anggota tim menghabiskan banyak waktu untuk berkoordinasi alih-alih menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya.

Sebagai platform kolaborasi terpadu, Lark hadir untuk mendefinisikan ulang efisiensi kerja di perusahaan. Dengan sistem yang mobile-native dan chat-centric, Lark membantu tim bekerja tanpa harus terus-menerus beralih antar aplikasi (context switching). Semua fungsi mulai dari komunikasi, manajemen kerja, persetujuan hingga kolaborasi dokumen, menyatu dalam satu alur, memberikan visibilitas eksekusi yang menyeluruh bagi seluruh tim.

“Produktivitas lahir ketika sistem kerja mampu menyatukan orang, informasi, dan proses dalam satu alur yang utuh dan berkesinambungan. Lark hadir untuk membantu perusahaan membangun cara kerja yang lebih terhubung dan efisien, sehingga kolaborasi dan pengambilan keputusan di dalam perusahaan dapat berjalan dengan lebih cepat,” ujar General Manager APAC Lark Mark Dembitz.

Dengan penggunaan di lebih dari 190 negara, Lark telah membantu organisasi meningkatkan efisiensi operasional hingga 10 kali lipat, meningkatkan produktivitas hingga 39%, dan mengurangi biaya operasional hingga 70%. Berikut lima cara Lark mendukung operasional bisnis agar bekerja lebih cerdas di era digital:

1. Dari Percakapan ke Keputusan Tanpa Kehilangan Konteks

Di banyak perusahaan, penggunaan aplikasi chat seringkali berhenti di tahap diskusi. Anggota tim berpindah ke platform lain untuk tahap selanjutnya yang mengakibatkan hilangnya konteks di sepanjang proses. Di Lark, chat berfungsi sebagai pusat kerja (work hub), bukan sekedar forum untuk mengobrol. Pesan dapat langsung diubah menjadi tugas, dokumen, atau persetujuan di dalam percakapan yang sama. Dengan demikian, keputusan tetap terhubung langsung dengan eksekusi. Pendekatan ini mempersingkat siklus pengambilan keputusan dan mengurangi risiko miskomunikasi di dalam tim.

2. Satu Sumber Informasi untuk Seluruh Tim

Untuk memastikan agar tim memiliki konteks menyeluruh dari percakapan, dokumen, maupun pengambilan keputusan yang sedang berlangsung, Lark menyediakan fitur Messenger, Video Meeting, dan Email dalam satu aplikasi. Hal ini memungkinkan tim dapat melakukan diskusi, rapat virtual, hingga pengelolaan pesan secara langsung tanpa harus berpindah platform. Integrasi ini juga memastikan agar sumber informasi tetap berada di satu tempat yang dapat diakses kapan saja, baik dari desktop maupun perangkat mobile.

Melalui Lark Docs, Sheets, Slides, dan Wiki, semua orang dapat bekerja di dokumen yang sama dan dengan konteks yang sama karena setiap perubahan diperbarui secara real-time dan langsung terlihat oleh seluruh tim. Komentar, revisi, dan penugasan juga terhubung langsung dengan isi dokumen, sehingga proses kolaborasi berjalan lebih cepat dan risiko miskomunikasi dapat ditekan.

3. Visibilitas Operasional untuk Pimpinan

Salah satu tantangan terbesar dalam organisasi berskala besar adalah kurangnya visibilitas terhadap progres kerja. Melalui fitur Lark Tasks dan Lark Base, Lark menghadirkan visibilitas eksekusi langsung dari aktivitas kerja sehari-hari. Kepemilikan tugas, status progres, hingga kendala yang muncul dapat dilihat secara real-time dan terhubung langsung dengan percakapan serta dokumen terkait. Dengan cara ini, pimpinan mendapatkan gambaran menyeluruh tanpa perlu berpindah aplikasi atau meminta laporan manual secara terus-menerus.

4. Otomatisasi Berjalan Tanpa Sistem Teknis yang Rumit

Banyak perusahaan ingin mengotomatisasi proses internal, tetapi terhambat oleh kebutuhan pengembangan teknis yang kompleks. Lark menyediakan fitur Approval dan Workflow Automation yang memungkinkan tim membangun alur kerja, mulai dari cuti, reimbursement, hingga persetujuan anggaran—tanpa coding dan tanpa integrasi tambahan. Hasilnya, proses operasional berjalan lebih cepat, terdokumentasi, dan konsisten, tanpa ketergantungan pada pengembangan sistem kustom yang mahal dan memakan waktu.

5. Efisiensi Biaya Melalui Konsolidasi Alat

Efisiensi biaya kerap luput dari pembahasan transformasi digital. Dengan Lark, perusahaan tidak perlu lagi berlangganan berbagai aplikasi untuk menunjang kebutuhan operasional sehari-hari. Penyatuan berbagai perangkat ini menekan biaya software, membuat proses adaptasi karyawan baru lebih simpel, serta meringankan pengelolaan sistem untuk tim TI.

Di Indonesia, sejumlah perusahaan lintas sektor kini telah merasakan manfaat langsung dari Lark. Mulai dari GoTo yang sukses menghubungkan ribuan karyawan melalui alur kerja berbasis chat; MPPA (Hypermart) yang berhasil menyelaraskan koordinasi antara kantor pusat dan staf lapangan di 130 gerai; Traveloka mempercepat kolaborasi lintas tim di tingkat internasional; Tomoro Coffee melakukan digitalisasi pada operasional gerainya; serta MR DIY yang menyederhanakan komunikasi dan meningkatkan efisiensi kerja bagi lebih dari 30.000 karyawan di Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

“Melalui pendekatan yang terpadu, Lark membantu perusahaan menyederhanakan alur kerja, mempercepat kolaborasi tanpa kehilangan konteks, serta tetap adaptif seiring berkembangnya kebutuhan bisnis. Lark tersedia secara gratis, dengan berbagai fitur yang dapat dicoba langsung,” katanya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mengapa Saldo Bisa Ditarik ke DANA?

17 Februari 2026

Jika Masih Pilih Pensil Daripada Ponsel, Ini 7 Kepribadian Anda Menurut Psikologi

17 Februari 2026

SPKLU 400 kW Pertama dengan Teknologi Split Charger Hadir di Gading Serpong Banten

17 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid

17 Februari 2026

5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital

17 Februari 2026

Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya

17 Februari 2026

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

17 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?