Indonesiadiscover.com
JAKARTA – Selamat pagi pembaca setia Indonesiadiscover.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Senin (2/2) tentang waspada penularan penyakit dari kelelawar, 16 organisasi PPPK resmi mengajukan tuntutan, hingga istana buka suara soal Dewan Perdamaian Gaza. Simak selengkapnya!
1. 16 Organisasi PPPK Resmi Ajukan 5 Tuntutan, Alih Status PNS & Nasib Paruh Waktu Prioritas
Sebanyak 16 organisasi PPPK yang tergabung dalam Aliansi Merah Putih resmi mengajukan lima tuntutan hasil konsolidasi nasional 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah mengatakan AMP sebagai gabungan organisasi ASN PPPK lintas profesi di Indonesia telah menyelesaikan konsolidasi nasional di Jakarta.
Dari konsolidasi tersebut AMP menyampaikan poin-poin tuntutan dan komitmen strategis sebagai berikut:
- Dalam rangka meningkatkan status dan kesejahteraan pegawai non-PNS, AMP meminta agar dilakukan alih status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
- Mereka juga menuntut perlindungan dan pengakuan atas status pekerja paruh waktu, termasuk dalam hal hak-hak kerja dan jaminan sosial.
- Persyaratan perekrutan dan pengangkatan pegawai PPPK perlu diperjelas untuk memastikan transparansi dan keadilan.
- Diingatkan bahwa para pegawai PPPK harus mendapatkan perlakuan yang sama dengan PNS dalam hal promosi dan pengembangan karier.
- Terakhir, AMP meminta adanya sistem evaluasi kinerja yang lebih akurat dan objektif.
2. MUI Desak RI Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Istana Buka Suara
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah segera membuka dialog dengan MUI terkait permintaan tersebut.
“Kami nanti akan berdialog dengan MUI,” kata Prasetyo Hadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan keluhan MUI terkait posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza.
3. Penjelasan Brigjen Untung Soal Keberadaan Riza Chalid
Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko memastikan keberadaan Muhammad Riza Chalid (MRC) tetap terpantau.
Hal itu disampaikan Untung setelah National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan bahwa Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1).
“Kami pastikan yang bersangkutan berada di salah satu negara anggota Interpol dan keberadaannya telah kami petakan serta pantau,” kata Untung di Jakarta, Minggu 91/2/2026).
4. Presiden: Kalau Tidak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung
Presiden Prabowo Subianto menantang pihak-pihak yang tidak menyukai kepemimpinannya untuk berkompetisi secara demokratis pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.
“Jadi, begini, ya. Kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung,” kata saat bertaklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat menjelaskan capaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
5. Kelelawar Membawa Virus Mematikan, Masyarakat Harus Waspada
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap virus nipah meski hingga saat ini belum ada kasus penularannya di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes Murti Utami menjelaskan penyakit virus nipah merupakan penyakit zoonotik yang memiliki inang pada kelelawar buah. Virus ini dapat menular melalui perantara hewan lain (seperti babi) melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus (misalnya buah atau nira).



