Penghargaan Bersejarah untuk MilkLife Soccer Challenge
MilkLife Soccer Challenge (MLSC) berhasil meraih penghargaan sebagai Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards yang diadakan di Jakarta, akhir pekan lalu. Program ini diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama susu MilkLife. Tujuannya adalah untuk memotivasi dan menggerakkan anak-anak usia dini agar mencintai sepak bola putri serta berprestasi di bidang olahraga tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa PSSI Awards bukan hanya sekadar malam penghargaan, tetapi juga bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi dalam membangun sepak bola Indonesia. Pertama kali digelar sejak PSSI berdiri 95 tahun lalu, ajang ini memberikan 17 kategori penghargaan. Acara ini mendapat respon positif dan dihadiri oleh jajaran Exco PSSI, pelatih timnas Indonesia John Herdman, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers, serta sejumlah pemain timnas.
“Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi,” ujar Erick Thohir.
Penghargaan terhadap MLSC diterima oleh Program Director MLSC, Teddy Tjahjono. Ia menyampaikan bahwa apresiasi dari PSSI ini menjadi suntikan motivasi bagi penyelenggara untuk terus mengembangkan program ini. Sehingga, MLSC bisa menjadi lokomotif yang memperkuat fondasi ekosistem sepak bola putri di Tanah Air, khususnya di usia dini.
“Kami berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjangkau lebih banyak talenta-talenta usia dini yang kelak dapat diasah menjadi pesepakbola putri profesional dan bisa memperkuat Tim Nasional,” ujar Teddy.
Perkembangan MLSC di Seluruh Indonesia
Bermula pada 2023 di Kudus, Jawa Tengah, saat ini penyelenggaraan MLSC telah menjangkau 12 kota di Tanah Air, yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Samarinda, dan Banjarmasin. Di setiap kota tersebut, kompetisi akan diadakan dua kali dalam satu tahun.
Kuantitas peserta MLSC menunjukkan tren positif dengan peningkatan di setiap seri. Pada Seri 1 2024, tercatat 5.163 peserta turut andil. Sementara Seri 2 2024 meningkat sebanyak 10.051 siswi berpartisipasi. Lalu pada MLSC Seri 1 2025 – 2026, peserta semakin tinggi yaitu 17.492. Secara total, MLSC sudah diikuti oleh 32.706 calon pesepakbola putri Tanah Air sejak pertama kali kompetisi ini diselenggarakan.
Apresiasi dari Sekolah dan Atlet
Kepala Sekolah SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, mengapresiasi MLSC yang diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan. Menurutnya, turnamen KU 8, KU 10, dan KU 12 ini membuat anak didiknya lebih giat berolahraga, semakin sehat, dan berkembang secara kognitif.
Terlebih SDN Klepu 03 Semarang pada KU 10 berhasil meraih gelar juara empat seri beruntun, mulai dari Seri 2 2024 hingga Seri 2 2025 – 2026.
“Saya sangat mengapresiasi penghargaan yang diraih MilkLife Soccer Challenge sebagai Grassroots Development Program of the Year di ajang PSSI Awards 2026. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai mendapatkan perhatian serius dan berjalan ke arah yang benar,” ujarnya.
Pengalaman Peserta MLSC
Salah satu jebolan MLSC, Albianca Raula, mengaku mimpinya menjadi pesepakbola profesional sangat terbantu dengan adanya turnamen ini. Bukan hanya sekadar kompetisi 7 vs 7, tapi berbagai rangkaian seperti Skill Challenge, MilkLife Soccer Extra Training, dan MLSC All-Stars membuat kualitas teknik serta mentalnya semakin terasah.
“MilkLife Soccer Challenge sangat membantu saya untuk menekuni dunia sepak bola, hingga saya sempat masuk seleksi Timnas Wanita untuk Piala AFF U-16,” ujar atlet putri yang mulai mengikuti MilkLife Soccer Challenge sejak bersekolah di SDN Kebagusan 03 Jakarta.
Jadwal Kompetisi MLSC 2025 – 2026
Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU 10 dan KU 12, MLSC 2025 – 2026 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8, serta Skill Challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini.
Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MLSC All-Stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training.
Terdapat perbedaan format pertandingan MLSC All-Stars 2025 – 2026, yakni yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9. MLSC All-Stars 2025 – 2026 diagendakan digelar pada bulan Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Berikut jadwalnya:
* Samarinda: 23 – 26 April 2026
* Bekasi: 28 April – 3 Mei 2026
* Banjarmasin: 30 April – 3 Mei 2026
* Kudus: 12 – 17 Mei 2026
* Surabaya: 12 – 17 Mei 2026
* Malang: 21 – 24 Mei 2026



