Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Lima Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan
  • Indonesia Masters 2026 – Alwi Farhan Belajar dari Kekalahan Lawan Chen Yu Fei untuk Tampil di Thailand Masters 2026
  • Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak
  • 5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja
  • Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi
  • Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » 26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa
Nasional

26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

26 Spesies Bakteri Baru Ditemukan Dalam Clean Room Phoenix Mars Lander Nasa
Ilmuwan NASA, peneliti India dan Arab Saudi menemukan 26 spesies bakteri baru di dalam ruang steril, yang digunakan mempersiapkan peluncuran wahana Phoenix Mars Lander.(NASA)

ILMUWAN dari Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan, bersama para peneliti dari India dan Arab Saudi, menemukan 26 spesies bakteri baru di dalam ruang steril (clean room), yang digunakan untuk mempersiapkan peluncuran wahana Phoenix Mars Lander NASA pada Agustus 2007.

Clean room adalah lingkungan yang sangat bersih dan dikendalikan secara ketat untuk mencegah mikroorganisme terbawa ke luar angkasa. Namun, beberapa mikroorganisme yang dikenal sebagai ekstremofil menunjukkan ketahanan luar biasa dalam lingkungan yang ekstrem, mulai dari kehampaan luar angkasa, ventilasi hidrotermal di lereng gunung berapi bawah laut, hingga clean room milik NASA.

“Studi kami bertujuan untuk memahami risiko transfer ekstremofil dalam misi luar angkasa dan mengidentifikasi mikroorganisme mana yang mungkin bertahan di kondisi ekstrem luar angkasa,” ujar Alexandre Rosado, anggota tim penelitian dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga : Sempat Mati Selama 20 Tahun, NASA Aktifkan Kembali Wahana Sejauh 25,5 Miliar KM dari Bumi

“Upaya ini sangat penting untuk memantau risiko kontaminasi mikroba dan mencegah kolonisasi tak disengaja di planet yang dieksplorasi,” tambahnya.

Mikroba tangguh ini juga dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi kehidupan di Bumi. Para ilmuwan melakukan riset genetik terhadap sampel yang diambil dari Payload Hazardous Servicing Facility di Kennedy Space Center NASA, Florida — salah satu lokasi terakhir yang disinggahi Phoenix sebelum diluncurkan dari Cape Canaveral Space Force Station (saat itu bernama Cape Canaveral Air Force Station).

Genom Mikroba

Dari penelitian tersebut, mereka menemukan 53 strain yang termasuk dalam 26 spesies baru. Para peneliti kemudian menyelidiki genom mikroba ekstrem ini untuk mencari petunjuk yang dapat menjelaskan kemampuan bertahan hidup luar biasa mereka. Tim menduga kuncinya mungkin ada pada gen yang terkait dengan perbaikan DNA, detoksifikasi zat berbahaya, dan peningkatan metabolisme.

Baca juga : Europa Clipper Uji Kamera Termal Saat Lintasi Mars, Siap Buru Tanda Kehidupan di Europa

“Gen-gen yang ditemukan dalam spesies bakteri baru ini bisa direkayasa untuk digunakan dalam bidang medis, pengawetan makanan, dan industri lainnya,” ujar Junia Schultz, peneliti post-doktoral di KAUST.

Tentunya, riset ini juga akan membantu NASA meningkatkan protokol kebersihan clean room demi meminimalisir risiko kontaminasi biologis dalam misi luar angkasa mendatang.

“Bersama-sama, kita mengungkap misteri mikroba yang mampu bertahan di kondisi ekstrem luar angkasa — organisme yang berpotensi merevolusi ilmu kehidupan, rekayasa biologis, dan eksplorasi antarplanet,” kata Kasthuri Venkateswaran, ilmuwan JPL yang telah pensiun sekaligus penulis utama studi ini, yang dipublikasikan pada 12 Mei di jurnal Microbiome. (space/Z-2)

Bakteri baru Clean dalam ditemukan Lander Mars NASA Phoenix Room Spesies
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi

29 Januari 2026

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026

Pemkab Basel Pastikan Pasokan Gas Melon Lancar, Ribuan Tabung Didistribusikan Harian

29 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Lima Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan

29 Januari 2026

Indonesia Masters 2026 – Alwi Farhan Belajar dari Kekalahan Lawan Chen Yu Fei untuk Tampil di Thailand Masters 2026

29 Januari 2026

Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak

29 Januari 2026

5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?