Olahraga Janice Tjen Tak Percaya Diri Lanjutkan Karier Tenis

Janice Tjen Tak Percaya Diri Lanjutkan Karier Tenis

5
0

Janice Tjen, Petenis Tunggal Putri Indonesia yang Berjuang di US Open 2025

Janice Tjen menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama yang tampil di babak utama US Open sejak Angelique Widjaja pada 2004. Kiprahnya di ajang tenis paling bergengsi ini membanggakan, terutama karena ia berhasil melalui babak kualifikasi tanpa kehilangan satu set pun dalam tiga pertandingan berturut-turut. Kini, ia siap menghadapi salah satu bintang tenis dunia, Emma Raducanu, di babak kedua US Open 2025, yang akan digelar pada Rabu waktu setempat, 27 Agustus 2025.

Pada babak kualifikasi, Janice menunjukkan performa luar biasa. Ia mampu mengalahkan pemain unggulan ke-24 Veronika Kudermetova dengan skor 6-4, 4-6, 6-4 pada Senin dinihari WIB, 25 Agustus 2025. Kemenangan ini memastikan dirinya melangkah ke babak utama US Open. Ini menjadi momen penting bagi Janice, yang berharap keberhasilannya bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak yang sedang bermain tenis.

“Ini sangat berarti bagi saya. Saya merasa sangat bangga dapat melakukan ini untuk negara saya,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan di laman resmi US Open. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang ia terima. “Saya menerima banyak notifikasi dan berusaha membaca pesan-pesan itu dengan bijak. Senang rasanya merasakan banyak dukungan.”

Peringkat Terbaik dalam Karier

Janice saat ini berada di peringkat ke-147 WTA, yang merupakan rekor terbaik dalam kariernya. Keberhasilan ini diraih setelah ia menjadi runner-up dalam dua turnamen ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville di Pennsylvania. Dua minggu berturut-turut, ia menunjukkan performa luar biasa hingga dinobatkan sebagai ITF Player of the Month selama dua bulan berturut-turut pada Mei dan Juni. Selain itu, ia juga mencatatkan 42 kemenangan tanpa terkalahkan.

Masa Lalu yang Penuh Ragu

Sebelum menjadi petenis profesional, Janice sempat ragu untuk melanjutkan karier. Hal ini terjadi saat ia sedang menempuh pendidikan di University of Pepperdine di California, Amerika Serikat. Namun, dukungan penuh dari orang tua membuatnya mantap menjalani karier ini. “Orang tua saya sangat mendukung saya mengejar karier tenis. Mereka memandu jalan yang harus ditempuh sebagai petenis profesional, karena tidak mudah,” kata dia.

Ia juga mengungkap bahwa salah satu jalur yang disarankan orang tuanya adalah melalui universitas. Saat di kampus, ia sempat merenungkan apakah akan terus bermain atau tidak. Namun, pelatih-pelatih di Pepperdine menyarankannya untuk mencoba selama dua tahun. “Saya mempercayai mereka, dan sekarang saya ada di sini,” ujarnya.

Awal Mengenal Tenis

Janice awalnya mengenal tenis dari teman masa kecilnya, Priska Madelyn Nugroho, yang kini juga berada di tur ITF. Mereka berlatih bersama sejak kecil. Baru-baru ini, keduanya tampil berpasangan di turnamen ITF di Tiongkok. Di ITF W15 Maanshan pada Juni 2025, mereka menjadi runner-up. Berikutnya, mereka kembali berpasangan di ITF W35 Luzhou dan berhasil meraih gelar.

Selain Priska, Aldila Sutjiadi, petenis Indonesia lain yang kini berada di tur WTA, juga memberikan pengaruh besar dalam kariernya. “Aldila seperti kakak bagi saya. Dia sangat peduli dan menuntun saya,” ujarnya.

Jejak Petenis Tunggal Putri Indonesia di US Open

Setelah lebih dari dua dekade, Indonesia akhirnya kembali memiliki wakil di sektor tunggal putri US Open, yaitu Janice Tjen. Sebelumnya, Angelique Widjaja tampil di babak utama US Open 2004. Meski hanya sampai babak pertama, penampilannya di empat turnamen Grand Slam pada tahun tersebut mencerminkan dedikasi tinggi.

Selain Widjaja, Indonesia masih memiliki wakil lain, yaitu Sandy Gumulya, yang pernah berlaga di babak kualifikasi Australian Open 2008. Sayangnya, ia terhenti di babak pertama kualifikasi.

Keberhasilan Janice melangkah ke babak kedua US Open 2025 menyamai prestasi terbaik yang pernah dicatat legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki, pada 1991 dan 1997. Ini menunjukkan bahwa semangat dan kompetensi petenis Indonesia terus berkembang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini