Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 6 April 2026
Trending
  • Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya
  • Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat
  • Chelsea vs Liverpool Berebut Lamine Camara, Monaco Pasang Harga Rp1,3 Triliun
  • Gubernur Bengkulu Helmi Hasan: PPPK Terancam PHK Massal Akibat UU HKPD, Kita Cari Solusi Lain
  • Kades Embun Masih Buron, Warga Didakwa Cuci Uang Puluhan Miliar dengan Modus Bagi-Bagi
  • Veda Konsisten, Pembalap Gunungkidul Mulai dari Posisi 4 di Moto3 Amerika Malam Ini
  • Jadwal Kapal Roro Telaga Punggur Batam Hari Ini, Trip Terakhir Pukul 19.00 WIB
  • 7 rekomendasi tas wanita lokal yang trendy
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak
Nasional

Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak
Menurut ahli neurosains, kebijakan masuk sekolah pukul 06.00 WIB berisiko menurunkan kesehatan otak, prestasi akademik, dan kestabilan emosi anak dan remaja akibat kurang tidur.(freepik)

USULAN mulai sekolah pukul 06. 00 WIB di beberapa wilayah Jawa Barat mendapatkan perhatian besar dari berbagai kalangan, khususnya para ahli di bidang ilmiah. Dari perspektif neurosains, langkah ini dianggap sangat berisiko bagi kesehatan otak serta perkembangan anak dan remaja.

Seorang siswa neurosains, Trisa Triandesa, berbagi rasa khawatirnya. Ia menjelaskan  anak-anak di usia SD (6-12 tahun) biasanya lebih mudah bangun pagi dan otak mereka cukup siap untuk belajar di pagi hari.

Namun, mereka tetap memerlukan waktu tidur antara 9 – 11 jam setiap malam. “Kalau masuk sekolah jam 6 pagi, artinya mereka harus tidur jam 7 malam atau bahkan lebih awal jika rumah jauh. Apakah itu realistis, Kang? ” ungkap Trisa.

Baca juga : Dedi Mulyadi Atur Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30, Ini Rincian Lengkap untuk TK hingga SMA

Dampak yang lebih serius, menurut Trisa, akan dialami oleh remaja SMP dan SMA (13-18 tahun). “Inilah yang paling terpengaruh, Kang. Otak remaja mengalami perubahan ritme sirkadian atau jam biologis saat masa pubertas,” jelasnya.

Perubahan alami ini membuat remaja kesulitan untuk tidur sebelum pukul 23.00 WIB. Akibatnya, jika mereka terpaksa bangun pada pukul 04.00 atau 05.00 WIB, hal ini dapat memicu kekurangan tidur yang berkepanjangan.

Baca juga : 3 Dampak Duduk dan Rebahan Terlalu Lama, Paling Fatal Bisa Membuat Otak Menyusut!

Kekurangan tidur dalam jangka panjang pada remaja membawa banyak dampak negatif. Trisa menjelaskan efek-efeknya, termasuk penurunan konsentrasi, masalah memori, emosi yang tidak stabil, peningkatan risiko depresi, dan penurunan prestasi akademik. “Penelitian di bidang neurosains menunjukkan waktu sekolah yang ideal adalah sekitar pukul 08. 30 atau lebih siang,” tegasnya.

Oleh karena itu, tujuan membentuk karakter dan disiplin anak tidak seharusnya mengorbankan kesehatan otak mereka. “Apakah kita ingin kualitas generasi Jabar di masa depan menurun? Nanti Kang Daddy yang akan disalahkan,” katanya. Ia menambahkan, “Banyak studi telah menunjukkan menunda jam masuk sekolah dapat meningkatkan prestasi, suasana hati, dan kesehatan mental. ”

Trisa menyerukan agar jam masuk sekolah dapat disesuaikan dengan perkembangan otak alami siswa dan berdasarkan penelitian ilmiah yang kuat. “Apa dasar ilmiahnya, siswa di Jabar harus masuk jam 6 pagi? Jika Anda peduli terhadap kesehatan mental dan masa depan anak-anak kita,” akhir kata Trisa, menekankan pesannya yang mendesak. (Instagram @TrisaTriandesa/Z-2)

Ahli anak Bagi Jam Kesehatan Neurosains Otak Pagi Peringatkan Risiko Sekolah Usulan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya

6 April 2026

Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat

6 April 2026

Kades Embun Masih Buron, Warga Didakwa Cuci Uang Puluhan Miliar dengan Modus Bagi-Bagi

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ciri-ciri Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya

6 April 2026

Wajib Tahu! Trik Mengatur Google Maps Agar Tak Tersesat

6 April 2026

Chelsea vs Liverpool Berebut Lamine Camara, Monaco Pasang Harga Rp1,3 Triliun

6 April 2026

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan: PPPK Terancam PHK Massal Akibat UU HKPD, Kita Cari Solusi Lain

6 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?