Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Maret 2026
Trending
  • Harga Tiket Jatim Park 2 Terbaru, Diskon 40% Saat Libur Ramadan
  • Yamaha Aerox Alpha 155 2026, Warna Merah Metalik dengan Desain Agresif R-Series, Harga Kompetitif
  • Acer Chromebook Plus Spin 514: Laptop Ringan dengan Kamera QHD dan Keamanan Canggih
  • Promo Lebaran 2026: Tiket Dufan Ancol Beli 1 Gratis 1
  • Harga BBM terbaru Senin 9 Maret 2026: Pertamax dan Dexlite resmi naik
  • Yamaha NMAX 155 vs Honda ADV 160: Mana Lebih Nyaman untuk Mudik?
  • Semen Padang Perkenalkan SPIE Award 2025, Tegaskan Komitmen Budaya Inovasi
  • 5 Komponen Gaji Karyawan yang Berlaku di Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Baru 0,6 Penduduk Indonesia yang Punya Asuransi Jiwa, Literasi Masyarakat Perlu Digencarkan
Ekonomi

Baru 0,6 Penduduk Indonesia yang Punya Asuransi Jiwa, Literasi Masyarakat Perlu Digencarkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Maret 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Baru 0,6% Penduduk Indonesia yang Punya Asuransi Jiwa, Literasi Masyarakat Perlu Digencarkan
Ilustrasi(freepik.com)

BERDASARKAN data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) hingga semester I/2024, penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 0,8% dari PDB, dengan hanya 6,6% dari total populasi yang memiliki asuransi jiwa. 

Ini menunjukkan adanya peluang besar bagi industri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial dan menawarkan solusi proteksi finansial yang memadai.

Sepanjang periode Januari hingga September 2024, industri asuransi jiwa berhasil mencatatkan total pendapatan yang baik, yakni mencapai Rp166,27 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,1% jika dibandingkan dengan periode yangsama di tahun 2023 (yoy). 

Baca juga : Agen Asuransi Jangan Cuma Menjual, Tapi Harus Menjadi Duta Literasi

Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah kenaikan total pendapatan premi sebesar 0,2%, dengan nilai mencapai Rp132,27 triliun. Hal yang patut diperhatikan, pendapatan premi dari jalur distribusi bancassurance tetap menjadi tulang punggung industri asuransi jiwa, dengan kontribusi sebesar Rp57,7 triliun.

Salah satu yang mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik berkat bancassurance adalah PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). 

Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) BCA Life, Eva Agrayani mengatakan meskipun 2024 merupakan tahun politik dan diwarnai dengan berbagai tantangan, termasuk dinamika pasar yang fluktuatif dan persaingan yang semakin ketat, BCA Life tetap optimis dapat mencatatkan kinerja keuangan yang lebih baik dan bahkan melampaui target di 2025 dengan fokus utama Perusahaan untuk melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia melalui jalur distribusi bancassurance.

Baca juga : Dukung Literasi Asuransi Demi Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

“Memasuki 2025, kami di BCA Life memandang masa depan dengan penuh optimisme. Industri asuransi jiwa di Indonesia terus menunjukkan potensi yang besar, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan. Kami yakin dengan peningkatan tren masyarakat membeli produk asuransi melalui bank atau bancassurance yang setiap tahun terus bertumbuh positif akan menjadi katalis positif bagi BCA Life di tahun 2025 ini,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (11/3).

Sebelumnya, pada Desember 2024 lalu BCA Life bekerja sama dengan BCA baru saja menghadirkan produk Safety Guard Critical Cover (STAR). Produk ini merupakan asuransi kesehatan tradisional tahunan yang memberikan perlindungan terhadap 135 kondisi penyakit kritis dan jiwa dengan Uang Pertanggungan yang ditawarkan mulai dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar. 

Terlebih, produk STAR juga memiliki fitur no claim bonus, yang bisa dimanfaatkan nasabah jika tidak terjadi klaim setiap periode 10 tahunan.

Baca juga : Hadirkan Perlindungan Fleksibel untuk Keluarga dan Generasi Muda Indonesia

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat dengan Grup BCA, teknologi yang terus berkembang, dan fokus pada pelayanan yang berkualitas, kami tidak hanya akan tumbuh sebagai perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan industri asuransi jiwa secara keseluruhan. Tahun 2025 adalah tahun untuk membangun fondasi yang lebih kuat, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Eva.

Adapun sepanjang 2024, BCA Life mencatatkan penurunan sebesar 6,76% dalam pendapatan premi menjadi Rp1,5 triliun, terutama disebabkan oleh penyesuaian regulasi produk anuitas yang baru berlaku di awal 2024.

BCA Life memanfaatkan momentum ini untuk lebih fokus pada pengembangan produk-produk bancassurance yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dan tren pasar, seperti asuransi kesehatan penyakit kritis dan asuransi berpremi terjangkau. Hal ini menghasilkan pendapatan premi baru dari kanal penjualan bancassurance yang tumbuh signifikan sebesar 21% year-on-year (yoy). 

Sementara itu, penurunan dalam klaim dan manfaat yang dibayarkan sebesar 19,44% adalah salah satu dampak positif dari penerapan manajemen risiko yang lebih efektif dan strategiunderwriting yang lebih selektif. Hal ini mencerminkan bahwa portofolio asuransi BCA Life semakin berkualitas, dengan nasabah yang memiliki profil risiko yang lebih rendah. 

Selain itu, penurunan klaim juga dapat diartikan sebagai indikator bahwa nasabah BCA Life semakin sehat dan terlindungi dengan baik, sehingga mengurangi kebutuhan untuk mengajukan klaim. (H-2)

asuransi baru Digencarkan Indonesia Jiwa Literasi Masyarakat Penduduk perlu Punya yang
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengguna Bank Emas di Indonesia Capai 5,7 Juta

11 Maret 2026

5 Komponen Gaji Karyawan yang Berlaku di Indonesia

11 Maret 2026

THR Dikenakan Pajak 2026: Dasar Hukum, Tarif, dan Cara Hitungnya

11 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga Tiket Jatim Park 2 Terbaru, Diskon 40% Saat Libur Ramadan

12 Maret 2026

Yamaha Aerox Alpha 155 2026, Warna Merah Metalik dengan Desain Agresif R-Series, Harga Kompetitif

12 Maret 2026

Acer Chromebook Plus Spin 514: Laptop Ringan dengan Kamera QHD dan Keamanan Canggih

12 Maret 2026

Promo Lebaran 2026: Tiket Dufan Ancol Beli 1 Gratis 1

12 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?